BLANGPIDIE – Gampong Padang Geulumpang, Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya menggelar Rembuk Stunting Tahun 2026, berlangsung di Gedung Musyawarah Gampong setempat, Senin (31/08/2026). Kegiatan dihadiri Camat Jeumpa Arie Warisman bersama unsur Forkopimcam Jeumpa, Aparatur dan BPD Padang Geulumpang serta Kader Posyandu.
Keuchik Padang Geulumpang Muhardi menyampaikan kabar baik bahwa angka stunting di gampongnya tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.
“Kita bersyukur, tahun ini angka stunting di Gampong Padang Geulumpang turun dari tahun lalu. Tahun 2025 angka stunting 3 orang, tahun ini turun jadi 2. Ini berkat kerja sama semua pihak,” kata Keuchik Muhardi.
Rembuk Stunting ini menjadi forum untuk mengevaluasi program pencegahan dan penanganan stunting, sekaligus menyusun rencana intervensi untuk tahun 2027.
Dalam rembuk tersebut, perangkat gampong, bidan desa, kader Posyandu, PKK, dan tokoh masyarakat membahas data sasaran, penyebab stunting, serta langkah konkret yang akan dilakukan.
Fokus intervensi diarahkan pada 3 hal utama. Pertama Peningkatan Gizi, Pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil. Kedua Sanitasi dan Air Bersih, dengan percepatan pembangunan jamban sehat dan akses air bersih. Terakhir dukasi dan Pendampingan, seperti Penyuluhan pola asuh, 1000 Hari Pertama Kehidupan, dan pemantauan tumbuh kembang balita.
Keuchik Padang Geulumpang berharap penurunan angka stunting ini dapat terus dipertahankan. Ia mengajak seluruh warga untuk aktif dalam program kesehatan dan memanfaatkan layanan Posyandu secara rutin.
“Kita tidak boleh lengah. Penurunan ini harus kita jaga dengan kerja sama semua pihak agar kedepannya Gampong Padang Geulumpang bebas stunting,” pungkasnya Muhardi.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyampaian laporan konvergensi pencegahan stunting berdasarkan masalah dan konvergensi stunting desa oleh KPMD dan Bidan Desa. Penyampaian kebijakan dalam pencegahan dan penanganan stunting di desa oleh Pihak Puskesmas.
Penyampaian materi cagah dan atasi stunting melalui KB dan strategi kedepan dalam menurunkan stunting oleh penyuluh KB Kecamatan Jeumpa. Diskusi tentang permasalahan stunting seluruh peserta.
Selanjutnya penetapan usulan kegiatan prioritas berdasarkan persentase laporan hasil konvergensi pencegahan stunting di Desa oleh Pimpinan Rapat. Kebijakan Dana Desa untuk mendukung kegiatan Stunting yang disampaikan Pendamping Desa.
Selain itu ada penyampaian materi Tantangan, Peran KUA Sebagai Pintu Gerbang Utama Dalam Pencegahan Stunting oleh Kepala KUA Jeumpa, Nazli Hasan, S. Ag M.Ag.









