Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi

redaksi by redaksi
03/11/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi

Suka Makmue – Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK), menyambut langsung kedatangan pemilik maskapai penerbangan Susi Air, Susi Pudjiastuti, di Bandara Cut Nyak Dhien, Kabupaten Nagan Raya, Senin (2/11/2026).

Kedatangan tersebut menandai kembali beroperasinya layanan penerbangan Susi Air yang menghubungkan Nagan Raya dengan Banda Aceh dan Medan.

Penyambutan Susi Pudjiastuti ditandai dengan pengalungan bunga oleh Bupati TRK, didampingi Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang, Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., Plt. Sekda, Ir. H. Hizbulwatan serta jajaran Forkopimda Nagan Raya.

Dalam sambutannya, Bupati TRK menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Susi Pudjiastuti beserta rombongan atas kehadirannya di Kabupaten Nagan Raya sekaligus kembali dibukanya layanan penerbangan di daerah tersebut.

“Kehadiran Ibu Susi bersama rombongan tentunya merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi kami, Pemkab Nagan Raya beserta seluruh masyarakat,” ujar TRK.

Ia berharap kunjungan tersebut tidak hanya menjadi momentum dimulainya kembali layanan penerbangan Susi Air, tetapi juga menjadi awal penguatan kerja sama antara maskapai tersebut dan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.

“Terutama dalam meningkatkan konektivitas transportasi udara serta mempercepat pembangunan daerah,” sebutnya.

Menurut Bupati TRK, dengan semakin terbukanya akses penerbangan, mobilitas masyarakat akan semakin mudah, aktivitas pemerintahan dan dunia usaha semakin lancar.

“Sehingga membuka peluang investasi, menarik minat investor, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah,” sambungnya.

Bupati TRK menjelaskan, Kabupaten Nagan Raya terbentuk pada tahun 2002 yang terdiri atas 10 kecamatan merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat.

“Saat ini, kita terus melakukan pembangunan di berbagai sektor. Seiring dengan perkembangan tersebut, semakin banyak investor yang mulai melirik potensi daerah kita,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, TRK juga menyampaikan rencana kegiatan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer yang dijadwalkan berlangsung pada 11 November 2026.

“Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan lebih dari 13.000 peserta, dengan jalur pembentangan dimulai dari Bandara Cut Nyak Dhien hingga Masjid Giok Baitul A’la di Kota Suka Makmue,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Cut Nyak Dhien, Fanani Zuhri, S.Si.T., menyampaikan bahwa kembali beroperasinya penerbangan Susi Air menjadi salah satu sarana transportasi penting untuk mendukung kemajuan Kabupaten Nagan Raya dan wilayah sekitarnya.

Sebagai pengelola bandara, pihaknya berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan serta meningkatkan kualitas pelayanan agar aktivitas penerbangan dapat berlangsung dengan baik dan berkelanjutan.

“Dengan adanya penerbangan ini, masyarakat akan sangat terbantu dalam menghemat waktu perjalanan,” ujarnya.

Nagan Raya Memiliki Sejarah bagi Susi Air

Dalam kesempatan yang sama, pemilik maskapai penerbangan Susi Air atau PT ASI Pudjiastuti Aviation, Susi Pudjiastuti, mengungkapkan bahwa Nagan Raya dan Meulaboh memiliki keterikatan sejarah dengan perjalanan maskapai tersebut, terutama sejak peristiwa gempa bumi dan tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004.

“Sekitar 22 tahun yang lalu, dua hari setelah bencana tersebut tepatnya 28 Desember 2004, saya bersama rombongan tiba di Aceh untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang berada di pengungsian,” ujarnya.

Susi juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Nagan Raya yang telah mendorong kembali beroperasinya layanan penerbangan Susi Air di daerah tersebut.

“Awal mula Susi Air lahir di Nagan Raya, Aceh. Karena itu, daerah ini memiliki sejarah tersendiri bagi perjalanan Susi Air. Tanpa Nagan Raya, mungkin perjalanan Susi Air tidak akan seperti sekarang,” ungkapnya.

Menurut Susi, meskipun menggunakan pesawat berukuran kecil, Susi Air berupaya menjadi salah satu solusi untuk menghubungkan daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi udara.

“Harapan kami, konektivitas udara ini dapat terus dijaga dan dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas,” imbuhnya.

Berikut jadwal penerbangan Susi Air:

1. Medan–Nagan Raya (Meulaboh)

– Hari: Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu
– Waktu: 07.00–08.15 WIB

2. Nagan Raya (Meulaboh)–Banda Aceh

– Hari: Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu
– Waktu: 08.30–09.25 WIB

3. Banda Aceh–Nagan Raya (Meulaboh)

– Hari: Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu
– Waktu: 13.45–14.40 WIB

4. Nagan Raya (Meulaboh)–Medan

– Hari: Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu
– Waktu: 14.55–16.10 WIB

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala perangkat daerah, perwakilan perusahaan yang beroperasi di Nagan Raya, serta undangan lainnya.

Previous Post

Ustazah Hazra Ingatkan Santri Al Zahrah Optimalkan Waktu Jelang Ujian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi

Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi

03/11/2026
Ustazah Hazra Ingatkan Santri Al Zahrah Optimalkan Waktu Jelang Ujian

Ustazah Hazra Ingatkan Santri Al Zahrah Optimalkan Waktu Jelang Ujian

03/11/2026
Tanoh Gayo Kehilangan Tokoh Inspiratif, Syahrial Enang-Enang Berpulang

Tanoh Gayo Kehilangan Tokoh Inspiratif, Syahrial Enang-Enang Berpulang

03/11/2026
Hari Pers Nasional Milik Siapa? Firdaus Dipecat Gara-gara Minta Keadilan

Hari Pers Nasional Milik Siapa? Firdaus Dipecat Gara-gara Minta Keadilan

03/11/2026
Ohku, Ketua DPRK Nagan Raya Digerebek Istri Saat ‘Berduaan dengan Wanita’ di Rumah Dinas

Wakil Ketua IPELMASRA Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut

03/11/2026

Terpopuler

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026

Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

Ohku, 81 Situs Cagar Budaya Pidie Jaya Terancam, Masjid Berusia 400 Tahun Diterjang Lumpur

Enam Desa di Aceh Barat Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com