BANDA ACEH – Tokoh Aceh Besar, Usman Lamreung, meminta Pemerintah Aceh untuk meninjau ulang realokasi anggaran dayah ke penanganan Covid-19.
“Ada banyak anggaran yang bisa dialihkan selain anggaran Dayah,” ujar akademisi Abulyatama ini.
Menurut Usman, salah satu item yang semestinya dialihkan adalah pengadaan mobil dinas di lingkup Setda Aceh.
Beberapa di antaranya, seperti paket mobil dinas Ka. Biro Setda Rp. 4,2 miliar, 1 unit Pajero Sport Kadis Perindag Rp. 836 juta, 1 unit mobil Dinas Kadis DLHK Rp. 726 juta, 1 unit Pajero Sport Disdik Dayah Rp. 761 juta, 4 unit Innova Disdik Dayah Rp. 1,5 miliar.
Kemudian 7 unit mobil Dinas DPMPTSP Rp. 2,9 miliar, 1 paket Mobil Dinas BPKA Rp. 5,5 miliar, Double Cabin Dinas Perkim Rp. 2,2 miliar, 3 unit Innova Diskominfo Rp. 1,3 miliar, serta mobil Dinas JPU Setda Aceh Rp. 959 juta dan seterusnya.
“Total pengadaan mobil dinas dalam Angaran Pendapatan Belanja Aceh 2020 mencapai Rp. 133 miliar serta total biaya perawatan mobil dinas mencapai Rp. 66 miliar. Ini berdasarkan dokumen APBA 2020,” ujarnya.
“Pertanyaannya adalah apakah semua mobil dinas tersebut tetap dibeli oleh Pemerintah Aceh? Pemerintah harus meninjau kembali, jangan sampai di anggap berfoya-foya di tengah bencana pademi covid -19,” ujar Usman.[]








