Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Warga Pulo Aceh yang Sakit Dirujuk Pakai Boat Biasa, Usman Lamreung: Harusnya Pemkab Lebih Peka

redaksi by redaksi
29/05/2020
in Nanggroe
0
Akademisi Abulyatama Dukung Daerah Pinggiran Bergabung ke Banda Aceh

BANDA ACEH –  Tokoh muda Aceh Besar, Usman Lamreung, meminta Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, harus benar-benar memperiotaskan pelayanan publik bagi warga kecamatan pulo Aceh.

“Warga Pulo Aceh butuh ambulan laut untuk penyebaran bagi pasien rujukan dan sebuah ambulan yang stamby di pelabuhan Ulee Lheu, agar warga Pulo Aceh terlayani dengan baik, yang selama ini masih sangat terbeban bila ada yang sakit dirujuk ke rumah sakit Banda Aceh,” kata Usman.

“Seharusnya terlayani namun fasilitas tidak ada, mau tidak mau warga Pulo Aceh harus menanggung sendiri seluruh biaya trasportasi laut dan ambulan di darat saat menuju ke rumah sakit, seharusnya tanggung jawab Pemkab Aceh Besar.”

Menurutnya, Janji yang pernah disampaikan bupati dihadapan masyarakat Pulo Aceh dan juga melalui media harus benar-benar direalisasikan dengan pembuktian.

“Bukan janji-janji, tapi realisasi. Pelayanan publik di bidang kesehatan segera di fasilitasi Pemkab Aceh Besar bagi Warga Pulo Aceh.”

Menurutnya, Pulo Aceh dalam pelayanan publik sangat memprihatikan, baik pelayanan kesehatan, pendidikan, dan keperluan administrasi lainnya harus kedataran.

“Seharusnya Pemerintah Aceh Besar harus peka terhadap berbagai persoalan di wilayahnya, khususnya yang berdekatan dengan Kota Banda Aceh, supaya ketimpangan pembangunan dan pelayanan tidak tajam. Bupati harus merespon dengan realisasi berbagai program dan kebutuhan bagi warga di Pulo Aceh khusus bidang Kesehatan dan Pendidikan, bukan lagi janji, tapi implementasi.”

Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga Pulo Aceh mengeluh minimnya perhatian dari Pemkab Aceh Besar terhadap mereka. Salah satunya adalah keberadaan fasilitas kesehatan yang dinilai belum memadai.

Termasuk ambulan laut untuk membawa pasien rujukan yang menderita sakit dari Pulo Aceh ke Banda Aceh.

“Proses rujukan setiap pasien dari Pulo Aceh ke daratan Ulee Lheu Banda Aceh, warga Pulo Aceh masih menggunakan boat biasa tanpa difasilitasi dengan ambulan laut oleh pemerintah kabupaten Aceh Besar,” ujar Muhammad, 45 tahun, warga Pulo Aceh, Kamis 28 Mei 2020.

“Bertahun-tahun hanya janji silih berganti bupati tapi tak pernah menepati janji dalam merealisasikan sebuah armada ambulan laut untuk kebutuhan masyarakat Pulo Aceh,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Taufik, warga Pulo Aceh lainnya juga mengeluh hal yang sama. Katanya, selama ini warga yang sakit selalu menggunakan boat penumpang umum.

“Arus laut yang deras kadang justru membuat pasien tambah sakit. Tapi belum ada perhatian dari Pemkab Aceh Besar,” ujarnya lagi.

Padahal, katanya, ambulan laut kebutuhan dasar bagi masyarakat Pulo Aceh, dan kewajiban Pemkab Aceh Besar memfasilitasinya.

“Pelayanan publik bagi masyarakat Pulo Aceh belum berjalan dengan baik, Bupati harus merespon apa yang menjadi kebutuhan khsusunya adalah ambulan laut.”

Tags: aceh besarpulo acehWarga Pulo Aceh
Previous Post

Miris, Warga Pulo Aceh Dirujuk Pakai Boat Biasa untuk Berobat ke Banda Aceh

Next Post

Ilmuwan Australia Percaya Virus Corona Buatan Manusia

Next Post
Ilmuwan Dunia Berlomba Obati Corona, 20 Vaksin Dikembangkan

Ilmuwan Australia Percaya Virus Corona Buatan Manusia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

21/08/2026
Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

21/08/2026
Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

21/08/2026
Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

21/08/2026
Mahasiswa PKM dan KPM UIN Ar-Raniry Silaturahmi ke KRI di Songkhla

Mahasiswa PKM dan KPM UIN Ar-Raniry Silaturahmi ke KRI di Songkhla

21/08/2026

Terpopuler

Akademisi Abulyatama Dukung Daerah Pinggiran Bergabung ke Banda Aceh

Warga Pulo Aceh yang Sakit Dirujuk Pakai Boat Biasa, Usman Lamreung: Harusnya Pemkab Lebih Peka

29/05/2020

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Peringati HUT ke-81 RI, Residen Rehabilitasi IPWL Kayyis Ahsana Aceh Jadi Pengibar Bendera dalam Kolaborasi Bersama Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Bupati Abdya Naikkan Gaji Pasukan Hijau dan Berikan Bonus Rp 10 Juta

Dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Presentasikan Artikel pada IDMAC 2026 di Malaysia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com