Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Arus Balik Pekerja Migran, Tim Gugus Tugas Aceh Buat Protokol Kesehatan

Admin1 by Admin1
12/06/2020
in Internasional
0
Cegah Corona, 1.370 Orang Dilarang Masuk Aceh

Sebanyak 1.370 pengendara dilarang masuk wilayah Aceh untuk menekan penyebaran virus corona. Ilustrasi (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Banda Aceh – Sabtu lalu (06/06/2020), sebanyak 54 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Aceh kembali ke provinsi setelah dideportasi dari Malaysia karena pandemi. Para pekerja migran itu kini telah kembali ke kampung halaman masing-masing.

Sebelumnya, mereka juga sempat menjalani karantina selama satu malam di Taman Candika Pramuka, Deli Serdang, Sumatera Utara. Kepala Kantor Perwakilan Aceh di Medan, Rusalan Armas, kemudian menjemput mereka yang telah dibekali sejumlah informasi mengenai protokol kesehatan.

Para pekerja migran juga harus memberikan surat keterangan sehat atau klirens kepada kepala desa masing-masing. Kewajiban memberikan kliresn mengikuti surat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tentang Penekanan Pelaksanaan Karantina di Wilayah, yang ditujukan kepada kepala daerah selaku ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

Surat kepala BNPB, yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Indonesia merujuk pada Surat Edaran Kementerian Kesehatan, tentang protokol kesehatan penanganan kepulangan WNI dan kedatangan WNA dari luar negeri di pintu masuk negara dan wilayah, dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

“Bila para PMI tidak menyerahkan klirens kesehatan itu kepada pak keuchik gampong (kepala desa), bisa ditindak karena tujuannnya mencegah penularan virus corona,” tegas jubir Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, dalam keterangan diterima Liputan6.com, Rabu malam (10/6/2020).

Sementara itu, data prevalensi Covid-19 di Aceh mengalami perubahan sejak dua orang warga Kota Lhokseumawe dinyatakan positif. Ini berarti jumlah kasus positif jadi 22 kasus dari sebelumnya 20 kasus.

Dari 22 kasus tersebut, tiga orang masih dirawat di rumah sakit rujukan, 18 orang dinyatakan sembuh, dan satu orang meninggal dunia pada 23 Maret lalu. Adapun dua warga yang dinyatakan positif merupakan pasangan suami istri.

Masing-masing berinisial MS (42) dan DL (41). Dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab Real Time Polymerase Chain Reactioan (RT-PCR) di Laboratorium Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala.

“Riwayat terpapar virus corona pasangan ini masih ditelusuri dan saat ini keduanya dirawat di RSUD Cut Mutia, Aceh Utara,” terang Saifullah.

Untuk saat ini, total jumlah ODP ODP di seluruh Aceh sebanyak 2.181 orang. Terdapat penambahan sebanyak 10 orang dibandingkan data kumulatif sebelumnya, yakni 2.171 orang.

“ODP dalam pemantauan Gugus Tugas Covid-19 sebanyak 141 orang. Sedangkan sebanyak, 2.040 orang telah selesai menjalani masa isolasi secara mandiri, selama 14 hari,” sebutnya.

Adapun jumlah PDP sebanyak 114 orang, dengan rincian yang sedang dirawat dilaporkan sebanyak 5 orang, sembuh 108 orang, dan meninggal dunia sebanyak satu orang. Kasus PDP meninggal masuk dalam catatan kasus positif yang terjadi pada Maret seperti yang telah disebutkan.

“Diharapkan agar masyarakat Aceh tidak pergi ke daerah penularan bila tidak sangat mendesak. Selain itu tingkatkan disiplin menjalankan protokol kesehatan setiap saat,” pungkas dia.

Sumber: liputan6.com

Tags: aceh
Previous Post

Alfarlaky: Batas Aceh-Sumut Harus Merujuk MoU Helsinki

Next Post

Nama Pasar Lamdingin Difinalkan Saat Peresmian

Next Post
Nama Pasar Lamdingin Difinalkan Saat Peresmian

Nama Pasar Lamdingin Difinalkan Saat Peresmian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Gelar Lokakarya Hadih Maja, Herman RN Hadirkan Peneliti dan Kolektor

Gelar Lokakarya Hadih Maja, Herman RN Hadirkan Peneliti dan Kolektor

02/06/2026
Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

02/06/2026
Warga Aceh Besar Diminta Tak Bakar Sampah Sembarangan

Selama Mei 2026, Bencana di Aceh Dominan Kebakaran Hutan dan Lahan

02/06/2026
Satu Hektare Lahan di Ketol Aceh Tengah Terbakar

15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau

02/06/2026
25 Siswa SMAN 7 Banda Aceh Lulus di PTN Jalur Talenta

25 Siswa SMAN 7 Banda Aceh Lulus di PTN Jalur Talenta

02/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Bertemu DPR RI dan Mendagri, Aliansi PPPK PW Minta Presiden Perhatian Nasibnya

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com