Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pasien Terpapar Corona Meningkat, Falevi: Kerja Keras Atau Jadi Bom Waktu

Admin1 by Admin1
17/06/2020
in Nanggroe
0
Terkait Penetapan Zona Merah, Pemerintah Aceh Seharusnya Punya Sikap

M Rizal Falevi Kirani

BANDA ACEH – Ketua Komisi V DPR Aceh, M Rizal Falevi Kirani, meminta semua pihak di Aceh fokus meminimalisir pasien yang terpapar Corona di Aceh.

Pasalnya, berdasarkan data yang dimilikinya, jumlah warga yang terpapar Corona meningkat dalam sepekan terakhir. Pertama, adalah pasutri asal Lhokseumawe yang baru pulang dari luar daerah. Kemudian menjangkit 5 keluarganya di Lhokseumawe.

“Kasus terbaru ada 2 warga Banda Aceh yang juga terjangkit Covid-19 dan 1 warga Aceh Selatan. Dengan demikian ada 10 pasien positif Corona di Aceh,” kata Falevi.

Peningkatan ini, kata Falevi, merupakan tertinggi di Aceh selama beberapa pekan terakhir. Falevi khawatir terjadinta transmisi Corona lokal di Aceh.

“Jadi semua pihak harus bekerja keras agar tidak bom waktu di Aceh,” kata Falevi.

“Plt gubernur Aceh, walikota Lhokseumawe harus segera menjalankan kebijakan untuk mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran yang lebih luas. Demikian juga tim gugus tugas provinsi dan kabupaten kota,” tentunya denge melibakan berbagai stakeholder yang ada ujar politisi muda PNA ini.

Falevi berharap masyarakat untuk memenuhi standar kesehatan yang dianjurkan oleh WHO, agar kita semua tidak menular dan tertular virus yang mematikan itu.

“Ini sudah bahaya. Kabupaten kota untuk memperketat protokol kesehatan demi mencegah transmisi lokal semakin membesar masif,” ujarnya.

Previous Post

Gelar Webinar, UTU Bahas Inflasi dan Ketenagakerjaan di Masa Pandemi Covid-19

Next Post

Pidie Jaya Kembali Menerima WTP untuk Keenam Kalinya

Next Post
Pidie Jaya Kembali Menerima WTP untuk Keenam Kalinya

Pidie Jaya Kembali Menerima WTP untuk Keenam Kalinya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dayah Irsyadul Abidin Qurban 100 Ekor Sapi

Dayah Irsyadul Abidin Qurban 100 Ekor Sapi

31/05/2026
Pemkab Sebut 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda Darurat

Pemkab Sebut 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda Darurat

30/05/2026
Polisi Periksa 15 Saksi Terkait Pembakaran Fasilitas Kampus USK Aceh

Dua Mahasiswa Jadi Tersangka Pembakaran Fakultas Pertanian USK Aceh

30/05/2026
Ketua dan Kader Gerindra Abdya Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban

Ketua dan Kader Gerindra Abdya Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban

30/05/2026
Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

30/05/2026

Terpopuler

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

30/05/2026

Lulus Seleksi di Bireuen, Atlet Sepak Bola Al Zahrah Lanjut Seleksi Regional Pra POPDA Aceh

Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

Pasien Terpapar Corona Meningkat, Falevi: Kerja Keras Atau Jadi Bom Waktu

STAI Tgk. Chik Pante Kulu Gelar Asesmen Lapangan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Secara Daring

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com