Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Food & Travel

Aleu Demam, Destinasi Wisata Alami Tersembunyi di Pidie Jaya

Atjeh Watch by Atjeh Watch
21/06/2020
in Food & Travel
0
Aleu Demam, Destinasi Wisata Alami Tersembunyi di Pidie Jaya

Mukim kemukiman Beuracan dan Satpol PP Pidie jaya saat memantau destinasi wisata Aleu Demam

MEUREUDU – Aleu Demam salah satu destinasi wisata alami dengan sungai dan air terjun mini dan debit air bersih yang berseri bagaikan kristal yang mengalir di rongga-ronga batu di sepanjang sungai.

Aleu Demam yang terlatak di Kemukiman Beuracan, tepatnya di daerah pengunungan yang sangat mudah ditempuh melalui roda dua atau roda empat, kini ramai didatangi warga Pidie Jaya untuk bertamasya bareng keluarga atau teman dekat

Hal ini terungkap ketika wartawan atjehwatch.com mendatangi langsung ke Aleu Demam, Minggu 21 Juni 2020.

Menurut salah satu warga kemukiman Beuracan Miswar (31) , Aleu demam sangat cocok dijadikan tempat wisata alami yang harus didukung oleh Pemerintah Pidie Jaya karena das sungai Beuracan tersebut benar benar masih begitu alami dan masih begitu adanya seperti sediakala ketika belum terjamah oleh manusia.

“Dulu saya hanya mendengar cerita dari orang tua gampong, bahwa Aleu Demam itu salah satu tempat persinggahan Aulia 44 dan saat konflik Aceh di situ tempat berkumpulnya GAM, dan kini Aleu Demam manjadi objek wisata yang setiap akhir pekan selalu ramai di kunjungi oleh masyarakat Pidie Jaya dan sekitar, mengingat objek wisata di Pidie Jaya masih minim dan luput dari perhatian pemerintah,” ujar miswar

Sementara Tgk Syamsudin, Mukim Kemukiman Beuracan Mengatakan, dari hasil musyawarah dengan seluruh tokoh Kemukiman Beuracan awalnya mendukung penuh destinasi Wisata Aleu Demam tersebut, dengan syarat sesuai dengan syariat Islam, tapi kenyataannya di lapangan banyak juga muda mudi yang belum nikah datang ke Aleu Demam secara bersamaan tidak sesuai dengan syariat Islam.

“Jika bukan mahram (suami istri) maka dilarang datang dan tidak boleh berhura-hura layaknya pesta di Aleu Demam itu, karena dulu itu tempat “keramat” dan salah satu tempat “meutapa” bagi para ulama tempo dulu”, jika memang para wisatawan lokal tidak mematuhi dan melanggar syariat Islam, maka kami akan segera menutup destinasi wisata Aleu Demam,” ujar Tgk Syamsudin.

Lanjutnya, dari beberapa hari terakhir ini setelah kami pantau langsung banyak laporan negatif dari warga, maka rencananya tempat wisata Aleu Demam itu akan segera kita tutup pekan depan.

“Setelah laporan dari masyrakat sekitar, dan pantauan langsung kami di Aleu Demam banyak pendatang yang mandi barsama berkumpul antara muda-mudi yang bukan mahram, karena tempatnya kecil otomatis membuat citra positif di mata masyarakat ketika melihat keramaian di Aleu Demam itu, maka rencana kami akan segera membuat rapat mukim dan menutup tempat wisata tersebut,” Pungkas Mukim Syamsudin dengan nada tegas.

Reporter: Muliadi

Tags: Aleu Demam
Previous Post

Empat Perawat RSUDZA Terinfeksi Corona

Next Post

Nikmatnya Sensasi Madu Linot di Ujong Tunong Julok

Next Post
Nikmatnya Sensasi Madu Linot di Ujong Tunong Julok

Nikmatnya Sensasi Madu Linot di Ujong Tunong Julok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan SK Pembentukan Tim Pemekaran DOB Seuramoe Aceh

Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan SK Pembentukan Tim Pemekaran DOB Seuramoe Aceh

29/03/2026
Penyintas Bencana Aceh Timur Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

Pemulihan Aceh Pasca Banjir Dinilai Belum Maksimal

29/03/2026
GAPELMABDYA Minta Pihak Terkait Harus Serius Tindaklanjuti Kasus Lakalantas Dump Truk LKT

GAPELMABDYA Minta Pihak Terkait Harus Serius Tindaklanjuti Kasus Lakalantas Dump Truk LKT

29/03/2026
Ohku, Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Aceh Selatan Ternyata ODGJ

Ohku, Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Aceh Selatan Ternyata ODGJ

29/03/2026
Sat Samapta Polres Aceh Barat Antisipasi Kriminalitas di Sejumlah Titik Strategis

Sat Samapta Polres Aceh Barat Antisipasi Kriminalitas di Sejumlah Titik Strategis

29/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

[Opini] Sinkronisasi Antara Logika & Retorika

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com