Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Kecil Kemungkinan China Gabung Perjanjian Kontrol Senjata Rusia-AS

Admin1 by Admin1
29/06/2020
in Internasional
0
Kecil Kemungkinan China Gabung Perjanjian Kontrol Senjata Rusia-AS

WASHINGTON – China tampaknya tidak mungkin bergabung dengan apa yang diharapkan Amerika Serikat akan menjadi kesepakatan trilateral tentang pengurangan senjata nuklir dalam waktu dekat. Hal ini, menurut sejumlah pakar, karena kurangnya kejelasan dari Washington.

“Prospek untuk kemajuan jangka pendek melibatkan China dalam proses ‘trilateral’ sangat rendah dan mengingat bahwa administrasi Trump belum menjelaskan bagaimana ia mengusulkan agar China dapat berkontribusi dalam proses,” ucap Daryl Kimball, kepala Asosiasi Pengendalian Senjata.

Menurutnya, AS benar-benar mencari dialog dengan China. Tetapi, di saat yang sama, AS juga secara sinis berusaha menggambarkan China sebagai penghambat pengurangan senjata nuklir. Sedangkan pada kenyataannya, AS dan Rusia yang memiliki 90 persen senjata nuklir dunia.

Menurut data Asosiasi Kontrol Senjata yang berbasis di AS, pada tahun 2019 Rusia dan AS masing-masing diperkirakan memiliki sedikit lebih dari 6.000 hulu ledak, sementara China memiliki 290, Prancis 300, dan Inggris 200.

“Pada akhirnya, China dan kekuatan nuklir lainnya perlu mengambil tanggung jawab yang lebih besar atas pelucutan nuklir. Tetapi, saat ini taruhan terbaik AS dan Rusia adalah memperpanjang pakta tanpa syarat selama lima tahun lagi untuk membeli waktu untuk pembicaraan mengenai kesepakatan penerus,” ucapnya.

Menurut Kimball, ini akan meningkatkan prospek bahwa China mungkin berkontribusi pada proses pelucutan senjata di masa depan.

“Tanpa “New START”, dua negara dengan persenjataan nuklir terbesar tidak akan dibatasi untuk pertama kalinya dalam hampir lima dasawarsa dan risiko perlombaan senjata nuklir habis-habisan yang berbahaya akan tumbuh,” ujarnya.

China sendiri telah menolak untuk duduk bersama AS dan Rusia di Wina pada pertengahan Juni lalu untuk membahas masa depan “New START, yang merupakan pakta kontrol senjata besar terakhir, yang akan berakhir Februari tahun depan. Beijing berpendapat, mereka hanya memiliki sangat sedikit persenjataan nuklir dibandingkan Rusia dan AS.

Sumber: Sindonews

Tags: amerikachinarusia
Previous Post

BNN Tangkap 6 Orang di Sumut-Aceh, 40 Kg Sabu Disita

Next Post

Peringati Harganas, Wabup Aceh Tengah Beri Bangga Kencana pada Kepala Puskesmas dan Klinik

Next Post
Peringati Harganas, Wabup Aceh Tengah Beri Bangga Kencana pada Kepala Puskesmas dan Klinik

Peringati Harganas, Wabup Aceh Tengah Beri Bangga Kencana pada Kepala Puskesmas dan Klinik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sekda M Nasir Ditetapkan Jadi Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Sekda M Nasir Ditetapkan Jadi Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

23/06/2026
Malam Ini, Ada Festival Meurukôn Aceh di Taman Budaya

Malam Ini, Ada Festival Meurukôn Aceh di Taman Budaya

23/06/2026
DPRA Usul Pemerintah Abadikan Dana Program Jaminan Kesehatan Aceh

DPRA Usul Pemerintah Abadikan Dana Program Jaminan Kesehatan Aceh

23/06/2026
Pemkab Aceh Besar Terima Penghargaan PPN XIV Aceh–Indonesia 2026 di Istana Wali Nanggroe

Pemkab Aceh Besar Terima Penghargaan PPN XIV Aceh–Indonesia 2026 di Istana Wali Nanggroe

23/06/2026
Syech Muharram Siapkan Pasar Rakyat dan Solusi Irigasi di Neuheun

Syech Muharram Siapkan Pasar Rakyat dan Solusi Irigasi di Neuheun

23/06/2026

Terpopuler

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

19/06/2026

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

5.535 KK Terdampak Bencana di Pidie Jaya Mulai Terima Bantuan Jadup dan Stimulan Ekonomi

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

Gelar Raker Tahunan, Al Zahrah Komit Wujudkan Pendidikan Berkualitas

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com