Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Soal Pesepeda Seksi, DPRK: Ini Bentuk Pelecehan Syariat Islam

Admin1 by Admin1
07/07/2020
in Nanggroe
0
Ketua DPRK Banda Aceh Minta Pemko Berdayakan Aparatur Gampong dalam Mengantisipasi Covid-19

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar

Banda Aceh – Foto sekelompok pesepeda perempuan berpose menggunakan baju yang menunjukkan bentuk tubuh serta sebagian tidak mengenakan jilbab di Banda Aceh bikin heboh. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Farid Nyak Umar menilai aksi mereka dapat mencoreng wajah Tanah Rencong.

“Kita harus pahami bahwa Kota Banda Aceh sebagai etalasenya Aceh, apa yang mereka pertontonkan ini tidak hanya mencoreng wajah Banda Aceh tetapi juga Aceh,” kata Farid dalam keterangannya, Senin (6/7/2020).

Menurutnya, tindakan pesepeda tersebut melanggar qanun-qanun syariat Islam, khususnya Qanun Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam Bidang Aqidah, Ibadah, dan Syi’ar Islam. Pesepeda itu disebut melecehkan kearifan lokal Aceh.

“Ini bentuk pelecehan terhadap pelaksanaan syariat Islam dan kearifan lokal masyarakat Aceh di bumi Serambi Mekah yang selama ini kita tegakkan,” ujar Farid.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyebut aksi sekelompok perempuan tersebut juga telah mencoreng komunitas gowes lain yang murni berolah raga. Ia berharap tindakan itu tidak terulang lagi bagi siapa pun yang berada di Kota Banda Aceh.

“Ke depan ini menjadi peringatan bagi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk meningkatkan pengawasan pelaksanaan qanun-qanun Islam salah satunya dengan berpatroli rutin melibatkan aparatur desa dan masyarakat karena Banda Aceh sebagai pilot project pelaksanaan syariat Islam di Indonesia,” pungkasnya.

Seperti diketahui, wanita yang viral tersebut sudah diamankan dan dibina di Kantor Polisi Syariah Kota Banda Aceh. Mereka mengaku menyesal dan meminta maaf.

Setelah dibina, kesepuluh orang terdiri sembilan wanita dan satu pria dipulangkan. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya.

Sumber: detik.com

Tags: banda acehpesepeda seksi
Previous Post

Bertambah 241, Aksi Donor Darah ASN Pemerintah Aceh Capai 1.960 Kantong

Next Post

Bersiap ke PON Papua, Tim Sepak Bola Aceh Sudah Mulai Berlatih

Next Post

Bersiap ke PON Papua, Tim Sepak Bola Aceh Sudah Mulai Berlatih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

28/09/2026
Kantor Hukum ARZ & Rekan Laporkan Dugaan Kebocoran Rekaman CCTV Bank Aceh Syariah ke OJK, OJK Beri Waktu 10 Hari Kerja

Kantor Hukum ARZ & Rekan Laporkan Dugaan Kebocoran Rekaman CCTV Bank Aceh Syariah ke OJK, OJK Beri Waktu 10 Hari Kerja

28/09/2026
Senator Azhari Cage Gelar 4 Pilar Kebangsaan di Reuleut Timur

Senator Azhari Cage Gelar 4 Pilar Kebangsaan di Reuleut Timur

28/09/2026
Data Rumah Rusak Pidie Jaya Rampung, Warga Diminta Lengkapi Berkas

Data Rumah Rusak Pidie Jaya Rampung, Warga Diminta Lengkapi Berkas

28/09/2026
Kantor DPD RI Aceh Terima SK Penetapan Hibah Tanah

Kantor DPD RI Aceh Terima SK Penetapan Hibah Tanah

28/09/2026

Terpopuler

Ketua DPRK Banda Aceh Minta Pemko Berdayakan Aparatur Gampong dalam Mengantisipasi Covid-19

Soal Pesepeda Seksi, DPRK: Ini Bentuk Pelecehan Syariat Islam

07/07/2020

Hasan Basri Bongkar APBK, Pemerintah Bukan Milik Toke

Ditantang Mundur, Hasan Basri: Laporkan Saya ke Mendagri

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com