Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Rashdul Qiblah 15 dan 16 Juli, Kemenag Aceh Ajak Masyarakat Cek Arah Kiblat

Admin1 by Admin1
14/07/2020
in Nanggroe
0
Pandemi Covid-19, Umat Islam Singapura Tidak Naik Haji Tahun Ini

Ilustrasi pelaksanaan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi. Foto/Anadolu

Banda Aceh -Tim Falakiyah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengajak masyarakat Aceh untuk mengecek kembali arah kiblat masjid, rumah, meunasah dan balai pengajian bertepatan dengan terjadinya fenomena Rashdul Qiblah pada 15-16 Juli 2020. Sebelumnya,  fenomena Rashdul Qiblah juga pernah terjadi pada 27-28 Mei lalu.

Kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal, SAg MAg  mengatakan, berdasarkan data astronomi, fenomena alam ini akan terjadi pada pukul 16.27 WIB.

“Rashdul Qiblah atau dikenal juga dengan Istiwa A’zham adalah fenomena falak dimana matahari melintas tepat di atas Ka’bah di Mekkah, Arab Saudi. Sehingga, daerah lainnya yang masih merasakan siang hari dapat mengukur kiblat hanya dengan melihat arah bayang-bayang matahari,” kata Iqbal didampingi Kepala Bidang Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Hamdan MA.

Iqbal menjelaskan, peristiwa ini akan terjadi pada setiap tanggal 27-28 Mei pada pukul 16.18 WIB dan 15-16 Juli pada pukul 16.27 setiap tahunnya.

“Ini merupakan fenomena alam yang terjadi setiap tahunnya, oleh sebab itu tidak perlu dikaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis atau kepercayaan lainnya,” katanya.

Sementara itu, Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra mengatakan, fenomena ini terjadi karena peredaran matahari  jika dilihat dari bumi akan selalu  berpindah sebesar 23,5 derjat ke utara pada bulan Maret hingga September dan 23,5 derjat ke selatan pada bulan sebaliknya.

“Ketika matahari bergerak ke utara dengan posisi Ka’bah yang berada pada 21 derjat 25 menit  lintang utara, maka otomatis pada waktu  tertentu matahari akan terada tepat di atas Ka’bah,” ujar Alfirdaus.

Firdaus mengatakan, adapun cara pengukuran arah kiblat  dengan fenomena istiwa a’zham adalah; dirikan tiang kecil, pastikan tiang tersebut didirikan di atas benda datar, kemudian cek jam sesuai dengan BMKG/RRI/TVRI harus tepat pukul 16.18 (kalaupun lebih kurang dalam interval 2 menit), selanjutnya lihat bayang-bayang yang dibentuk, maka itulah bayang kiblat.

“Untuk masjid dan mushalla yang ingin mengukur arah kiblat agar menghubungi tim Falakiyah Kanwil Kemenag Provinsi Aceh atau tim falakiyah di Kemenag kabupaten/kota dengan melampirkan surat permohonan dan dianjurkan agar bermusyawarah terlebih dahulu dengan tokoh ulama dan masyarakat di wilayahnya,” katanya.[]

Previous Post

Salurkan CSR, Nova Apresiasi BRI Aceh

Next Post

Kadisdik Aceh Tinjau Sekolah Pedalaman Aceh Jaya

Next Post

Kadisdik Aceh Tinjau Sekolah Pedalaman Aceh Jaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Gempa Dangkal di Bener Meriah Dipicu Sesar Aktif

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Kota Sabang

12/07/2026
LKPJ Aceh Catat Koordinasi WPR di Empat Kabupaten, APRI Abdya: Jangan Gegabah

LKPJ Aceh Catat Koordinasi WPR di Empat Kabupaten, APRI Abdya: Jangan Gegabah

12/07/2026
Bupati Abdya Lepas Persada Abdya U-17 ke Piala Soeratin Bireuen

Bupati Abdya Lepas Persada Abdya U-17 ke Piala Soeratin Bireuen

12/07/2026
Jaya: Musikalisasi Puisi Harus Menyelamatkan Ruh Puisi, Bukan Sekadar Festival

Jaya: Musikalisasi Puisi Harus Menyelamatkan Ruh Puisi, Bukan Sekadar Festival

12/07/2026
Ohku, Empat PKS di Aceh Barat Masih Beli Sawit Petani di Bawah Harga Pemerintah

Ohku, Empat PKS di Aceh Barat Masih Beli Sawit Petani di Bawah Harga Pemerintah

12/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com