Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Bincang Pendidikan Aceh: Proses Mengajar “Daring” Perlu Evaluasi

Admin1 by Admin1
07/08/2020
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Pidie Irwandi Zakaria, M.Ag menilai presentasi guru di Aceh yang mampu mengikuti proses belajar melalui aplikasi daring masih sangat kecil, bahkan sebagian guru menggunakan aplikasi whatApp dan telegram yang belum memenuhi syarat untuk pembelajaran media daring.

“Metode pembelajaran melalui online ini sebenarnya memang masih belum terbiasa dilakukan oleh guru dan murid,” kata Irwandi Zakaria saat menjadi narasumber virtual Bincang Santai (BiSa) yang digelar Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh, Jum’at (7/8) di Banda Aceh.

Selain itu, lanjut Irwandi Zakaria, proses pembelajaran daring juga masih terdapat kekurangan-kekuarangan lainnya, seperti tidak tersedianya alat dan aplikasi.

“Termasuk proses penilaiannya,” demikian Irwandi Zakaria.

Sementara sumber lainnya yang menjadi pembicara, akademisi dan praktisi hukum Saifuddin Bantasyam, SH, MH mengatakan tantangan Belajar mengajar secara daring adalah soal kesiapan pemerintah, ketersediaan alat teknologi, penguasaan teknologi oleh guru dan Murid dalam melaksanakan pembelajaran.

“Tantangan secara daring juga terkait pendidikan Karakter, seperti interpersonal skill Comunication yang tidak tercapai, karena tidak ada proses interaksi dan hanya terkurung di ruang Virtual,” kata Saifuddin Bantasyam.

Untuk itu–lanjutnya–Dinas Pendidikan dan Pengawas Pendidikan dari lembaga pendidikan yang ada perlu melakukan evaluasi terhadap metode pembelajaran daring ini.

“Berbagai tantangan maupun masalah yang terjadi di lapangan dapat menjadi bahan eveluasi dalam proses pengambilan kebijakan,” ujarnya.

Saifuddin juga berharap, walau proses belajar via Daring masih mengalami kelemahan, namun tidak juga dapat dipaksa belajar mengajar secara tatap Muka, karena SKB 4 Menteri menekankan fungsi keselamatan dalam proses belajar mengajar di tengah Pandemi Covid-19.

“Jangan nanti ketika dipaksa untuk belajar tatap Muka, maka resiko untuk terpaparnya Virus Covid-19 sangat rentan. Saya sepakat jikapun metode belajar mengajar melalui Daring ini dilaksanakan 1 atau 2 tahun kedepan. Jangan terkesan kita mendagangkan kelemahan dari Pembelajaran Daring ini,” ujar Saifuddin.

Bincang Santai FKPT Serial-7 mengambil tema “Tantangan Belajar dan Mengajar dimasa Pandemi Cpvid-19, dan turut membuka kegiatan tersebut Ketua FKPT Aceh Dr. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, MA dan bertindak sebagai Host Dr. Mukhlisuddin Ilyas, Kabid Penelitian dan Pengkajian FKPT Aceh.[]

Previous Post

Lagi, 1 Warga Bener Meriah Terkonfirmasi Positif Covid-19

Next Post

Ini Kandidat Manajer Terbaik Premier League 2019 / 2020, Tak Ada Nama Solskjaer

Next Post

Ini Kandidat Manajer Terbaik Premier League 2019 / 2020, Tak Ada Nama Solskjaer

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 15 UINSUNA Lhokseumawe Perkenalkan Transformasi Kampus ke Siswa MAN 2 Aceh Tengah

Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 15 UINSUNA Lhokseumawe Perkenalkan Transformasi Kampus ke Siswa MAN 2 Aceh Tengah

07/08/2026
569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

07/08/2026
“Hapus Pokir Bersifat Kuota, Kembalikan APBA dan APBK ke Jalur yang Benar”

KPK Ditantang Bongkar Tiga “Sarang Korupsi” di Aceh

07/08/2026
DPD Laskar Prabowo 08 Aceh Raih Penghargaan dari DPN Atas Dedikasi Kawal Asta Cita Prabowo di Aceh

DPD Laskar Prabowo 08 Aceh Raih Penghargaan dari DPN Atas Dedikasi Kawal Asta Cita Prabowo di Aceh

07/08/2026
YARA Serahkan Infak Rp10 Juta kepada Baitul Mal Aceh, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat yang Amanah ‎

YARA Serahkan Infak Rp10 Juta kepada Baitul Mal Aceh, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat yang Amanah ‎

07/08/2026

Terpopuler

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

06/08/2026

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

Bincang Pendidikan Aceh: Proses Mengajar “Daring” Perlu Evaluasi

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com