Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Unsyiah Press Terbitkan Buku Politik Hukum dan Bencana di Indonesia

Admin1 by Admin1
14/08/2020
in Kampus
0
Unsyiah Press Terbitkan Buku Politik Hukum dan Bencana di Indonesia

BANDA ACEH Syiah Kuala University Press (Unsyiah Press) Banda Aceh resmi menerbitkan sebuah buku yang berjudul Politik Hukum dan Bencana di Indonesia, Rabu 12 Agustus 2020.

Buku yang ditulis oleh tiga orang pakar hukum, praktisi, dan akademisi, yaitu H.T. Ahmad Dadek, S.H., M.H, Dr. Yanis Rinaldi, S.H., M. Hum dan Dr. Sulaiman, S.H., M.H.

Ahmad Dadek sebagai penulis pertama dikenal sebagai penulis karya sastra yang sudah dikenal di tingkat nasional, yang kali ini menulis buku ilmiah sesuai latar belakang pendidikan formalnya. Dia juga praktisi atau pejabat yang banyak berhubungan dengan layanan pembangunan masyarakat dan kebencanaan (Mantan Ka. BPBA, Asisten Setwilda Aceh Bidang 2). Penulis kedua dan ketiga adalah akademisi dan peneliti bidang Hukum dari Fakultas Hukum, Universitas Syiah Kuala.

Ikut juga berkontribusi memberikan kata pengantar yaitu Ir. Nova Ariansyaih, MT (Gubernur Aceh), Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng (Rektor Universitas Syiah Kuala), Prof. Dr. Ilyas Ismail, SH, M.Hum (Dekan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala), Prof. Dr. Khairul Munadi, M.Eng (Anggota Dewan Riset Nasional RI, Guru Besar Teknik Elektro, Universitas Syiah Kuala).

Kepala Unsyiah Press, Dr. Taufiq A. Gani, S.Kom, M.Eng.Sc mengatakan buku ini hadir pada saat yang tepat dimana, semua sedang menghadapi bencana maha dahsyat yaitu Pandemic Covid-19. Disamping buku ini juga dapat berguna untuk bencana yang lebih umum, yang kerap terjadi hampir semua wilayah di Indonesia.

Taufiq mengatakan bahwa buku ini diterbitkan sebagai perwujudan misi dan tujuan strategis Universitas Syiah Kuala dalam mendisseminasikan ilmu pengetahuan terutama yang memiliki relevansi dengan kebutuhan bangsa, negara Indonesia dan Provinsi Aceh.

Dalam rilis yang diterima redaksi, penulis pertama yaitu bapak H.T. Ahmad Dadek S.H., M.H mengucapkan terima kasih banyak kepad asemua pihak atas bantuan yanh diberikan dalam penulisn dan penerbitan buku ini.

“Buku ini ditulis tidak lepas dari dukungan dan kontribusi berbagai pihak yang mendorong saya terus menulis dari hasil pembelajaran yang saya jalani baik lewat pendidikan di formal universitas di UGM dan Unsyiah maupun sebagai ASN yang diberikan amanah atas tugas-tugas tertentu berkaitan dengan kebencanaan. Pandemic Covid-19 adalah sebuah bencana yang maha dahsyat juga. Penanganannya memerlukan peran serta berbagai macam pihak. Salah satu yang penting adalah aspek hukum dan politik yang menjadi dasar bagi negara dan pemerintah dalam pengambilan kebijakan,” katanya.

Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng menyembut gembira penerbitan buku ini sebagai salah satu perwujudan visi misi unsyiah yang relevan dengan kebutuhan berbagai pighak.

“Sebagai pimpinan kami selalu mendorong Unsyiah Press untuk menerbitkan buku-buku ilmiah (non fiksi) dan fiksi untuk mendorong terbentuknya masyarakat literasi sebagai sumbangsih Unsyiah menjaga relevansinya dengan masyarakat,” katanya.

Kata dia, buku ini adalah hasil percampuran antara praktisi dan intelektual, yaitu birokrat dan akademisi yang bertemu dalam bahasan hukum dan bencana yang dikemas dalam buku ilmiah. Pandemic Covid-19 juga mengajarkan betapa instrumen hukum lebih menekankan kepada bencana fisik daripada wabah penyakit atau bencana non fisik. Ini adalah menjadi kewajiban kita semua untuk memberikan landasan yang kuat dalam penanganan kebencanaan secara lebih luas.

Bagi Universitas Syiah Kuala buku ini adalah sebuah fakta akademis bahwa proses belajar dan mengajar terutama di Fakultas Hukum Unsyiah baik dengan output sebuah tesis hasil penelitian yang didampingi oleh dua Dosen senior (Dr. Yanis Rinaldi, S.H., M.Hum dan Dr. Sulaiman, S.H., M.H.) telah mengubah dan mengembangkan tesis tersebut menjadi buku referensi yang termasuk buku referensi awal tentang Politik Bencana Indonesia. Sebagaimana yang dikatakan filsuf bahwa ada empat budaya dasar yang harus dimiliki yaitu budaya berbicara, mendengar, membaca dan menulis. []

Tags: unsyiah press
Previous Post

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp6.026,85 T per Juni 2020

Next Post

Tak Punya Road Map, Pemkab Aceh Besar Tempatkan Orang Terpapar Covid-19 dalam Pemukiman Warga

Next Post
Akademisi Abulyatama Dukung Daerah Pinggiran Bergabung ke Banda Aceh

Tak Punya Road Map, Pemkab Aceh Besar Tempatkan Orang Terpapar Covid-19 dalam Pemukiman Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua Fraksi NasDem DPRK Aceh Selatan Puji Semua Civitas MUQAS

Ketua Fraksi NasDem DPRK Aceh Selatan Puji Semua Civitas MUQAS

26/05/2026
Camat Peukan Bada Tinjau Pasar Daging Meugang, Pastikan Harga Stabil dan Pasokan Aman

Camat Peukan Bada Tinjau Pasar Daging Meugang, Pastikan Harga Stabil dan Pasokan Aman

26/05/2026
Nahkoda baru, Sifaima Hs Pimpin PMII Kota Lhokseumawe

Nahkoda baru, Sifaima Hs Pimpin PMII Kota Lhokseumawe

26/05/2026
Harlah ke-3 IPARI Aceh Selatan, Perkuat Dakwah Ekoteologi melalui Gerakan Peduli Lingkungan

Harlah ke-3 IPARI Aceh Selatan, Perkuat Dakwah Ekoteologi melalui Gerakan Peduli Lingkungan

26/05/2026
Ahmad Doli Usul Dana Otsus Aceh Diatur Lebih Tegas hingga Tingkat Kabupaten Kota

Ahmad Doli Usul Dana Otsus Aceh Diatur Lebih Tegas hingga Tingkat Kabupaten Kota

26/05/2026

Terpopuler

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

24/05/2026

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

Pemko Banda Aceh Serahkan Bonus kepada Kafilah Berprestasi

Tidak Didukung Pemerintah Aceh, Seniman Gadai Kendaraan dan Emas Demi Tampil di Luar

Jelang Libur Iduladha, Pesantren Al Zahrah Lakukan Terobosan Baru Ini!

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com