Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

BIN akan Patuhi BPOM Soal Pengembangan Obat Corona

Admin1 by Admin1
20/08/2020
in Nasional
0
BIN akan Patuhi BPOM Soal Pengembangan Obat Corona

Jakarta – Badan Intelijen Negara (BIN) akan melanjutkan proses uji klinis terhadap obat virus corona (Covid-19) sesuai prosedur yang dimiliki Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Diketahui, lewat inspeksi yang pertama, BPOM menemukan proses uji klinis obat yang dikembangkan BIN, TNI AD dan Universitas Airlangga tak sesuai prosedur.

“Kita menyesuaikan saja apa yang menjadi perintah atau persetujuan dari BPOM,” ucap Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (19/8).

“Ya seperti biasa saja, kalau nanti perlu ada pengembangan-pengembangan ya kita ikuti, karena memang kewenangan ada di pihak BPOM,” tambahnya.

Selanjutnya, BIN bersama Unair dan TNI AD juga akan melakukan pengujian obat Covid-19 kepada pasien dengan kriteria yang telah ditentukan oleh BPOM.

BIN, kata Wawan, juga akan menguji obat Covid-19 secara acak terhadap pasien corona kepada pasien bergejala ringan, sedang, dan berat. Pengujian juga dilakukan acak sesuai demografi wilayah, bukan hanya pada satu komunitas masyarakat. Hal itu sesuai dengan prosedur BPOM.

“Kita juga akan ikuti perintah untuk menguji coba obat Covid-19 kepada pasien bergejala, apapun rekomendasi BPOM kita akan ikuti,” ucap Wawan.

Sebelumnya, Unair bekerja sama dengan BIN dan TNI AD mengembangkan obat untuk pasien Covid-19. Ada tiga kombinasi obat yang mereka gunakan.

Pertama, Lopinavir/Ritonavir dan Azithromycin. Kedua, Lopinavir/Ritonavir dan Doxycycline. Ketiga, Hydrochloroquine dan Azithromyci. Uji klinis klinis telah mendapatkan persetujuan pelaksanaan uji klinik (PPUK) oleh BPOM dengan Nomor PP.01.01.1.3.07.20.06.

Namun pada inspeksi pertama BPOM yang dilakukan 27 Juli lalu,ditemukan beberapa masalah dalam prosedur uji klinis yang dilakukan tim peneliti. Karenanya, Kepala BPOM, Penny Kusumawati Luskito menyebut obat Covid-19 belum memenuhi prosedur uji klinis.

Meski demikian, BPOM tetap mengapresiasi kinerja BIN, TNI AD dan Unair yang telah mengembangkan obat virus corona dalam rangka menangani kasus Covid-19 di Indonesia.

“Kami sampaikan apresiasi pada tim peneliti,” kata Kepala BPOM, Penny Kusumawati Luskito.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: Corona
Previous Post

Wali Kota Minta Semua ASN Masuk Kantor Pada Sabtu 22 Agustus 2020

Next Post

BI Serap Surat Utang Negara Rp125 T untuk Penanganan Corona

Next Post
Dana Otsus Aceh 2020 Capai Rp8,37 Triliun

BI Serap Surat Utang Negara Rp125 T untuk Penanganan Corona

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sosok Ferran Torres, Pencetak Gol Tunggal Penentu Spanyol Juara Dunia 2026

Sosok Ferran Torres, Pencetak Gol Tunggal Penentu Spanyol Juara Dunia 2026

22/07/2026
STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

22/07/2026
Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

22/07/2026
Terduga Pelaku Perampokan di Tokoh Emas Tapaktuan Ditangkap Polisi

Senjata Oknum Polisi Perampok Toko Emas di Aceh Milik Polri

22/07/2026
Imigrasi Meulaboh Aceh Deportasi WNA Vietnam karena Overstay

Imigrasi Meulaboh Aceh Deportasi WNA Vietnam karena Overstay

22/07/2026

Terpopuler

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

21/07/2026

BIN akan Patuhi BPOM Soal Pengembangan Obat Corona

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

Rp4,65 Miliar Dana Umat Siap Disalurkan, Baitul Mal Pidie Perketat Verifikasi demi Cegah Salah Sasaran

DPRK Pidie Warning Baitul Mal: Jangan Sampai Bantuan Salah Sasaran

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com