Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Pemuda Terangun: DPRA Mencoreng Wajahnya Sendiri Jika Tidak Mendukung Multiyears

Admin1 by Admin1
26/09/2020
in Lintas Tengah
0

GAYO LUES – Sejumlah pemuda di Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues, melakukan investigasi ke ruas jalan lintas provinsi Blangkejeren-Abdya, tepatnya di ruas jalan yang berada di kawasan Kecamatan Tripe Jaya, Jumat 25 September 2020, Sore hari.

Jalan tersebut termasuk dalam salah satu paket proyek multiyears yang saat ini masih menjadi pro-kontra. Dalam kesempatan itu juga mereka secara langsung menyatakan sikap dukungan terhadap keberlanjutan paket proyek tahun jamak (multiyears) tersebut.

Berdasarkan keterangan salah satu perwakiln pemuda asal Gayo Lues, Mustami Atraja, yang juga sebagai ketua Ikatan Pemuda dan Mahasiswa Kecamatan Terangun (IPAMATRA), mengatakan atas nama pemuda dan masyarakat kabupaten Gayo Lues mendukung keberlanjutan paket proyek tahun jamak (multiyears) dan mengapresiasi kebijakan PLT Gubernur Aceh untuk terus melanjutkan pengerjaan proyek mutiyears tersebut.

“Karena proyek ini sudah lama menjadi impian dan dambaan masyarakat pedalaman Aceh, untuk memutus keterisoliran serta sebagai penunjang kekuatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pedalaman terutama Gayo Lues,” ujar Mustami.

“Kami turut menyayangkan dan menentang sikap lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang melakukan pembatalan secara sepihak, Hal itu menunjukkan ketidak berpihakan lembaga DPRA terhadap kepentingan rakyat Aceh bagian tengah.”

“Jika alasan pembatalan adalah adanya indikasi pelanggaran hukum dan tindak pidana korupsi, maka sebaiknya pihak DPRA memaksimalkan fungsi pengawasannya dalam pelaksanaan proyek itu nanti, dan langsung saja mencopot orang atau pihak yang memang terbukti melakukan pelanggaran itu.”

“Bukan dengan mengetok palu pembatalan, hal ini benar-benar mencoreng wajah lembaga DPRA di hadapan rakyat, terutama rakyat bagian tengah Aceh, mengingat rakyat pedalam aceh lah yang sangat diuntungkan jika proyek ini diselsaikan,” kata Mustami lagi.

Pihaknya berharap kepada Eksekutif dan Legsilatif di Aceh agar jangan lagi mempertontonkan sikap yang membuat rakyat terpecah belah.

“Bersatulah dalam menjalankan pemerintahan sesuai kewenangan masing-masing demi mewujudkan pembangunan yang lebih baik untuk Aceh ini,” kata Mustami. []

Previous Post

Dukung Pembentukan Provinsi ALA, Pemuda Gayo Lues Bentuk BAPPALA

Next Post

Curhat Kak Salmiah pada Tim Relawan Muda Partai Aceh

Next Post

Curhat Kak Salmiah pada Tim Relawan Muda Partai Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kementerian PU Kebut Perbaikan Jembatan Bailey Kutablang 

Kementerian PU Kebut Perbaikan Jembatan Bailey Kutablang 

29/06/2026
Wakil Bupati Aceh Besar Yakin 450 Prajurit Yonif 117/KY Siap Jaga Batas Negara

Wakil Bupati Aceh Besar Yakin 450 Prajurit Yonif 117/KY Siap Jaga Batas Negara

29/06/2026
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan di Aceh Tengah

Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan di Aceh Tengah

29/06/2026
Sekda Aceh Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I LAN RI

Sekda Aceh Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I LAN RI

29/06/2026
Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

29/06/2026

Terpopuler

Pemuda Terangun: DPRA Mencoreng Wajahnya Sendiri Jika Tidak Mendukung Multiyears

26/09/2020

Dugaan Mark Up Arena MTQ Aceh Mengemuka, Aktivis Mahasiswa Minta APH Telusuri Aliran Anggaran

Meurah Dua FC Melaju Ke Final Piala Kapolres Pijay, Usai Singkirkan Bandar Baru FC

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

Bareskrim Ungkap Jaringan Narkoba Tailand-Aceh, 325 Kg Sabu Diamankan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com