Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

11 Kecamatan di Aceh Utara Terendam Banjir

Admin1 by Admin1
06/12/2020
in Lintas Timur
0
Banjir Terjang 2 Desa di Aceh Tenggara

Foto Istimewa

LHOKSUKON – Hujan yang mengguyur Kabupaten Aceh Utara, Aceh, sejak tiga hari terakhir menyebabkan 11 kecamatan terendam banjir. Akibatnya aktivitas warga terganggu dan ratusan hektare lahan sawah terendam.

Melansir Media Indonesia, kecamatan yang terendam banjir yakni Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu, Paya Bakong, Tanah Luas, Langkahan, Baktiya dan Baktiya Barat. Lalu Kecamatan Meurah Mulia, Samudera, Simpang Keramat dan Sawang.

Banjir melanda Kecamatan Matangkuli merendam Desa Lawang, Tanjung Haji Muda, Siren, Meuje, dan Desa Ceubrek. Kemudia Desa Alue Tho, Meuria, Hagu dan Desa Tumpok Barat.

Banjir di Desa Lawang mencapai ketinggian air tiga meter. warga harus mengungsi ke balai desa dan tanggul irigasi di tengah sawah setempat.

Sedangkan warga Desa Tanjung Haji Muda, menyelamatkan diri ke gedung pertemuan yang lokasinya lebih tinggi. Anak anak dan orang lanjut usia dievakuasi menggunakan sampan kayu.

“Untuk sementara ada yang memasak sendiri dan ada juga membuka dapur umum. Bahan dapur itu sudah di bawa sebelumnya dari rumah” tutur M Husen, Kepala Desa Tanjung Haji Muda, melansir Media Indonesai, Minggu, 6 Desember 2020.

Catatan Media Indonesia, Desa Lawang, Desa Tanjung Haji Muda, Ceubrek dan Aleue Tho, merupakan lokasi langganan banjir. Hal itu karena selain geogfis rendah lokasi itu juga persis di pinggiran sungai Krueng Keureutoe. Lalu diapit oleh Sungai Krueng Pirak yang dikenal ganas setiap musim penghujan.

Sumber: medcom.id

Previous Post

KNPI Pidie Serahkan 3 Unit Kursi Roda Kepada Warga

Next Post

“Kami Sudah Langganan Banjir Puluhan Tahun..”

Next Post

"Kami Sudah Langganan Banjir Puluhan Tahun.."

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wabub Zaman Akli Buka Kegiatan TMMD 128 Tahun 2026 Kodim 0110/Abdya

Wabub Zaman Akli Buka Kegiatan TMMD 128 Tahun 2026 Kodim 0110/Abdya

22/04/2026
Irwansyah Pimpin Rapat Paripurna Istimewa Peringati Hut ke 821 Kota Banda Aceh

Irwansyah Pimpin Rapat Paripurna Istimewa Peringati Hut ke 821 Kota Banda Aceh

22/04/2026
JPU Tuntut Dua Terdakwa Korupsi SPPD Tiga Tahun Penjara

JPU Tuntut Dua Terdakwa Korupsi SPPD Tiga Tahun Penjara

22/04/2026
Tenaga Kesehatan di Aceh Mulai Diimunisasi Campak-Rubella

Tenaga Kesehatan di Aceh Mulai Diimunisasi Campak-Rubella

22/04/2026
Bupati Al- Farlaky Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

Bupati Al- Farlaky Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

22/04/2026

Terpopuler

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

19/04/2026

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

11 Kecamatan di Aceh Utara Terendam Banjir

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com