Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Cuaca Ekstrem di Aceh Masih Akan Berlanjut hingga Beberapa Hari Kedepan

Admin1 by Admin1
07/12/2020
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Banjir bandang melanda kota Medan sejak Jumat lalu (4/12/20202) dan kemudian disusul sejumlah kabupaten Aceh Utara pada Sabtu (5/12/2020).

Dikutip atjehwatch dari kompas.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, potensi banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara masih akan terjadi dalam dua hari ke depan.

Menurut Kepala Sub Bidang Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG, terjadinya banjir bandang di Medan kemungkinan disebabkan oleh hujan berturut-turut dengan intensitas bervariasi sedang hingga tinggi.

“ Hujan yang turun terus-menerus dalam enam hari terakhir dengan intensitas 20 mm hingga 80 mm ini bisa menyebabkan permukaan tanah dan saluran banjir jenuh, sehingga mudah terjadi luapan dan banjir,” kata Siwanto kepada Kompas.com, Sabtu (6/12/2020).

Ia melanjutkan, hal yang sama juga terjadi pada wilayah Aceh Utara. Bahkan ia mengatakan, curah hujan di Banda Aceh termasuk kategori ekstrem.

“Curah hujan kemarin lusa di Bandara Malikussaleh Aceh mencapai 96 mm per hari, sementara di Deli Serdang medan 22 mm per hari,” ujarnya. Siswanto juga menyebut, potensi cuaca ekstrem di Indonesia masih akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan.

Cuaca ekstrem masih akan terkonsentrasi di sepanjang Pulau Sumatera, Jawa (terutama bagian selatan), Bali hingga NTT.

Sumber: kompas.com

Previous Post

Banjir, Listrik di Sejumlah Lokasi Dipadamkan

Next Post

Amnesty: Polisi Tembak 6 Laskar Bisa Jadi Unlawful Killing

Next Post
Amnesty: Polisi Tembak 6 Laskar Bisa Jadi Unlawful Killing

Amnesty: Polisi Tembak 6 Laskar Bisa Jadi Unlawful Killing

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Putra Mahkota Dubai Hapus Istilah ‘Ibu Rumah Tangga’, Ganti Jadi ‘Pembentuk Generasi’

Putra Mahkota Dubai Hapus Istilah ‘Ibu Rumah Tangga’, Ganti Jadi ‘Pembentuk Generasi’

20/09/2026
Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

20/09/2026
PKB Pidie Bidik 7 Kursi, Konsolidasi DPAC Jadi Mesin Politik Menuju Pilkada

PKB Pidie Bidik 7 Kursi, Konsolidasi DPAC Jadi Mesin Politik Menuju Pilkada

20/09/2026
515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

20/09/2026
Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

20/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Cuaca Ekstrem di Aceh Masih Akan Berlanjut hingga Beberapa Hari Kedepan

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com