Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Marah Karena Kalah, Trump Menyebut AS ‘Negara Dunia Ketiga’

Admin1 by Admin1
08/12/2020
in Internasional
0

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim pemilu yang dia dikalahkah Joe Biden telah dicuri. Trump pun menyebut AS sebagai “negara dunia ketiga.”

Trump, sekutu politiknya, dan tim hukumnya telah berulang kali mengklaim telah terjadi kecurangan pemilu yang meluas sehingga dia kalah. Meski demikian, tidak ada bukti yang berarti untuk mendukung tuduhan tersebut.

Presiden Trump mengulangi tuduhan di Gedung Putih saat berbicara kepada wartawan dengan mengatakan dia yakin pemilu 3 November itu “dicurangi.

“Ini memalukan bagi negara kita. Ini seperti negara dunia ketiga, surat suara ini mengalir dari mana-mana, menggunakan mesin yang tidak diketahui kepemilikannya, tidak ada yang tahu apa-apa,” ujar dia.

“Ini seperti dari negara dunia ketiga dan saya pikir kasusnya telah dibuat. Dan sekarang kita mencari tahu apa yang dapat kita lakukan untuk mengatasinya. Anda akan melihat banyak hal besar terjadi dalam beberapa hari mendatang,” papar Trump.

Presiden telah berulang kali berjanji memberikan bukti yang akan membuktikan klaimnya, tetapi di setiap gugatan, dia gagal menindaklanjuti.

Untuk sementara, dia terus menebar keraguan atas kekalahannya bahkan ketika para pejabat pemilu telah menerima ancaman pembunuhan dan bentuk intimidasi lainnya oleh mereka yang percaya bahwa Trump benar.

Trump mengalami kekalahan hukum terbarunya pada Senin pagi ketika seorang hakim federal di Michigan menolak upaya dari beberapa anggota Partai Republik Michigan untuk mencabut sertifikasi hasil pemilu negara bagian itu.

Sumber: Sindonews

Previous Post

Janda Cantik yang Larikan Miliaran Uang Arisan Online Ditangkap

Next Post

Korban Banjir di Cek Mbon Mengungsi di MIN 8 Aceh Timur

Next Post
Korban Banjir di Cek Mbon Mengungsi di MIN 8 Aceh Timur

Korban Banjir di Cek Mbon Mengungsi di MIN 8 Aceh Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Gempa M 7,8 Guncang Filipina Berpotensi Tsunami

Lagi, Gempa Magnitudo 4.0 Guncang Sinabang

15/06/2026
Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Pidie

Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Pidie

15/06/2026
Karhutla di Aceh Barat Meluas Jadi 34,1 Hektare

Karhutla di Aceh Barat Meluas Jadi 34,1 Hektare

15/06/2026
Ketua MWA USK Dorong Perluasan Program Pengabdian Masyarakat FK USK ke Seluruh Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

Ketua MWA USK Dorong Perluasan Program Pengabdian Masyarakat FK USK ke Seluruh Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

15/06/2026
Tiga Desa di Aceh Barat Mulai Terendam Banjir Luapan

BPBD Siagakan Personel Hadapi Banjir Luapan di Aceh Barat

15/06/2026

Terpopuler

Marah Karena Kalah, Trump Menyebut AS ‘Negara Dunia Ketiga’

08/12/2020

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Rp800 Juta untuk HUT Pidie Jaya: Sederhana Bagi Pemkab, Bagaimana Menurut Rakyat?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com