Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Tausiah di SMAN 1 Meureudu, Tu Sop: Pentingnya Pendidikan

Admin1 by Admin1
15/12/2020
in Lintas Timur
0
Tausiah di SMAN 1 Meureudu, Tu Sop: Pentingnya Pendidikan

MEUREUDU – Teungku Haji Muhammad Yusuf bin A. Wahab mengisi tausiyah peringatan maulidarrasul di SMAN 1 Meureudu hari ini, Selasa (15/12/20). Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh periode 2018-2023 tersebut menyampaikan pentingnya mendidikan untuk membangun generasi hari ini untuk menentukan bagaimana negeri ini di hari depan.

“Kebijakan orang tua-orang tua kita dulu memberikan kita pendidikan kepada kita tentu menentukan kualitas negeri ini. Hari ini kita juga harus menentukan kebijakan untuk masa depan demi anak-anak kita kelak. Di sini hadir generasi muda yang nantinya pasti menjadi seorang suami. Di sini hadir generasi muda yang pastinya menjadi seorang istri. Pertanyaannya, suami yang bagaimana? Istri yang bagaimana? Jawabannya tentu saja suami yang baik. Suami yang mampu membawa istrinya masuk ke dalam surga. Demikian juga dengan istri. Istri yang mampu memberi ketenangan lahir batin pada suami yang kemudian dari sana para suami mampu memikul tanggung jawab di dunia dan mengambil berkahnya di surga kelak,” papar Tu Sop.

Pimpinan Dayah Babussalam Al-Aziziyah Jeunieb tersebut mengajak semua yang hadir melihat kembali masa di mana Islam mula-mula muncul di Arab. Masa di mana getar-getar keimanan membuncah dada kaum muslimin saat itu. Tidak ada institusi pendidikan di zaman Rasulullah seperti sekarang ini. Tetapi, Islam saat itu dibangun lewat pancaran jiwa para suami dan istri yang mampu mendidik generasi saat itu dengan hikmah Islam sehingga Islam besar dalam sekejap mata. Islam menyebar sampai ke Andalusia di Barat dan menyebar sampai ke Timur, sampai ke nusantara.

“Pendidikan yang baik, inilah tanggung jawab kita. Semua untuk anak-anak kita ke depan, khususnya orang tua. Dengan pendidikan yang baik, dengan bimbingan yang terarah, anak-anak akan mampu meraih cita-cita dunia sekaligus juga cita-cita menuju akhirat,” jelas Tu Sop.

Lebih lanjut Tu Sop menyatakan bahwa tentu saja untuk mencapai itu tidak mudah. Segalanya butuh perjuangan. Perjuangan bukan hanya belajar sungguh-sungguh, tetapi juga perjuangan batin di mana sifat-sifat tercela sedapat mungkin dijauhi dari pribadi masing-masing. Misalnya, iri dan dengki, lalai dengan media sosial, pergaulan bebas, dan kecenderungan untuk mengidolakan orang-orang non muslim.

Sedangkan sifat-sifat baik yang harus terus-menerus dilatih dan dipupuk semacam menghargai orang tua, menghargai guru, dan orang yang lebih tua. Pandai mengatur waktu. Rajin dan mau berpeluh-peluh dalam mencapai cita-cita.

Sepaket dengan tausiah Tu Sop, HUDA juga memberikan training kader dakwah kepada 30-an siswa SMAN 1 Meureudu yang berlangsung dari pagi sampai ashar, Senin (14/12/20).

Acara tersebut juga mengundang guru yang purna tugas dari SMAN 1 Meureudu antaranya Drs. Abdussalam, Nurhayati, S.Pd., dan Dra. Fatimah. Selanjutnya kepada yang pindah tugas dari SMAN 1 Meureudu antaranya Drs. Yusri, Luqman, S.Pd., dan Muhammadiyah, M.Pd.,

Penyerahan ‘bungong jaroe’ kepada yang pindah dan purna tugas diberikan oleh kepala SMAN 1 Meureudu Husna, M. Pd.

Selanjutnya Husna, M.Pd., juga memberikan penghargaan kepada guru berprestasi yaitu Murhamatillah, M.Pd., dan siswa-siswa yang berprestasi atas nama Rafly Baihaqy, Raisya Vidinda, dan Amiratul Husna.

Amatan wartawan di lapangan, maulidarrasul di tengah pandemi ini dilaksanakan dengan ketentuan prosedural kesehatan yang telah disepakati dengan Polsek setempat. Para siswa diharuskan menggunakan masker dan piring karena selepas zuhur semua yang hadir menikmati kenduri maulid yang telah disediakan.[]

Previous Post

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Musabaqah Hifdzil Quran

Next Post

Kenduri Maulid Keluarga dan Desa di Aceh Selatan

Next Post
Menelisik Ritual Asyura di Aceh

Kenduri Maulid Keluarga dan Desa di Aceh Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

BBPOM Aceh Musnahkan 224 Produk Tak Penuhi Syarat

BBPOM Aceh Musnahkan 224 Produk Tak Penuhi Syarat

01/04/2026
Pemkab Aceh Jaya dan Ketua DPRK Temui Wakil Menteri Perumahan Bahas Permukiman Nelayan

Pemkab Aceh Jaya dan Ketua DPRK Temui Wakil Menteri Perumahan Bahas Permukiman Nelayan

01/04/2026
Cak Imin Resmi Kukuhkan Pengurus DPW PKB Aceh 2026–2031

Cak Imin Resmi Kukuhkan Pengurus DPW PKB Aceh 2026–2031

01/04/2026
Prabowo Tawarkan PM Jepang Kerja Sama Hilirisasi Rare Earth RI

Prabowo Tawarkan PM Jepang Kerja Sama Hilirisasi Rare Earth RI

01/04/2026
Trump Sindir ‘Bestie’ yang Ogah Bantu Serang Iran: Beli BBM di Kami

Trump Sindir ‘Bestie’ yang Ogah Bantu Serang Iran: Beli BBM di Kami

01/04/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Demokrat Aceh Besar “Pasang Badan”: Nurdiansyah Alasta Loyal, Pemersatu, dan Layak Pimpin Demokrat Aceh

Rumah Warga Abdya di Banda Aceh Dijarah Maling, Warga Minta Polisi Serius

KPA Pase Mulai ‘Gerah’ dengan Kepemimpinan Abang Samalanga di DPR Aceh

Tausiah di SMAN 1 Meureudu, Tu Sop: Pentingnya Pendidikan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com