BLANGPIDIE – Seorang perempuan berinisial SL (33), warga Geulumpang Payong Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya ditemukan meninggal dunia dengan posisi tergantung di rumahnya, Minggu pagi (03/01/2021).
Jasad korban pertama kali ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tergantung sekitar pukul 10:00 Wib.
Hingga pukul 11.00 Wib masyarakat terlihat ramai di tempat kejadian perkaradan, sejumlah polisi juga sudah tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban adalah seorang ibu rumah tangga merupakan warga asal Aceh Selatan, di rumah tersebut ia tinggal dengan suami dan lima orang anaknya.
“Anaknya yang paling kecil masih berumur 2 bulan,” kata salah seorang warga yang tidak mau namanya disebutkan.
Kabar lain menyebutkan saat kejadian suami korban, berinisial I (36) tengah pergi belanja dengan salah seorang anaknya saat kembali menemukan istrinya sudah tidak bernyawa dengan posisi tergantung.
Diketahui baru dua bulan melahirkan, korban yang berdomisili di Gampong Geulumpang Payon itu diduga nekat mengakhiri hidupnya secara tragis, dengan gantung diri karena depresi.
Kasat Reskrim Polres Abdya, AKP Erjan Dasmi, STP mengatakan, kasus ini bermula saat mertua korban, yang bernama Sukmiati (62) sekira pukul 10.00 Wib mendatangi rumah korban.
“Saat tiba dirumah korban Sukmiati memanggil korban namun tidak ada jawaban, katanya.
Kemudian, saksi langsung membuka paksa pintu belakang rumah korban dan langsung masuk serta melihat korban dalam keadaan tergantung diruangan tengah rumah korban.
“Saksi Sukmiati memanggil warga seputaran rumah korban dan setelah warga datang korban diturunkan oleh warga sesuai dengan permintaan keluarga korban, terang Erjan.
AKP Erjan menyebutkan, korban diduga bunuh diri karena depresi, mengingat ibu lima orang anak tersebut selama ini tidak ada permasalahan dalam keluarganya.
“Informasinya tadi pagi juga sempat
melakukan komunikasi yang baik dengan suaminya, tetapi suaminya memang menyebutkan kondisi saat ini korban ada sedikit gangguan di kepala (pikiran sering kosong) pasca melahirkan. Saat ini korban juga dikatakan sedang dalam perawatan sehari-hari baik di rumah sakit dan pengobatan tradisional di Gampong,” sebut Erjan.
Seutas tali Nilon, Alat yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya.
“Korban saat ini sudah kita bawa ke rumah sakit untuk visum,” pungkas Ejan.
Reporter: Rusman










