Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kemenkumham akan Bangun Dua Lapas di Aceh

Admin1 by Admin1
06/01/2021
in Nanggroe
0
Ditjen PAS Pindahkan 41 Napi Bandar Narkoba ke Nusakambangan

Ilustrasi

BANDA ACEH — Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) membangun dua lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Aceh. Pembangunan guna mengatasi persoalan kelebihan daya tampung lapas dan rutan di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Aceh Heni Yuwono mengatakan dua lapas tersebut dibangun di Kota Lhokseumawe dan Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara. “Tahun ini, Aceh mendapat alokasi anggaran membangun dua lapas. Dua lapas tersebut bisa menjadi solusi menyelesaikan persoalannya kelebihan daya tampung lapas dan rutan di Aceh,” kata Heni Yuwono di Banda Aceh, Rabu (6/1).

Di Aceh, ada 18 lapas dan delapan rumah tahanan negara (rutan) yang tersebar di 23 kabupaten kota dengan kapasitas atau daya tampung hanya 4.105 orang. Sedangkan penghuni lapas dan rutan sekarang ini mencapai 7.900 lebih terdiri 6.200 narapidana atau warga binaan dan selebihnya merupakan tahanan.

Ia mengatakan persoalan kelebihan daya tampung tersebut tidak hanya terjadi di Aceh, tetapi juga terjadi di lapas dan rutan seluruh Indonesia. “Kendati begitu, kami juga terus mencari solusi menyelesaikan masalah ini selain membangun lapas dan rutan baru. Upaya yang dilakukan dengan memetakan daya tampung lapas dan rutan di Aceh,” kata Heni Yuwono.

Dari pemetaan ini akan diketahui tingkat hunian lapas dan rutan tersebut. Selanjutnya mendistribusikan warga binaan dari lapas dan rutan yang sudah sangat penuh ke lapas dan rutan yang daya tampungnya masih bisa ditambah.

“Pemerataan distribusi warga binaan ini menjadi solusi disamping pembangunan lapas dan rutan baru. Kami juga mengharapkan dukungan pemerintah daerah membantu masalah kelebihan daya tampung tersebut,” kata Heni Yuwono.

Sumber: republika.co.id

Previous Post

Forkopimda Aceh Ajak Masyarakat Disiplin Terapkan 3M

Next Post

PBB Kecam Kerusuhan Pendukung Trump di Gedung Kongres AS

Next Post
PBB Kecam Kerusuhan Pendukung Trump di Gedung Kongres AS

PBB Kecam Kerusuhan Pendukung Trump di Gedung Kongres AS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bedah Rumah Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Bantuan Polres Pidie Jaya Sentuh Persoalan RTLH yang Masih Membayangi Warga

Bedah Rumah Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Bantuan Polres Pidie Jaya Sentuh Persoalan RTLH yang Masih Membayangi Warga

03/07/2026
Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

03/07/2026
Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

03/07/2026
IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

03/07/2026
Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz  Dunia

Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz Dunia

03/07/2026

Terpopuler

Ditjen PAS Pindahkan 41 Napi Bandar Narkoba ke Nusakambangan

Kemenkumham akan Bangun Dua Lapas di Aceh

06/01/2021

Warga Minta Jalan Lintas Desa Abdya Segera di Hotmix, PUPR: Tahun ini Dikerjakan

Ohku, Kas Ada Tapi Gaji Belum Cair: Tunggakan Aparatur Gampong Pidie Jaya Capai Rp14,4 Miliar

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com