Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pedagang Tahu Keluhkan Harga Bahan Baku yang Mahal

Admin1 by Admin1
07/01/2021
in Ekonomi
0
Pedagang Tahu Keluhkan Harga Bahan Baku yang Mahal

BANDA ACEH – Produsen tahu di Desa Blower, Kecamatan Baiturahman, Banda Aceh, Aceh kembali memproduksi tahu dalam kapasitas terbatas. Sebelumnya, pabrik tahu di desa ini sempat tutup lantaran mahal dan langkanya bahan baku kedelai.

Meski harga kedelai naik dari Rp350.000 menjadi Rp500.000 per sak berisi 50 kilogram, namun produsen terpaksa membelinya. Imbasnya, kenaikan harga jual tahu di pasaran hanya bisa untuk menutupi harga bahan baku.

Salah satu pemilik usaha tahu, Munarwan mengatakan, harga jual tahu di pasaran memaksa produsen tahu nyaris tidak bisa mengambil untung. Kini, produsen terpaksa menaikkan harga jual tahu kepada para pedagang.

“Jika sebelumnya produsen menjual ke pedagang dengan harga Rp100.000 per ember, kini naik Rp120.000 per ember,” kata Munarwan juga mengaku saat ini produsen belum mampu untuk memenuhi permintaan konsumen di pasaran.

Para produsen meminta pemerintah untuk menyediakan bahan baku serta bisa memberikan subsidi bagi mereka.

“Minta pemerintah membantu ketersediaan bahan baku agar produksi bisa kembali berjalan seperti biasa,” katanya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Obama Sebut Rusuh Capitol Dipicu Kebohongan Presiden Trump

Next Post

BKSDA Tunggu Hasil Labfor Matinya Gajah di Aceh Utara

Next Post
Anak Gajah di Pijay Aceh Terjerat Nilon

BKSDA Tunggu Hasil Labfor Matinya Gajah di Aceh Utara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bedah Rumah Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Bantuan Polres Pidie Jaya Sentuh Persoalan RTLH yang Masih Membayangi Warga

Bedah Rumah Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Bantuan Polres Pidie Jaya Sentuh Persoalan RTLH yang Masih Membayangi Warga

03/07/2026
Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

03/07/2026
Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

03/07/2026
IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

03/07/2026
Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz  Dunia

Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz Dunia

03/07/2026

Terpopuler

Pedagang Tahu Keluhkan Harga Bahan Baku yang Mahal

Pedagang Tahu Keluhkan Harga Bahan Baku yang Mahal

07/01/2021

Warga Minta Jalan Lintas Desa Abdya Segera di Hotmix, PUPR: Tahun ini Dikerjakan

Ohku, Kas Ada Tapi Gaji Belum Cair: Tunggakan Aparatur Gampong Pidie Jaya Capai Rp14,4 Miliar

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com