Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Ahli Sebut Potensi Gelombang Baru Corona Muncul 2022

Admin1 by Admin1
17/02/2021
in Kesehatan
0
Kasus Covid-19 Aceh Bertambah Tiga lagi, Total Menjadi 69 Orang

Ilustrasi Covid-19 (Foto: Net)

Jakarta – Gelombang baru pandemi Covid-19 diprediksi akan terjadi pada akhir 2021 atau awal 2022. Prediksi itu muncul berdasarkan pengalamannya meneliti penyakit influenza di Michigan, Amerika Serikat (AS) tahun 1918.

Ilmuwan Universitas Michigan, Siddharth Chandra mengatakan penurunan kasus Covid-19 yang terjadi dalam beberapa waktu ini bisa jadi bukan pertanda pandemi akan berakhir. Penelitian dilakukan Chandra dan rekan telah diterbitkan di American Journal of Public Health.

“Hal-hal buruk masih bisa terjadi satu atau dua tahun dari sekarang meskipun kami melihat penurunan jumlah kasus sekarang,” ujar Chandra dilansir dari Futurity.

Chandra telah mempelajari penyakit influenza pada 1918 yang menewaskan sekitar 15.000 penduduk Michigan, AS selama satu dekade. Menggunakan data dari tahun 1918-1920, Chandra mengidentifikasi ada empat gelombang yang berbeda selama penyakit menyebar di wilayah tersebut.

Pertama, gelombang puncak pertama terjadi pada Maret 1918. Kemudian terjadi lonjakan kasus kedua yang jauh lebih besar pada Oktober 1918, yang membuat gubernur Michigan memberlakukan larangan pertemuan publik di seluruh negara bagian.

“Sama seperti pembatasan yang diberlakukan selama pandemi Covid-19,” ujarnya.

Setelah tiga minggu dari gelombang kedua, jumlah kasus menurun dan larangan dicabut. Namun, kebijakan itu menyebabkan puncak baru pada Desember 1918.

“Larangan itu tidak menghentikan penyebaran flu. Ini hanya menunda lonjakan kasus,” ujar Chandra.

Setelah tiga gelombang itu, Chandra menyampaikan gelombang baru dengan jumlah kasus lebih tinggi dari gelombang sebelumnya terjadi 18 bulan kemudian atau pada Februari 1920. Jumlah kasus pada gelombang itu lebih tinggi dari Oktober 1918.

Mengutip MSU, gelombang baru pendemi influenza diduga disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya cuaca dingin. Dia mengatakan suhu dingin dengan kelembaban rendah kemungkinan besar memberikan kondisi optimal bagi virus untuk hidup dan menyebar.

Faktor lain yang memperparah penyebaran adalah tidak ada vaksin di masa itu.

“Pada 1918, tidak ada harapan untuk vaksin. Di 2021, kita memiliki vaksin yang tersedia,” katanya.

Belajar dari pengalaman pandemi influenza 1918, ada kemungkinan lonjakan seperti Februari 1920 akan terjadi pada akhir 2021 atau awal 0222.

“Begitu banyak orang akan tetap rentan sampai mereka mendapatkan vaksin,” ujar Chandra.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Kuasa Hukum Tgk. Janggot Mohon Perlidungan Saksi dan Korban kepada LPSK RI

Next Post

Saudi Tangkap Para Ulama yang Mengancam Kekuasaan Kerajaan

Next Post

Saudi Tangkap Para Ulama yang Mengancam Kekuasaan Kerajaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kasdam Iskandar Muda Kunker ke Kodim 0107/Aceh Selatan, Tekankan Profesionalisme dan Peran Strategis Babinsa

Kasdam Iskandar Muda Kunker ke Kodim 0107/Aceh Selatan, Tekankan Profesionalisme dan Peran Strategis Babinsa

11/06/2026
Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

11/06/2026
BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

11/06/2026
Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

11/06/2026
Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com