BLANGPIDIE – Personel Polres Aceh Barat Daya mengelar Apel Operasi Keselamatan Seulawah tahun 2021 yang berlangsung di Mapolres setempat, jalan Bukit Hijau Kompleks Perkantoran, Gampong Keude paya, Blangpidie, Senin (12/04/2021).
Kapolres Abdya, Muhammad Nasution, SIK yang bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam amanatnya menyampaikan bahwa, Apel Gelar Pasukan itu dilaksanakan sebagai upaya menciptakan kondisi aman menjelang bulan Suci Ramadhan 1442 H di tengah pandemi Corona Virus Disease-19.
“Selain itu, apel ini juga untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Personel maupun sarana dan prasarana pendukung lainnya. Sehingga kegiatan Operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,” ungkap Muhammad Nasution.
Kapolres Nasution melanjutkan. Tujuan operasi ini adalah untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunnya angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas secara umum di wilayah hukum Polda Aceh dan khusunya wilayah hukum Polres Abdya, dengan sasaran meliputi segala potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang dapat menghambat dan mengganggu
Kamseltibcarlantas serta penyebaran Covid-19.
Ia juga mengatakan, menjelang bulan Ramadhan tentunya aktivitas pada pusat keramaian akan meningkat. Peningkatan aktivitas masyarakat itu tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, gangguan Kamseltibcar Lantas, dan pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19.
“Oleh karena itu, Polri menyelengarakan Operasi Keselamatan 2021 yang akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai dari tanggal 12 April 2021 sampai dengan tanggal 25 April 2021, dengan mengedepankan kegiatan Preemtif dan Preventif secara humanis, serta penerapan Prokes guna memutus rantai penyebaran Covid-19 dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan,” terangnya.
Polres Abdya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan mudik pada saat hari raya Idul Fitri
dan libur panjang.
“Kepada para personel di jajaran Polres Abdya, Pengamanan ini tidak boleh
dianggap sebagai agenda rutin
tahunan biasa, sehingga menjadikan
kita cenderung Under Estimate dan
kurang waspada terhadap setiap
dinamika perkembangan masyarakat,
apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini, kita harus lebih peduli. Jangan
sampai kegiatan ibadah Ramadhan
menimbulkan Klaster-klaster baru
penyebaran Covid-19,” tengas Muhammad Nasution.
Ia juga mengakui saat ini ada beberapa aspek kerawanan yang perlu diatisipasi salah satunya adalah ancaman terorisme.
“Berdasarkan Mapping kerawanan
yang telah dilakukan, ada beberapa
presiksi gangguan Kamtibmas yang
harus kita antisipasi, antara lain
ancaman Terorisme dan Radikalisme.
ancaman Sabotase, penyalahgunaan
Narkoba, pesta Miras, AKSI perusakan
fasilitas umum, aksi Kriminalitas
seperti Curat, Curas, Curanmor
Tawuran antar kelompok pemuda atau
antar Kampung, Balap Liar, Kemacetan dan kecelakaan Lalu Lintas maupun
ancaman Bencana Alam,” ungkap Kapolres.
Dalam amatan itu, diharapkan kepada seluruh Kesatuan jajaran Polres Aceh Barat Daya agar menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif serta cara bertindak yang tepat, efektif dan efisien dalam mengatasi berbagai
potensi gangguan yang ada, sesuai
dengan karekteristik kerawanan.
Reporter: Rusman











