Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

BMKG Diminta Tingkatkan Inovasi Informasi Prakiraan Cuaca

Admin1 by Admin1
10/05/2021
in Nanggroe
0
BMKG Diminta Tingkatkan Inovasi Informasi Prakiraan Cuaca

BANDA ACEH – Badan. Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh  diminta untuk memperkuat sistem informasi prakiraan cuaca dengan memanfaatkan media sosial, sehingga masyarakat dengan mudah mendapatkan informasi cuaca hariannya.

Hal itu disampaikan Gubernur Aceh Nova Iriansyah saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran BMKG Aceh, di Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (10/5/2021).

“Informasi sifatnya ringan diberikan inovasi. Misalnya dengan memanfaatkan media sosial untuk menginformasikan cuaca, sehingga masyarakat khususnya anak muda lebih melek dengan BMKG,” ujarnya.

Menurut Nova, hingga saat ini, pengetahuan dan interes masyarakat seputar BMKG itu masih belum masif. Bahkan anak muda pun masih belum konsert terhadap BMKG. Maka itu, BMKG harus lebih banyak membentuk forum yang bersifat mengajak masyarakat untuk sadar tentang cuaca melalui BMKG.

“Kalau masyarakat sudah konsert terhadap cuaca, seperti setiap pergerakan mereka ngecek cuaca sudah masif, maka itulah tingkat sukses BMKG sudah optimal. Sebab salah satu indikator negara maju masyarakatnya konsert terhadap cuaca,” kata Nova.

Sementara itu, Kepala BMKG Aceh Nasrol Adil, mengatakan Aceh memiliki potensi besar mengalami cuaca ekstrim, karena secara geografis terletak di Samudera Hindia dan Teluk Benggala. Sehingga BMKG mencatat kerap kali siklon tropis memasuki wilayah koordinat, yang menyebabkan banjir dan angin kencang di wilayah Aceh.

Namun demikian, saat ini, BMKG Aceh sering mengalami kesulitan mendeteksi karena hanya memiliki 1 radar cuaca yang hanya ada di Banda Aceh yang mana cakupannya hanya sampai Aceh Barat saja, sedangkan Aceh bagian tengah, timur dan tenggara belum bisa tercover karena keterbatasan alat.

Untuk mengcover semua wilayah Aceh, kata Nasrol, dibutuhkan penambahan 1 alat radar cuaca yang di tempatkan Di Bener Meriah atau Aceh Tengah, dengan demikian 12 kabupaten dan kota lainya bisa di cover.

Ia mengungkapkan, peralatan sensor hujan dan iklim itu sangat berguna dan penting sekali untuk semua kalangan, seperti untuk penentuan perencanaan pembangunan PUPR dan pertanian, sehingga bisa menetapkan kalender pembangunan dan tanam dengan penyesuian terhadap iklim

“Maka itu kami meminta dukungan bapak Gubernur untuk dapat menjadikan kami salah satu instansi pendukung bagi pembanguan baik itu secara fisik maupun non fisik,” katanya.

Dalam tahun ini, ia melaporkan BMKG Aceh juga memiliki program kegiatan pendidikan bagi nelayan. Jadi nelayan akan mempelajari bagaiman menganalisis cuaca alam sebelum pergi melaut dan mengetahui titik spot ikan sehingga mereka bisa mendeteksi dimana letak ikan didekati nelayan.

Turut mendampingi Gubernur dalam pertemuan itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Mawardi, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ilyas, dan jajaran BMKG Aceh.

Pertemuan itu menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, dan menjaga jarak, agar terhindar dari penularan Covid-19. []

Previous Post

Sekda Minta Dokter Spesialis Terapkan Program BEREH di Rumah Sakit

Next Post

Gubernur dan Pimpinan DPRA Kunjungi RICU Pinere RSUDZA Saat Dinihari

Next Post
Gubernur dan Pimpinan DPRA Kunjungi RICU Pinere RSUDZA Saat Dinihari

Gubernur dan Pimpinan DPRA Kunjungi RICU Pinere RSUDZA Saat Dinihari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

18 Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara Terima Santunan Kematian

18 Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara Terima Santunan Kematian

05/06/2026
PN Banda Aceh Jatuhkan Pidana Pelayanan Masyarakat kepada Anak Pelaku Pencurian

PN Banda Aceh Jatuhkan Pidana Pelayanan Masyarakat kepada Anak Pelaku Pencurian

05/06/2026
Bupati Aceh Tamiang Terima Kunjungan Kodaeral 1 Bahas Langkah Strategis

Bupati Aceh Tamiang Terima Kunjungan Kodaeral 1 Bahas Langkah Strategis

05/06/2026
Akun TikTok Catut Nama Wali Kota Banda Aceh, Pemko Tegaskan Hoaks

Akun TikTok Catut Nama Wali Kota Banda Aceh, Pemko Tegaskan Hoaks

05/06/2026
Raih WTP Ke-11, Abi Roni: Ini Bukti Komitmen Pengelolaan Keuangan Daerah yang Akuntabel

Raih WTP Ke-11, Abi Roni: Ini Bukti Komitmen Pengelolaan Keuangan Daerah yang Akuntabel

05/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

23 Tahun Wafat, Pengaruh Abu Muhammad Ali Alfalaki Tetap Hidup: Ribuan Jamaah Padati Haul di Teupin Raya

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Krak, Prabowo Mau Sambungkan Rel KA dari Lampung Sampai Aceh

BMKG Diminta Tingkatkan Inovasi Informasi Prakiraan Cuaca

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com