Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Cegah Stunting, Ketua PKK Aceh Ajak Masyarakat Gemar Konsumsi Ikan

Admin1 by Admin1
23/06/2021
in Nanggroe
0
Cegah Stunting, Ketua PKK Aceh Ajak Masyarakat Gemar Konsumsi Ikan

BANDA ACEH – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dyah Erti Idawati, mengajak seluruh masyarakat Aceh agar dapat membudayakan gemar mengkonsumsi ikan. Karena ikan merupakan sumber protein hewani yang bagus untuk mendukung perbaikan gizi dalam penanganan stunting bagi anak di Aceh.

Hal itu disampaikan Dyah saat meninjau pasar Rumah Ikan Higienis yang merupakan pusat display produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Aceh yang berlokasi di Lamdingin, Banda Aceh, Rabu (23/6/2021).

Turut mendampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh Aliman, Ketua Dharma Wanita Persatuan DKP Aceh Cut Badria Laili, Pembina Mutu Hasil Pengolahan Perikanan Cut Sri Haswirna dan seluruh jajaran Pokja PAUD dan PKK Aceh. “Dalam upaya mencegah stunting, masyarakat harus merubah pola konsumsi mereka, yaitu dengan membudayakan gemar makan ikan, bukan hanya sekedar kenyang tapi perhatikan gizi dan proteinnya,” kata Dyah.

Karenanya, kata Dyah, untuk mewujudkan semua itu, dibutuhkan kerjasama lintas sektor serta seluruh pihak untuk menangani kasus stunting di Aceh. Yaitu dengan melakukan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya mengkonsumsi ikan bagi pertumbuhan anak. “Tentunya ini melibatkan instansi pemerintahan baik DKP, Dinas Sosial dan bahkan pihak sekolah pun harus ikut giat mengedukasi gemar makan ikan ini, mulai dari PAUD, TK, dan terpenting adalah SMA,” katanya.

Wanita yang juga Ketua Dekranasda Aceh itu menambahkan, program makan ikan tersebut harus diedukasi sedari dini mungkin pada anak-anak usia pelajar, selain mencerdaskan, tapi juga menjadi bekal bagi mereka sebelum melanjutkan ke jenjang pernikahan. Dengan begitu, gemar makan ikan ini akan semakin membudaya dan menjadi gaya hidup masyarakat.

Dyah berharap, melalui program gemar makan ikan, masyarakat khususnya orang tua dan anak-anak di Aceh semakin mengerti akan pentingnya mengkonsumsi ikan, sebab ikan kaya akan protein yang sangat baik dan dibutuhkan untuk perkembangan otak anak. “Dengan makan ikan anak menjadi pintar. Melalui merekalah nantinya yang akan mengubah nasib keluarga dan bahkan bangsa melalui intelegensi yang mereka miliki,” pungkas Dyah.

Sementara itu, Pembina Mutu Hasil Pengolahan Perikanan Cut Sri Haswirna mengaku sebagai upaya peningkatan konsumsi ikan, di tahun 2021 DKP Aceh memiliki program Safari Gemarikan Aceh.

Yang bertujuan untuk percepatan penurunan stunting melalui pemenuhan gizi masyarakat khususnya gemar makan ikan. Kemudian program itu juga akan mempromosikan produk perikanan lokal kepada masyarakat luas dalam rangka mengenalkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan lokal. “Seperti hari ini kita buka pasar produk olahan ikan binaan DKP Aceh di gedung UPTD Pasar Kawasan Konservasi Perairan Daerah, setiap hari kita buka dan khusus hari Rabu kita selalu sediakan ikan segar di sini,” ujarnya.

Ia melanjutkan, program Safari Gemarikan Aceh itu juga turut mendukung pemulihan ekonomi masyarakat melalui penyerapan ikan dan produk olahan dari UMKM yang kemudian dipasarkan di Rumah Ikan Higienis. Tentunya program itu mampu meningkatkan peran masyarakat dalam rangka peningkatan konsumsi ikan.

Usai mengunjungi pasar Rumah Ikan Higienis, Dyah beserta Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh Aliman, Ketua DWP DKP Aceh Cut Badria Laili, dan Pembina Mutu Hasil Pengolahan Perikanan Cut Sri Haswirna, mengunjungi Gudang Beku Terintegrasi atau “cold storage” yang berada di Kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lampulo.

Dyah beserta rombongan menyaksikan proses awal hingga akhir pembekuan ikan sebelum akhirnya di pasarkan dan di ekspor ke luar negeri. Kunjungan itu menerapkan protokol kesehatan ketat yaitu memakai masker dan menjaga jarak.

Previous Post

Gubernur Aceh Kembali Perpanjang PPKM Mikro

Next Post

Tokoh Muda Aceh Apresiasi Kehadiran Kapal Aceh Hebat

Next Post
Tokoh Muda Aceh Apresiasi Kehadiran Kapal Aceh Hebat

Tokoh Muda Aceh Apresiasi Kehadiran Kapal Aceh Hebat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Pembahasan Revisi UUPA

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Pembahasan Revisi UUPA

14/04/2026
Nasdem Aceh Minta Tempo Minta Maaf Terbuka

Nasdem Aceh Minta Tempo Minta Maaf Terbuka

14/04/2026
Wabup Abdya Kunjungi Warga Cot Mane, Pastikan Pembangunan Rumah Layak Huni

Wabup Abdya Kunjungi Warga Cot Mane, Pastikan Pembangunan Rumah Layak Huni

14/04/2026
Siswa SMPN 2 Peukan Bada Kunjungi Museum Indrapurwa

Siswa SMPN 2 Peukan Bada Kunjungi Museum Indrapurwa

14/04/2026
Sinergi Tiga Lembaga Percepat Sertifikasi Wakaf di Aceh, Lindungi Aset Umat dari Sengketa

Sinergi Tiga Lembaga Percepat Sertifikasi Wakaf di Aceh, Lindungi Aset Umat dari Sengketa

14/04/2026

Terpopuler

Muscab PKB Pidie Lahirkan 7 Nama Kadidat Ketua

Muscab PKB Pidie Lahirkan 7 Nama Kadidat Ketua

13/04/2026

Gubernur Mualem Tunjuk Nurlis Jadi Jubir

Krak, Warga Tak Terdata JKA Diberi Kesempatan Sanggah

Pemerintah Aceh Didesak Laporkan IUP PT. Linge Mineral Resource ke Pemerintah Pusat

Cegah Stunting, Ketua PKK Aceh Ajak Masyarakat Gemar Konsumsi Ikan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com