Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Kenapa Negara-negara Arab ‘Pasrah’ Tak Balas Amukan Iran?

redaksi by redaksi
22/07/2026
in Internasional
0
Kenapa Negara-negara Arab ‘Pasrah’ Tak Balas Amukan Iran?

Iran serang negara-negara Arab tanpa mendapatkan balasan. (via REUTERS/IRIB)

Jakarta – Perang Amerika Serikat vs Iran sebagian besar berdampak pada negara-negara Timur Tengah.

Bahrain, Kuwait, Qatar, Oman, Uni Emirat Arab (UEA), hingga Arab Saudi menjadi target hantaman Iran, karena menyimpan aset militer AS dan dituduh Iran membiarkan pasukan AS meluncurkan serangan dari wilayah mereka.

Gempuran Iran terhadap enam negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) tersebut telah mengakibatkan kerugian yang sangat besar. Kilang minyak rusak, pembangkit listrik rusak, dan berbagai kerusakan lainnya pada sektor energi negara-negara Arab.

Menurut perkiraan Rystad Energy pada April, kerugian imbas perang ini mencapai US$58 miliar dolar (sekitar Rp1.036 triliun).

Ini baru perkiraan per April. Pertempuran terbaru yang meletus awal bulan ini tidak termasuk.

Pekan ini saja, sebuah pembangkit listrik dan pabrik desalinasi utama di Kuwait diserang dua kali dalam dua hari.

Secara lebih luas, serangan Iran juga telah merusak kepercayaan dan keamanan di negara-negara Teluk, mengganggu pariwisata dan perjalanan udara, serta mendorong sejumlah ekspatriat mengungsi.

Meskipun serangan ini telah dikecam keras oleh para pemimpin negara Arab, faktanya, mereka tidak membalas Iran secara militer.

Peneliti senior di Pusat Demokrasi, Pembangunan, dan Supremasi Hukum Universitas Stanford, Hesham Sallam, mengatakan ‘pasrah’nya negara-negara Arab tersebut bukan tanpa alasan. Negara-negara tetangga Iran justru tidak mau menimbulkan biaya “yang tidak ingin ditanggung” mereka di kemudian hari.

“Eskalasi lebih lanjut dengan Iran akan menimbulkan biaya yang tidak ingin ditanggung oleh pemerintah-pemerintah tersebut,” kata Sallam kepada CNN.

Sallam berujar negara-negara Teluk telah membangun sebagian besar legitimasi domestik dan internasional mereka di sekitar visi ambisius tentang pertumbuhan, investasi, pariwisata, pengembangan infrastruktur, dan integrasi yang lebih dalam ke pasar global.

“Konflik yang semakin intensif dengan Iran dapat membahayakan proyek-proyek modernisasi yang telah mereka investasikan secara besar-besaran, baik secara politik maupun finansial,” ucapnya.

Ian Parmeter, pakar Timur Tengah sekaligus mantan Duta Besar Australia untuk Lebanon, juga menyampaikan negara-negara Arab tahu bahwa intervensi mereka di konflik ini cuma akan memperpanjang perang dan memperburuk keadaan.

Tidak seperti AS yang berjarak ribuan mil dari Iran, negara-negara Teluk “sangat menyadari bahwa apa pun yang terjadi di masa depan mereka, mereka akan memiliki Iran sebagai tetangga.”

“Mereka harus hidup berdampingan dengan Iran,” ucap Parmeter kepada CNN.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

Next Post

Pemkab Aceh Selatan Mantapkan Usulan 9 Titik WPR, Libatkan Camat, Keuchik, dan Elemen Masyarakat

Next Post
Pemkab Aceh Selatan Mantapkan Usulan 9 Titik WPR, Libatkan Camat, Keuchik, dan Elemen Masyarakat

Pemkab Aceh Selatan Mantapkan Usulan 9 Titik WPR, Libatkan Camat, Keuchik, dan Elemen Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Azhari Cage: Dari Rimba Aceh Jadi ‘Singa’ Senayan

31/10/2026
STAI Nusantara Banda Aceh Tutup PPKM Internasional di Pulau Pinang, 15 Mahasiswa Kembali ke Aceh

STAI Nusantara Banda Aceh Tutup PPKM Internasional di Pulau Pinang, 15 Mahasiswa Kembali ke Aceh

31/10/2026
Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

31/10/2026
Banjir Lumpuhkan Mesin Kapal, 14 Nelayan Pidie Jaya Dibantu KKP

Banjir Lumpuhkan Mesin Kapal, 14 Nelayan Pidie Jaya Dibantu KKP

31/10/2026
Kabar Gembira bagi Fresh Graduate! Kantor DPD RI Provinsi Aceh Buka 6 Posisi Magang, Ini Cara Daftarnya

Kabar Gembira bagi Fresh Graduate! Kantor DPD RI Provinsi Aceh Buka 6 Posisi Magang, Ini Cara Daftarnya

31/10/2026

Terpopuler

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

30/10/2026

Ohku, Sengketa Tanah Wakaf Memanas, Warga Pasang Spanduk Larangan di MAN 1 Pidie Jaya

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Absen di Apel dan Sumpah Pemuda, Bos J Sentil Wabup Pidie Jaya: Jabatan Bukan Sekadar Simbol

26 Peserta Peukan Bada Masuk Final MTQ Ke-35 Kabupaten Aceh Besar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com