Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Israel Disarankan Segera Duduki Jalur Gaza

Admin1 by Admin1
05/07/2021
in Internasional
0

Jakarta – Kegagalan berulang menghalangi Hamas membuat Israel dinilai perlu menduduki Jalur Gaza dan dan menggulingkan kelompok militan Palestina itu.

Saran tersebut diungkap oleh sebuah lembaga penelitian keamanan Israel.

Pakar keamanan Israel dari Institut Strategi dan Keamanan Yerusalem, Omer Dostri dalam artikel yang dimuat Kantor Berita Sama menganggap Israel harus memiliki berbagai pendekatan untuk menghadapi ancaman.

“Israel memiliki hak untuk mengadopsi pendekatan bertahap dalam menghadapi berbagai ancaman yang dihadapinya,” kata Dostri dilansir dari Middle East Monitor.

Dalam makalahnya, Dostri menyebut Israel harus memilah setiap ancaman, dari yang paling ringan hingga berat, dengan fokus sebanyak mungkin pada ancaman paling serius, yaitu program nuklir Iran.

“Pendekatan ini pertama-tama membutuhkan kebijakan untuk menghalangi Hamas, dengan tujuan menggulingkan kekuasaannya, sebagai langkah menuju ancaman berikutnya,” ujarnya berpendapat.

Dia melihat ancaman yang ditimbulkan oleh Jalur Gaza bersifat sekunder, dibandingkan dengan ancaman lain seperti front Libanon dan Iran.

Akan tetapi persenjataan Hamas yang terus berlanjut, dan kegagalan Israel untuk mencegahnya selama bertahun-tahun, meningkatkan ancaman dari waktu ke waktu, dan mungkin berkembang menjadi ancaman. Ancaman yang sama pentingnya dengan front Libanon.

Peneliti Israel mengklaim bahwa dalam perang multi-pertempuran, Israel diharapkan untuk berperang di tiga front utama, Libanon, Dataran Tinggi Golan dan Gaza.

Sementara serangan udara yang dilakukan oleh rudal jarak jauh atau alat peledak dari Irak dan Yaman menyediakan lahan subur untuk pangkalan militer Iran, melalui milisi Irak dan Houthi di Yaman. Dalam situasi seperti itu, Hamas mungkin menjadi pengganda kekuatan bagi upaya Iran untuk menyakiti Israel.

Setelah menggulingkan Hamas, Dostri menyarankan Israel memperkuat pencegahan terhadap Hizbullah di Libanon, kemudian fokus secara eksklusif pada ancaman program nuklir Iran.

Untuk mengurangi ancaman, Dostri menilai, Israel pertama-tama harus melenyapkan Hamas.

“Karena dalam beberapa dekade terakhir, ia telah menjadi kekuatan pemerintah penting yang bertanggung jawab atas Jalur Gaza dan penduduknya, membuatnya rentan terhadap pencegahan karena ketakutannya atas kehilangan kendali.”

Dia berpendapat bahwa Hamas masih berpegang teguh pada ideologi Islam radikal.

“Israel harus menanggapi Hamas dengan lebih banyak daya tembak terhadap target dengan kualitas yang jauh lebih tinggi, dan dengan jumlah serangan yang jauh lebih besar, terhadap peluncuran roket apa pun dari Gaza.”

Dostri menegaskan bahwa Israel juga harus menerapkan kebijakan ini untuk menerbangkan balon api dan peluncur peledak, atau mengirim aktivis untuk melakukan tindakan kekerasan di dekat perbatasan.

Dostri menyimpulkan bahwa Israel harus mengutamakan strategi mencegah, dengan mulai menerapkan strategi pertempuran antara perang di Gaza.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Epidemiolog: Anies Usul Pengetatan Sejak Mei, Ditolak Pusat

Next Post

Keluarga Mengamuk Usai Pasien Wafat Divonis Covid di Madura

Next Post
RI Cetak Rekor Covid, Tertinggi Kedua di Asia setelah India

Keluarga Mengamuk Usai Pasien Wafat Divonis Covid di Madura

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

1.000 Paket Pangan Subsidi Dibagikan untuk Warga Banda Aceh

1.000 Paket Pangan Subsidi Dibagikan untuk Warga Banda Aceh

11/04/2026
Tim BRIN Kunjungi DKP Perkuat Kolaborasi Riset Kelautan dan Perikanan

Tim BRIN Kunjungi DKP Perkuat Kolaborasi Riset Kelautan dan Perikanan

11/04/2026
Penyintas Bencana Aceh Timur Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

Pembersihan Lumpur Sisa Banjir di Aceh Dipastikan Terus Berjalan

11/04/2026
Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Tamiang

Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Tamiang

11/04/2026
Sekda Serahkan Penghargaan API Award 2025 Kepada Pengelola Arung Jeram Lukup Badak

Sekda Serahkan Penghargaan API Award 2025 Kepada Pengelola Arung Jeram Lukup Badak

11/04/2026

Terpopuler

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

09/04/2026

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

Heri Ahmadi dan 4 Tokoh Lainnya Dicalonkan Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com