BANDA ACEH – Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh yakni Muhammad MTA mengatakan bahwa Gubernur Aceh menegaskan bahwa program-program yang berkode “Apendiks” akan di silpakan dan kemudian akan disusun kembali ke dalam program yang berpihak kepada rakyat.
Hal ini diungkapkan MTA pada saat menjadi narasumber pada Focus Zoom Discussion yang di selenggarakan oleh Pospera Aceh pada Sabtu, 10 Juli 2021 silam.
MTA juga membantah bahwa kode “Apendiks” tersebut bukanlah kode untuk pak gubernur meminta uang guna persiapan Pilkada mendatang. Seperti saat ini yang menjadi isu liar ditengah pembahasan publik.
Akan tetapi kode Apendiks tersebut adalah kode internal Pemerintah Aceh dalam menyikapi program-program yang tidak lengkap secara dokumen, dan hal ini juga sebagai upaya dalam menyelamatkan anggaran rakyat, ungkap MTA.
Selain itu, MTA mengatakan bahwa gubernur juga telah berkomunikasi dengan tim TAPA agar di dalam APBA Perubahan 2021 dimasukkan program Rumah Dhuafa yang anggarannya juga bersumber dari program Apendiks, yang konon katanya anggaran itu bermasalah.
“Insya Allah dalam program perubahan ini, kita sudah mengkomunikasikan dengan tim TAPA, ini memang sudah sangat penting. ”
“Direncanakan pada perubahan ini pemerintah aceh, gubernur sudah menegaskan bahwa realisasi rumah dhuafa yang sempat dikoreksi TAPA bersama badan anggaran yang hari itu menghapuskan rumah dhuafa, gubernur kembali memastikan harus direalisasi di perubahan,” kata MTA lagi.










