Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Polda Aceh Sebut Ada Pihak Sengaja Bikin Isu Penyekatan Seperti Masa Konflik

Admin1 by Admin1
15/07/2021
in Nanggroe
0
Daftar Jalur Tikus Jadetabek yang Disekat Polisi Masa Mudik

BANDA ACEH – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menyebut ada pihak yang sengaja mengembuskan isu soal pos penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Aceh, laksana zaman konflik dulu.

“Ini sangat melenceng dan tidak benar. Penyekatan ini demi keamanan masyarakat dan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 pada PPKM Mikro level 4,” kata Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, Rabu (14/7).

Pos penyekatan yang dibangun merupakan bentuk intervensi untuk membatasi mobilitas masyarakat masuk ke wilayah Banda Aceh, sebagaimana diatur dalam Inmendagri No. 17 Tahun 2021, di mana Kota Banda Aceh dalam status PPKM Mikro Level 4.

Masyarakat Aceh, katanya, tidak perlu takut bila melintasi di pos penyekatan. Sebab pos penyekatan itu untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 dari mobilitas orang yang akan memasuki Kota Banda Aceh, khususnya orang dari luar Provinsi Aceh.

Akan tetapi terhadap masyarakat Aceh, tuturnya, pemeriksaan yang dilakukan di pos penyekatan lebih kepada pemeriksaan Protokol Kesehatan (Prokes) pada saat berkendara.

Apabila tidak sesuai prokes maka akan diminta oleh petugas untuk menerapkannya, “Misalnya soal bila tidak memakai masker, maka petugas akan mengingatkan,” ujarnya.

Sementara untuk angkutan umum, jika tidak menjaga jarak maka petugas akan meminta agar kapasitas dalam angkutan umum tersebut dikurangi, supaya jaga jarak bisa diterapkan.

“Jadi jangan gampang terpengaruh dengan isu-isu yang mengatakan pos penyekatan itu untuk mempersulit,” pungkasnya.

Sumber: merdeka.com

Previous Post

Warga Aceh Diminta Waspada Meski Zona Merah Cuma 1 Daerah

Next Post

Zona Merah Covid-19 di Aceh Cuma Tinggal Banda Aceh

Next Post

Zona Merah Covid-19 di Aceh Cuma Tinggal Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Seorang Remaja Meninggal Saat Snorkeling di Sabang

Ohku, Seorang Remaja Meninggal Saat Snorkeling di Sabang

30/03/2026
Trump Kecewa NATO Tak Bantu Perangi Iran: Jangan Lupakan Momen Ini!

Pejabat Iran Pilihan Trump Tantang AS: Kami Tunggu Kedatangan Amerika!

30/03/2026
Israel Larang Kardinal Masuk Gereja Makam Kudus untuk Misa Suci

Israel Larang Kardinal Masuk Gereja Makam Kudus untuk Misa Suci

30/03/2026
Darwati A Gani Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya

Darwati A Gani Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya

29/03/2026
Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan SK Pembentukan Tim Pemekaran DOB Seuramoe Aceh

Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan SK Pembentukan Tim Pemekaran DOB Seuramoe Aceh

29/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

[Opini] Sinkronisasi Antara Logika & Retorika

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com