Lhokseumawe – Bertempat di Rumah Potong Hewan (RPH) Gampong Paya Puenteut Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe, Kantor Kementerian Agama Kota Lhokseumawe melakukan penyembelihan empat ekor hewan qurban, Rabu 21 Juli 2021.
Kegiatan penyembelihan dimulai pukul 8.30 WIB turut disaksikan Kakankemenag Kota Lhokseumawe Drs. H. Boihakki, M.Sos, Kasubbag Tata Usaha Drs. H. Muzakkir, MA, para Kasi dan Kepala KUA Kecamatan serta ASN dan Karyawan/ti yang ikut berqurban.
Pada kesempatan tersebut panitia pelaksanaan qurban Ruslan. S.Ag., M.Pd mengatakan, Hari ini pihaknya melakukan penyembelihan hewan qurban sebanyak empat ekor, terdiri dari dua ekor sapi dan dua ekor kambing.
“Sebelumnya, kita juga telah mendistribusikan kupon pengambilan daging qurban kepada pihak-pihak yang telah ditentukan,” katanya.
“Panitia telah membagikan kupon pengambilan daging qurban kepada anggota peserta qurban, pegawai, tenaga honorer dan masyarakat sekitar kantor,” terang Ruslan.
Di tempat yang sama Kakankemenag Lhokseumawe Drs. H. Boihakki, M.Sos mengatakan, pelaksanaan qurban tahun ini merupakan bagian dari pelaksanaan ibadah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW dan bentuk penyebaran syiar Islam kepada masyarakat.
“Qurban merupakan salah satu wujud mendekatkan diri kepada Allah, untuk selalu bersyukur, memperkuat silaturrahmi dan ukhwah serta untuk meresapi perjuangan Nabi Ibrahim, anak dan istrinya,” ujar dia.
“Selain itu, kita juga membangun kebersamaan melalui ibadah qurban dengan menciptakan rasa kekeluargaan dan menghayati akan makna qurban, meskipun di tengah suasana new normal covid-19.”
“Ditempat terpisah, Satuan Kerja Madrasah juga melaksanakan penyembelihan hewan qurban yang dilaksanakan di masing-masing Madrasah,” jelas Kakankemenag.
“Untuk jumlah hewan qurban yang disembelih oleh pihak Madrasah juga bervariasi.”
Penyembelihan hewan qurban tersebut dilakukan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), baik peserta qurban, para penyembelih dan penerima daging qurban yang hadir wajib menggunakan masker.
“Proses pembagian daging qurban juga dilakukan secara bertahap-tahap untuk menghindari kerumunan, sebagai bagian dari upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” jelas panitia qurban.










