Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ketua IMPELMONT: Jangan Diam! Pemuda Aceh Besar Harus Menjadi Penyeimbang Pemerintah

Admin1 by Admin1
09/11/2019
in Nanggroe
0

ACEH BESAR – Ketua Ikatan Mahasiswa Pemuda dan Pelajar Montasik (IMPELMONT) Ikhwan Zuhdi, SH menyampaikan sangat prihatin dengan kekisruhan yang terjadi antara Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar.

Ditambah lagi, kata Zuhdi, persoalan disharmonisasi antara Ir. H. Mawardi Ali dan Tgk. H. Husaini A. Wahab kian memanas. Dan dia sangat menyayangkan sikap pemuda-pemuda Aceh Besar yang memilih untuk diam seakan tidak terjadi persoalan apa-apa di Aceh Besar.

“Pemuda Aceh Besar harus peka terhadap kondisi daerah kita yang sedang terjadi saat ini. Sikap kritis atau apatis yang perlu dipertanyakan kembali kepada pemuda-pemuda Aceh Besar,” katanya, Sabtu (9/11/2019).

Lanjutnya, Zuhdi kembali mempertanyakan kemana sejumlah organisasi-organisasi kepemudaan di Aceh Besar. Dirinya sangat mengecewakan dengan diamnya OKP-OKP di Aceh Besar, dan terkesan sudah didiamkan oleh penguasa daerah.

“Pemuda Aceh Besar sedang di uji kembali akan intelektualitas, nalar kritis, integritas, moral, dan kepeduliannya akan masa depan Aceh Besar,” katanya.

Selain itu, Zuhdi juga meminta kepada pemerintah daerah jangan terlalu bermain sandiwara diatas kesenjangan sosial masyarakat Aceh Besar.

“Dengan terjadinya konflik ditubuh pemerintahan Aceh Besar justru akan merugikan proses pembangunan daerah, identitas daerah, dan juga sangat memalukan,” katanya.

“Saya melihat pemuda Aceh Besar harus bisa menjadi penengah antara Bupati dan Wakil Bupati. Pemuda Aceh Besar jangan diam saja,” tambahnya lagi.

Selayaknya pemuda seharusnya jangan hanya menjadi sebagai pengikut, namun lebih dari itu juga harus menjadi penyeimbang pemerintah dan menjadi pengontrol pembangunan daerah.

“Kita selaku pemuda harus bisa menjadi penyeimbang antara pemerintah dengan masyarakat, tentu pemuda harus menjadi bagian daripada extra parlemennya masyarakat,” pungkasnya.[]

Tags: impelmontpemuda aceh besar
Previous Post

Jejak PKI dari Tanah Rencong

Next Post

FKSP Aceh Besar: Diamnya Pemuda, Aceh Besar Sedang Tidak Beres

Next Post

FKSP Aceh Besar: Diamnya Pemuda, Aceh Besar Sedang Tidak Beres

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

04/08/2026
PKB Pidie Jaya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Dayah Istiqamatuddin

PKB Pidie Jaya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Dayah Istiqamatuddin

04/08/2026
Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

04/08/2026
Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

04/08/2026
Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

04/08/2026

Terpopuler

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

03/08/2026

Ketua IMPELMONT: Jangan Diam! Pemuda Aceh Besar Harus Menjadi Penyeimbang Pemerintah

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com