Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Olahraga

PON Papua Semakin Dekat, KONI Aceh Target 15 Besar

Admin1 by Admin1
23/08/2021
in Olahraga
0
PON Papua Semakin Dekat, KONI Aceh Target 15 Besar

Banda Aceh – Menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua yang akan berlangsung hanya dalam waktu 40 hari lagi jelang pembukaan pada 2 Oktober 2021, KONI Aceh terus mematangkan segala persiapan yang telah dimulai jauh-jauh hari.

Persiapan tersebut baik dari sisi pembinaan atlet secara desentralisasi dan sentralisasi sejak 2020, dan persiapan pra kompetisi menjelang dimulainya even olahraga paling bergengsi di Indonesia yang pelaksanaanya kali ini dilaksanakan di Ujung Timur Indonesia, Tanah Papua.

“Saat ini para atlet telah berada pada persiapan khusus, semua cabang sudah melewati persiapan umum. Aceh akan mengirimkan 127 atlet dari 26 cabang olahraga, baik perorangan maupun beregu yang akan berlangsung 2 Oktober sampai 15 Oktober nanti,” kata Sekum KONI Aceh, M. Nasir Syamaun, MPA, Senin 23 Agustus 2021 di Banda Aceh.

Berdasarkan persiapan yang telah dilaksanakan selama dua tahun terakhir ini, sesuai arahan Ketua Umum KONI Aceh H. Muzakir Manaf, M. Nasir optimis Kontingen Aceh akan mampu mencapai prestasi 15 besar dari 34 provinsi seluruh Indonesia yang turut serta di ajang PON XX tahun 2021, Papua.

“Ya, target kita (rangking) 15 besar. Persiapan sudah matang. Kita sudah mempersiapkan diri sejak tahun 2020 lalu. Pembinaan dalam bentuk desentralisasi dan sentralisasi. Pemusatan latihan sudah dilakukan selama 16 bulan dan tersisa sekitar satu bulan efektif,” papar M. Nasir.

Dalam sisa masa persiapan sekitar satu bulan lagi, M. Nasir mendapatkan instruksi dari Mualem—sapaan akrab H. Muzakir Manaf—untuk tetap menjaga ritme persiapan para atlet agar peak performace atau performa maksimal dapat benar-benar tercapai saat atlet berada di arena PON Papua.

Berbicara soal kendala dalam persiapan para atlet dan pelatih, sejauh ini kata M. Nasir, pihaknya tidak mengalami kendala yang cukup berarti. Hanya saja, beberapa program dalam upaya meningkatkan tingkat kompetisi para atlet melalui uji tanding atau try out tidak dapat dilaksanakan karena kondisi Pandemi Covid-19.

“Try out yang sudah diprogramkan saat Pelatda, untuk uji tanding ke provinsi lain, bahkan ada yang keluar negeri tidak dapat terlaksana, karena kondisi pandemi Covid 19.” Kata M. Nasir.

Bahkan direncanakan mendatangkan tiga pelatih asing untuk cabang muaythai dari Thailand, panahan dari Iran, dan taekwondo dari Korea Selatan, juga harus dibatalkan. Saat ini para atlet dari berbagai cabang olahraga ditangani oleh 47 pelatih Aceh, ditambah delapan pelatih nasional.

KONI Aceh yakin prestasi Kontingen PON Aceh akan semakin meningkat, seperti PON sebelumnya. Pada PON XVIII tahun 2012 di Riau Aceh menduduki peringkat 25 dari 34. Selajutnya pada PON XIX tahun 2016 di Jawa Barat, prestasi Aceh langsung melejit ke rangking 17.

“Target kita di Papua masuk 15 besar,” sebut M. Nasir.

“Melihat persiapan para atlet, kami yakin mereka sudah siap bertempur. Semangat juang atlet juga sangat tinggi, apalagi ketika Aceh sudah mencatat sejarah perbaikan rangking dari dua kali PON sebelumnya. Kita yakin Insya Allah masuk rangking 15.”[]

Previous Post

Kakankemenag Aceh Besar Pantau Pelaksanaan KSM Madrasah 2021

Next Post

Ketua Komisi I DPRK Sebut Pengelola Perpustakaan Harus Sesuai Disiplin Ilmu

Next Post
Ketua Komisi I DPRK Sebut Pengelola Perpustakaan Harus Sesuai Disiplin Ilmu

Ketua Komisi I DPRK Sebut Pengelola Perpustakaan Harus Sesuai Disiplin Ilmu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

08/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Januari hingga 6 Juni 2026, Aceh Alami Kerugian Rp34,7 Miliar Akibat Karhutla

08/06/2026
Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

08/06/2026
Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

08/06/2026
Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com