Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

PA  KPA Pidie Saweue Masyarakat Banjir Bandang Tangse

Admin1 by Admin1
01/11/2021
in Lintas Timur
0

SIGLI – Pengurus PA, KPA, DPRK Fraksi PA dan Relawan Muda Partai Aceh (RMPA) Pidie mengunjungi masyarakat banjir bandang Tangse, Minggu 30 Oktober 2021.

Rombongan Ini berjumlah puluhan orang berangkat dari Kantor DPW PA Pidie dari pukul 09.30 WIB dan sesampai di lokasi banjir diterima oleh Camat, unsur Forkopimcam, Imum mukim, geuchik dan tokoh masyarakat setempat.

Adapun kawasan Banjir yang dikunjungi rombongan ini meliputi Gampong Peunalom 1, Peunalom 2 dan Gampong Layan.

Tampak dalam rombongan Ketua KPA Wilayah Pidie Bahtiar Abdullah (Pang Madon), Ketua DPRK Pidie Mahfuddin Ismail, Ketua Fraksi PA DPRK Pidie Muhammad Ibrahim, serta anggota DPRK Pidie fraksi PA Ibrahim CIA, Abdul Rauf, Elidawati, pengurus RMPA dan segenap pengurus dan kader muda PA.

“Maksud dan tujuan kedatangan kami sebagai bentuk keprihatinan kepada para korban banjir bandang, sekaligus memberikan dukungan bantuan terutama dalam masa panik ini guna meringankan beban masyarakat yang tertimpa bencana ini,” kata Pang Madon.

“Adapun bantuan yang di bawakan dengan mobil double cabin itu dalam bentuk sembako meliputi Beras, minyak goreng, telor, Mie instans dan air mineral untuk kebutuhan dasar dalam masa panik ini, kami berharap bantuan ini jangan dilihat dari besar-kecil jumlahnya. Tetapi, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian PA dan KPA wilayah Pidie kepada masyarakat yang saat ini tertimpa bencana apalagi dimasa pandemi seperti ini,” sebut Pang Madon lagi dihadapan tokoh masyarakat setempat.

“Saya mengajak semua pihak untuk terus membantu saudara saudara kita yang tertimpa musibah di sini. “

Ketua DPRK Pidie Mahfuddin Ismail yang hadir di lokasi banjir menyebutkan, banjir kali ini lebih parah kerusakan dari sisi infrastrukturnya.

“Kami melihat ada 9 titik ruas jalan terputus, malah kebanyakan sudah merambah ketanah warga dan pekarangan rumah masyarakat. Jelas sekali nampak bahwa transportasi warga terputus total, artinya masyarakat harus mencari jalan alternatif dengan memotong pekarangan rumah orang lainnya, makanya perlu secepat mungkin pemerintah terutama Pemkab Pidie mengambil tindakan, agar persoalan yang sangat urgen ini cepat teratasi,” katanya.

Kata Ketua DPRK, hasil wawancara engan Camat Tangse, Muhammad Irfan Islami dan tokoh masyarakat setempat disebutkan bahwa korban banjir bandang tahun ini lebih kurang 162 KK dengan jumlah penduduk di tiga gampong ini hampir 3.000-an.

“Kita ketahui bahwa banjir diwilayah ini sering x terjadi mungkin salah satunya karena faktor kerusakan lingkungan dan tentu curah hujan tinggi.”

“Kalau saya melihat ini (banjir-red) adalah impact (dampak) dari kerusakan lingkungan di sekitar ini ,” kata mahfud saat mengelilingi kampong – kampong dalam lokasi tersebut.

Menurutnya, kerusakan lingkungan terutama akibat perambahan hutan (ilegal logging) harus mendapat perhatian serius semua pihak. Minimnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan lingkungan masih menjadi salah satu pemicu utama terjadinya bencana alam. Dampak dari kerusakan lingkungan itu akan terus terjadi jika upaya pencegahan tak dilakukan.

Ketua Fraksi PA DPRK Pidie Muhammad Ibrahim yang juga putra Tangse mengatakan bahwa PA tetap bergerak cepat memberikan perhatian terkait setiap musibah yang menimpa masyarakat.

“Dan dalam musibah banjir bandang Tangse ini kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah terutama pemerintah Aceh dan Pemerintah Pidie untuk terus memikirkan persoalan banjir Tangse ini menjadi persoalan yang Harus di carikan solusi karena memang kawasan ini sudah menjadi langganan banjir. Pemerintah harus hadir untuk memikirkan strategi pencegahan dan pasca banjir, ya langkah pertama menetapkan status banjir dulu nanti baru di lakukan penanganannya,” kata dia.

 

Previous Post

MAN 1 Bener Meriah Raih 2 Juara di KLESF 2021

Next Post

STAIN Meulaboh Rekrut dan Latih Auditor Mutu Internal

Next Post

STAIN Meulaboh Rekrut dan Latih Auditor Mutu Internal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

23/08/2026
BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

23/08/2026
Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

23/08/2026
Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

23/08/2026
Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

PA  KPA Pidie Saweue Masyarakat Banjir Bandang Tangse

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com