Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Aceh Pamerkan Kopi-Potensi Investasi Pariwisata di World Expo 2020 Dubai

Admin1 by Admin1
03/11/2021
in Ekonomi
0

Dubai – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh ikut ambil bagian dalam World Expo 2020 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Penampilan budaya hingga produk unggulan dipamerkan dalam ajang itu.

“Secara umum keikutsertaan kita di Dubai ini ada tiga hal, culrutal performance, bisnis forum dan exhibition (pameran produk). Dari sisi bisnis forum kita mempromosikan beberapa potensi investasi di Aceh,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh Marthunis di Paviliun Indonesia di World Expo 2020 Dubai, Selasa (2/11/2020).

Marthunis mengatakan potensi investasi itu seperti di bidang pariwisata di Pulau Banyak Kabupaten Aceh Singkil, energi, dan kawasan ekonomi khusus di Lhokseumawe.

“Kita juga mempromosikan investasi di sektor unggulan, apakah itu di pariwisata maupun komoditi unggulan seperti minyak nilam, kopi, kakau dan lainnya,” ujarnya.

Marthunis menjelaskan ada 120 jenis produk yang dibawa. “Unggulannya tetap masih di minyak nilam, minyak pala, kopi, kakau, kemudian ada beberapa spices (rempah-rempah) kayak kapulaga, kayu manis, ada juga beberapa produk kreatif seperti tas,” ujarnya.

Terpisah, delegasi Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh menjadi penanggung jawab dalam program rolling exhibition Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai, sejak 29 Oktober hingga 4 November 2021.

Ketua Tim Rolling Exhibition, Dyah Erti Idawati mengatakan produk-produk unggulan ekspor Aceh yang diikutsertakan dalam pameran ini antara lain, home decor, aksesoris, tas motif Aceh, fashion, food and beverages seperti kopi arabika dan robusta, essensial oil, serta herb and spices atau rempah-rempah seperti lada, cengkeh, pala, coklat, dan lain-lain.

Produk-produk unggulan yang dipamerkan di Expo 2020 Dubai tersebut merupakan produk dari 14 Industri Kecil Menengah (IKM) Aceh.

“Delegasi Pemerintah Aceh menampilkan serta mempromosikan produk-produk unggulan Aceh yang berorientasi ekspor. Produk-produk tersebut telah melalui seleksi atau kurasi oleh EO yaitu Royalindo yang merupakan penanggung jawab Paviliun Indonesia dan telah mendapatkan persetujuan oleh Kementerian Perdagangan RI,” ujar Dyah dalam keterangannya di Dubai.

Dyah menilai Expo 2020 Dubai dapat membuka peluang pasar IKM Aceh ke banyak negara, serta berpotensi terjalinnya kerja sama baru dalam hal perdagangan, bisnis dan industri halal.

“Potensi peluang pasar di event Expo 2020 Dubai ini tak hanya ke UEA, tetapi juga ke kawasan Timur Tengah, Afrika Utara, Eropa, dan ke seluruh dunia,” ujar Dyah, yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh ini.

Berdasarkan catatan Disperindag Aceh, realisasi ekspor Aceh ke Uni Emirat Arab pada 2020 sebesar 215.198 USD dan realisasi ekspor Aceh ke negara-negara Timur Tengah sebesar 15.355.611 USD.

“Oleh sebab itu, hal ini dirasa masih bisa ditingkatkan dengan membuka akses pasar produk Aceh, salah satunya melalui media promosi produk Aceh dengan mengikuti event Expo 2020 Dubai,” tuturnya.

Sumber: detik.com

Previous Post

Airlangga Hartarto Hadiahi Sepeda Motor untuk Mualaf di Aceh

Next Post

Anggota TNI Jadi Saksi Kunci Kasus Penembakan Komandan BAIS di Aceh

Next Post

Anggota TNI Jadi Saksi Kunci Kasus Penembakan Komandan BAIS di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

Dua Terdakwa Korupsi Kasus Tempat Cuci Tangan Divonis Bebas

27/06/2026
Tuanku Muhammad: JKA Jangan Disunat karena Alasan Dana Otsus yang Dipangkas

Tuanku Muhammad Ajak Generasi Muda Kota Banda Aceh Jadi Pelopor Gerakan “Berani Tolak Narkoba”

27/06/2026
Pemkab Aceh Barat Kaji Potensi Penerimaan PAD Pelabuhan

Pemkab Aceh Barat Kaji Potensi Penerimaan PAD Pelabuhan

27/06/2026
Batu Giok Aceh Peroleh Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual

Batu Giok Aceh Peroleh Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual

27/06/2026
APRI Desak Segera Sahkan Revisi Qanun Minerba Aceh, Dinilai Jadi Kunci Legalisasi Tambang Rakyat di Aceh

APRI Desak Segera Sahkan Revisi Qanun Minerba Aceh, Dinilai Jadi Kunci Legalisasi Tambang Rakyat di Aceh

27/06/2026

Terpopuler

Aceh Pamerkan Kopi-Potensi Investasi Pariwisata di World Expo 2020 Dubai

03/11/2021

Bupati Abdya Isi Materi di Pengajian Rutin Pemuda Pancasila

Dugaan Mark Up Arena MTQ Aceh Mengemuka, Aktivis Mahasiswa Minta APH Telusuri Aliran Anggaran

Tokoh Gayo Serta Lia Minta Menteri PU Segera Ganti Plt Kepala BPJN Aceh

Brgijen Ruddi Setiawan Diangkat Jadi Kapolda Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com