Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Olahraga

Kejurnas KU ke-XV 2021 Panjat Tebing Resmi Bergulir di Aceh

Atjeh Watch by Atjeh Watch
18/11/2021
in Olahraga
0

BANDA ACEH – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Kelompok Umur ke-XV resmi dibuka oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP-FPTI) Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny Wahid).

Pembukaan secara langsung itu berlangsung di Venue Wall Climbing FPTI Aceh, Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya Kota Banda, Kamis (18/11/2021).

Prosesi pembukaan diawali dengan masuknya satu persatu perwakilan kontingen ke zona Venue Wall Climbing.

Defile ini di start oleh kontingen Provinsi Bali yang diwakili oleh Ni Kadek Dwiantari Saniasih, Ceding Bintang Arigayo dan Xien Lintang Tuahnaru dan diakhiroleh kontingen Provinsi Aceh yang diwakili oleh Anggara Yudha Pratama, Febri Aslam Maulana dan Nazwa Amelia.

Yenny Wahid pada pidato pembukuannya menyatakan bahwa, Kejurnas Kelompok Umur itu sangatlah penting, karena saat ini atlet-atlet Indonesia cukup disegani di pentas dunia. Untuk itu penting memastikan kesinambungan prestasi olahraga tersebut dengan mempersiapkan bibit atlet sejak muda.

Putri dari mantan Presiden Indonesia ke-IV Abdurrahman Wahid itu juga menyampaikan jika saat ini Panjat Tebing termasuk dalam salah satu Cabang Olahraga prioritas yang mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Indonesia.

Sementara Ketua Umum Pengprov FPTI Aceh, H. Muhammad Saleh menyampaikan laporan terkait pelaksanaan Kejurnas tersebut di hadapan Pegurus Pusat FPTI dan tamu undangan lainnya.

“Kejurnas KU ke-15 ini diikuti oleh 25 Provinsi, 127 atlet putra, 89 atlet putri dengan total keseluruhannya ada 216 atlet. Official tim ada 69 orang,”

Shaleh mengucapkan selamat bertanding kepada para peserta dan mengucapkan terimakasih kepada Kadispora, KONI Aceh dan dan beberapa pihak lainnya yang telah mendukung atas terselenggaranya kegiatan akbar tersebut.

Dihadapkan para tamu undangan dan pesrta Kejurnas itu Shaleh juga menyampaikan bahwa, Aceh sangatlah aman, tidak seperti image yang banyak dibayangkan orang di luar, padahal orang Aceh menurutnya sangat toleran.

“Sejak masa Kesultanan, sampai hari ini, belum pernah sejarahnya ada konflik Agama di Aceh. Kemudian jika ada kewajiban berjilbab di Aceh, itu hanya untuk kaum muslimah, bagi yang non muslim tak perlu khawatir, mereka hanya diminta tidak berpakaian seksi,menghormati tata krama dan norma-norma daerah Aceh.

Reporter: Rusman

Previous Post

Sep Bereh, Seorang Guru di Subulussalam Masuk Grand Final Anugerah GTK

Next Post

Tim Cerdas Cermat Aceh Barat Masuk Babak Final Pentas PAI

Next Post

Tim Cerdas Cermat Aceh Barat Masuk Babak Final Pentas PAI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

4 Tersangka Diamankan Terkait Penyelundupan Sabu di Bandara SIM Blang Bintang

4 Tersangka Diamankan Terkait Penyelundupan Sabu di Bandara SIM Blang Bintang

08/06/2026
Bayi dari Ibu ODGJ di RSUD Meuraxa Diserahkan kepada Keluarga Besar

Bayi dari Ibu ODGJ di RSUD Meuraxa Diserahkan kepada Keluarga Besar

08/06/2026
DWP Aceh Salurkan Bantuan untuk Puluhan Lansia Korban Kebakaran

DWP Aceh Salurkan Bantuan untuk Puluhan Lansia Korban Kebakaran

08/06/2026
12 Gampong Tuntas, Aceh Barat Kejar Penyelesaian Temuan Dana Desa Rp6,6 Miliar

12 Gampong Tuntas, Aceh Barat Kejar Penyelesaian Temuan Dana Desa Rp6,6 Miliar

08/06/2026
Kapal Pengangkut Ratusan Tabung LPG Tenggelam di Banda Aceh

Kapal Pengangkut Ratusan Tabung LPG Tenggelam di Banda Aceh

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com