Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

MTsN 1 Abdya Gelar One’s Got Talents ke-III

Atjeh Watch by Atjeh Watch
17/02/2022
in Lintas Barat Selatan
0

BLANGPIDIE – Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya Akmal Ibrahim, SH mengintruksikan para Guru untuk menggali potensi dan bakat kerja para Siswa.

Hal tersebut disampaikan Bupati Akmal dalam pidato sambutannya di acara pembukaan One’s Got Talents (OGT) ke-3 dengan tema “Berkarya Ditengah Pandemi, Menuju Generasi Milenial Sejuta Prestasi” yang diselenggarakan di MTsN 1 Abdya, Rabu (16/02/2022).

“Saya sangat mengapresiasi MTsN dalam ajang mencari bakat untuk siswa, etos kerja dan mencari bakat salah satu perintah Allah, maka Guru di Abdya harus menggali potensi dan bakat kerja para Siswa,” kata Akmal.

Dunia pendidikan sekarang lanjutnya. Tidak bisa menilai apa bakat dan etos kerja orang lain, karena banyak sekali lulusan perguruan tinggi yang terdidik tidak mempunyai pekerjaan. Ini sangat memprihatikan.

“Saya berharap kepada guru untuk bagaimana kita sambil mengajar bisa menggali bakat, potensi, dan pola pikir siswa untuk kemajuan. Saya rasa ini tahap awal sudah bagus dan mesti diteruskan, karena tuntutan kualitas sangat penting,” harap Bupati Abdya itu.

“Kondisi sosial kemasyarakatan dan kualitas kerja kita sekarang semakin hari semakin menurun, makanya dalam beberapa tahun terakhir orang tua sudah mulai berpikir ulang kemana anaknya dimasukkan apakah ke Sekolah atau ke Pasantren,” sebutnya.

Masalah yang paling berat sekarang adalah pendidikan Agama. Karena biayanya terlalu mahal dan tidak terjangkau mungkin itu tidak bisa dijangkau oleh orangtua siswa.

“Tapi orang tuasiswa juga mengejar, karena tanggung jawabnya terhadap anak. Di Abdya khususnya, kita patut bersyukur karena disini kadang pendidikan Agama tidak terlalu mahal bisa saja gratis. Tapi, kalau diluar Aceh mungkin sudah tergolong mahal,” terangnya.

Lebih lanjut Akmal mengatakan, jika dirinya melihat orangtua sekarang lebih mempercayai anak-anaknya di sektor pendidikan Agama, persoalannya adalah bagaimana menghadirkan Pendidikan Agama yang murah tapi berkualitas, bisa terjangkau oleh semua orang.

Ia juga mengucapkan berterimakasih kepada Kementerian Agama yang sudah mempraktekkan keinginan masyarakat, oleh sebab itu kini pesantren-pesantren modern kelebihan murid.

“Tentunya ini juga hal yang harus kita perjuangkan untuk generasi muda, agar bisa berkarya di tengah masyarakat terus-menerus untuk masa yang akan datang,” pungkas Akmal Ibrahim.

Pada kegiatan OGT ke-3 yang diselenggarakan oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Abdya itu memperlombakan sejumlah kejuaraan dengan dua tingkat pula, ada tingkat SD/MI dan SMP/MTs.

“Tujuan digelarnya OGT ini ialah untuk mempererat tali silaturrahmi antara siswa, warga sekolah dan madrasah. Selanjutnya meningkatkan semangat juang siswa dalam meraih prestasi,” ucap Erdiwar S.Ag M.Pd, Kepala MTsN 1 Abdya singkat.

Reporter: Rusman

Previous Post

Sekda: Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Selalu Patuhi Prokes

Next Post

Advokasi dan Dampingi Bocah 12 Tahun Korban Kekerasan Seksual, Perindo Aktif Peduli Perempuan & Anak

Next Post

Advokasi dan Dampingi Bocah 12 Tahun Korban Kekerasan Seksual, Perindo Aktif Peduli Perempuan & Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

28/07/2026
Bukan Sekadar Magang, Mahasiswa PMI UIN Ar-Raniry Ditempa Menjadi Pendamping Masyarakat di Forum Bangun Aceh

Bukan Sekadar Magang, Mahasiswa PMI UIN Ar-Raniry Ditempa Menjadi Pendamping Masyarakat di Forum Bangun Aceh

28/07/2026
Jelang Musda, FPRB Pidie Jaya Galang Kekuatan Lembaga Peduli Bencana

Jelang Musda, FPRB Pidie Jaya Galang Kekuatan Lembaga Peduli Bencana

28/07/2026
Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

28/07/2026
Ohku, Capaian Imunisasi di Aceh Baru 19 Persen

Ohku, Capaian Imunisasi di Aceh Baru 19 Persen

28/07/2026

Terpopuler

MTsN 1 Abdya Gelar One’s Got Talents ke-III

17/02/2022

Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

FISIP USK dan Fakulti Sastera & Sains Sosial Universiti Malaya Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Akademik Bertaraf Internasional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com