Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Organisasi Papua Merdeka Akui Tembak 8 Karyawan Rekanan Telkomsel Hingga Tewas

Admin1 by Admin1
04/03/2022
in Nasional
0

Jakarta – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB – OPM) mengaku bertanggung jawab atas penembakan yang terjadi di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Puncak, Papua, pada Rabu, 2 Maret 2022 pukul 13.00 WIB. Penembakan itu menyebabkan 8 karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) tewas.

“TPNPB di bawah pimpinan Gen Goliath Tabuni dan Mayjen Lekagak Telenggen bertanggung jawab atas penembakan itu,” ujar Juru Bicara Komisi Nasional TPNPB – OPM, Sebby Sambom, melalui pesan WhatsApp, Jumat pagi, 4 Maret 2022.

Menurut Sebby, tidak ada alasan yang membenarkan keberadaan warga sipil di wilayah tersebut. Karena, kata dia, TPNPB sudah mengumumkan dan meminta warga sipil segera meninggalkan wilayah perang.

“Jadi yang ditembak itu semuanya bagian dari anggota TNI dan Polri,” kata dia.

Dengan melihat kondisi ini, Sebby dari Pengendali Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB – OPM mengeluarkan peringatan keras bahwa semua orang imigran segera meninggalkan wilayah perang.

“Dan semua bentuk pembangunan dikosongkan,” kata dia.

Sebby juga menjelaskan alasan TPNPB bertanggung jawab penuh atas penembakan ini. “Karena perintah perang telah diumumkan oleh Komandan Operasi Umum TPNPB Mayor Jenderal Lekagak Telenggen pada 2017 Di Jambi, Puncak Jaya, Papua,” tutur dia.

Sebelumnya Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Aqsha Erlangga sebelumnya menyatakan terjadi penembakan terhadap karyawan PT Palapa Timur Telematika yang sedang memperbaiki Tower Base Transceiver Station 3 Telkomsel di Kampung Kago.

“Mengakibatkan 8 orang Karyawan PTT meninggal dunia,” kata Erlangga, lewat keterangan tertulis, Kamis, 3 Maret 2022.

Erlangga mengatakan informasi tersebut didapatkan dari salah satu Karyawan PTT berinisial AL melalui hubungan telepon. Selain itu, terdapat pula karyawan PTT berinisial NS yang selamat dari penembakan yang dilakukan tentara Organisasi Papua Merdeka itu. TNI, menurut Erlangga, akan melakukan evakuasi terhadap korban tewas maupun selamat pada hari ini.

Jakarta – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB – OPM) mengaku bertanggung jawab atas penembakan yang terjadi di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Puncak, Papua, pada Rabu, 2 Maret 2022 pukul 13.00 WIB. Penembakan itu menyebabkan 8 karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) tewas.

“TPNPB di bawah pimpinan Gen Goliath Tabuni dan Mayjen Lekagak Telenggen bertanggung jawab atas penembakan itu,” ujar Juru Bicara Komisi Nasional TPNPB – OPM, Sebby Sambom, melalui pesan WhatsApp, Jumat pagi, 4 Maret 2022.

Menurut Sebby, tidak ada alasan yang membenarkan keberadaan warga sipil di wilayah tersebut. Karena, kata dia, TPNPB sudah mengumumkan dan meminta warga sipil segera meninggalkan wilayah perang.

“Jadi yang ditembak itu semuanya bagian dari anggota TNI dan Polri,” kata dia.

Dengan melihat kondisi ini, Sebby dari Pengendali Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB – OPM mengeluarkan peringatan keras bahwa semua orang imigran segera meninggalkan wilayah perang.

“Dan semua bentuk pembangunan dikosongkan,” kata dia.

Sebby juga menjelaskan alasan TPNPB bertanggung jawab penuh atas penembakan ini. “Karena perintah perang telah diumumkan oleh Komandan Operasi Umum TPNPB Mayor Jenderal Lekagak Telenggen pada 2017 Di Jambi, Puncak Jaya, Papua,” tutur dia.

Sebelumnya Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Aqsha Erlangga sebelumnya menyatakan terjadi penembakan terhadap karyawan PT Palapa Timur Telematika yang sedang memperbaiki Tower Base Transceiver Station 3 Telkomsel di Kampung Kago.

“Mengakibatkan 8 orang Karyawan PTT meninggal dunia,” kata Erlangga, lewat keterangan tertulis, Kamis, 3 Maret 2022.

Erlangga mengatakan informasi tersebut didapatkan dari salah satu Karyawan PTT berinisial AL melalui hubungan telepon. Selain itu, terdapat pula karyawan PTT berinisial NS yang selamat dari penembakan yang dilakukan tentara Organisasi Papua Merdeka itu. TNI, menurut Erlangga, akan melakukan evakuasi terhadap korban tewas maupun selamat pada hari ini.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Gubernur Sambut Kedatangan Kajati Aceh

Next Post

Survei LSN: Elektabilitas Prabowo Subianto, Anies dan Ganjar Bersaing Ketat

Next Post

Survei LSN: Elektabilitas Prabowo Subianto, Anies dan Ganjar Bersaing Ketat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎YARA Desak Polda Aceh Bongkar Tambang Emas Ilegal Berkedok Normalisasi Sungai di Linge

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

22/08/2026
IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

22/08/2026
PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Bangun Backbone Cadangan Jaringan Transmisi Aceh-Sumut

22/08/2026
Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026

Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026

22/08/2026
Distan Aceh Besar Dukung Gampong Bakthu Persiapan Gammawar Tingkat Provinsi

Distan Aceh Besar Dukung Gampong Bakthu Persiapan Gammawar Tingkat Provinsi

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Organisasi Papua Merdeka Akui Tembak 8 Karyawan Rekanan Telkomsel Hingga Tewas

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Nyan, 514 ASN Pidie Jaya Dipetakan, Karier Kini Diuji: Kompetensi atau Kedekatan?

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com