Subulussalam – Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh memberikan Anugerah Bungong Jamoe kepada Anggota DPRA, Hj. Asmidar selaku pemerhati budaya dan tradisi.
Pemberian itu diserahkan oleh Kabid Budaya dan Sejarah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Evi Mayasari pada malam penutupan pekan budaya dan tradisi barat selatan Tahun 2022 di lapangan Sada Kata Kota Subulussalam, Senin, 21/03/2022.
Sekretaris Komisi VI DPRA, Hj. Asmidar mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh atas anugerah yang diberikan kepadanya.
“Terima kasih kepada Pemerintah Aceh, dan terima kasih juga kepada seluruh lapisan masyarakat Aceh, khususnya yang berada di Barat Selatan yang selama ini telah memberikan support dan dukungan kepada saya,” kata Hj. Asmidar ketika dikonfimasi disela-sela acara penutupan pekan budaya dan tradisi barat selatan, 21/03/2022.
“Yang lebih penting dari penghargaan ini adalah bagaimana kita mempertahankan budaya dan tradisi yang telah diwariskan oleh para pendahulu,” ujar Hj. Asmidar melanjutkan.
Hj. Asmidar juga mengucapkan syukur atas suksesnya event pekan budaya dan tradisi barat selatan Tahun 2022 hingga penutupan dimalam ini.
“Dengan berakhirnya acara di malam ini maka UMKM/perwakilan yang berasal dari 7 kabupaten kota akan meninggalkan Kota Subulussalam untuk kembali ke daerah masing-masing. Kalau pun ini ibarat malam perpisahan, tapi bukan perpisahan yang kita kehendaki. Namun malam ini merupakan titik terang agar Aceh yang kaya akan budaya dan tradisi dapat dikenal oleh masyarakat luas, terutama generasi-generasi millenial kita di Aceh,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, pekan budaya dan tradisi barat selatan Tahun 2022 digelar selama 3 hari (19-21 Maret 2022) di Kota Subulussalam. Yang mana juga ajang ini sekaligus sebagai pemanasan untuk kegiatan akbar Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) pada Tahun 2023 mendatang.
Selanjutnya, Kabid Budaya dan Sejarah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Evi Mayasari dalam sambutannya mengatakan bahwa amanat dari UU nomor 5 Tahun 2018 tentang kemajuan kebudayaan mengisyaratkan bahwa kebudayaan harus bisa memberi kontribusi untuk pembangunan ekonomi secara nasional.
“Kami mencoba mengeksplorasi seluruh potensi-potensi yang ada di aceh, salah satunya melalui kegiatan pameran budaya yang telah dilaksanakan selama tiga hari di kota Subulussalam ini,” kata Evi Mayasari.
Menurut Evi dengan terlaksananya kegiatan even pekan budaya dan tradisi barat selatan akan semakin memperkuat keyakinan bahwa budaya bisa memberikan kontribusi bagi pergerakan ekonomi masyarakat.
Pantauan wartawan, selain Hj. Asmidar, Anugerah Bungong Jamo juga diberikan kepada Wali kota Subulussalam Affan Alfian Bintang, dan beberapa tokoh budaya yakni Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang, Ketua MAA, H. M. Idris dan H. Ugot Pinem.
Acara penutupan pekan budaya dan tradisi barat selatan Tahun 2022. Turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Subussalam, beberapa anggota DPRK, tokoh masyarakat, serta ribuan masyarakat Kota Subulussalam.
Reporter : Ahmad Azis










