Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Haji Uma: Kita Harus Bersatu dalam Upaya Penyelesaian Masalah Aceh dengan Pemerintah Pusat

Admin1 by Admin1
06/12/2019
in Nasional
0
Harta Haji Uma ‘Eumpang Breuh’ Kini Capai Rp4,065 Miliar

Sudirman alias Haji Uma, senator DPD RI asal Aceh. Foto tribunnews.com

JAKARTA – Senator DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma menyatakan bahwa peringatan Milad GAM ke 43 adalah bagian dari momentum untuk memelihara semangat perjuangan serta merefleksi perjalananan perdamaian Aceh yang sampai hari ini belum terealisasi sepenuhnya.

Hal tersebut disampaikan Haji Uma ketika berbicara terkait Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke 43 pada 4 Desember 2019 kemarin yang diperingati sebagian besar masyarakat di berbagai wilayah Aceh.

Menurut Haji Uma, semangat perjuangan yang digelorakan almarhum Teungku Muhammad Hasan Tiro adalah untuk mewujudkan Aceh yang berdaulat, berkeadilan dan sejahtera. Semangat ini mesti terus direproduksi sebagai bagian dari modal sosial Aceh.

Apalagi, hingga kini masih banyak permasalahan kerakyatan, utamanya terkait dengan keadilan dan kesejahteraan yang masih jauh dari harapan serta sejumlah bagian dari klausul perdamaian yang belum terlaksana. Semangat perjuangan ini dapat menjadi modal untuk menguatkan itikad, kesamaan pandang dan persatuan dalam upaya menyelesaikan masalah Aceh.

“Dengan sejumlah masalah yang saat ini kita hadapi, terutama penuntasan kewenangan dan masalah lain dari bagian perjanjian perdamaian yang belum selesai dengan pemerintah pusat, akan sulit terealisasi jika kita tidak bersatu dan berjalan sendiri-sendiri dalam hal menyelesaikan masalah yang kita hadapi”, ujar Haji Uma.

Dalam waktu terakhir ini, Haji Uma menilai ada sejumlah langkah konstruktif dalam hal upaya komunikasi dan koordinasi serta menyamakan gerak langkah bersama untuk Aceh, utamanya yang digagas oleh Forbes DPR/DPD RI sebagai perwakilan rakyat Aceh ditingkat pusat.

“Sejauh ini, sejumlah pertemuan komunikasi dan koordinasi telah di inisiasi oleh Forbes DPR/DPD asal Aceh di Jakarta, seperti dengan Pemerintah Aceh dan SKPA, pertemuan dengan Mualem dan Wali Nanggroe, mungkin kedepan dengan para DPRK dan Bupati/Walikota. Hal ini perlu kita jalin terus dan kita perkuat, dorongannya kepada pemerintah pusat terkait masalah Aceh harus dilakukan bersama-sama”, pungkas Haji Uma.

Haji Uma melanjutkan, ada sejumlah persoalan yang belum tuntas hingga kini, misalnya terkait bendera dan lambang Aceh, padahal di Aceh sudah di qanunkan oleh Gubernur sebelumnya. Selain itu terkait alih Badan Pertanahan Aceh, pengelolaan migas serta kelanjutan dana otsus. Semua

Kunci dari upaya penyelesaian masalah Aceh dengan pemerintah pusat harus dimulai dengan menyamakan perspektif, memperkuat persatuan yang solid sesama kita disegala lapisan serta kemudian bergerak bersama-sama untuk dan atas nama Aceh.

“Kuncinya, kita harus bersatu padu secara solid karena itu menjadi kekuatan kita. Mesti melepas ego pada diri masing-masing kita, tidak saling mencaci maki, jangan saling curiga, karena yang kita perjuangkan adalah untuk Aceh. Maka ini adalah kewajiban semua kita yang berdarah Aceh dan kita harus bergerak bersama,” kata Haji Uma.

Tags: dpd ri asal acehhaji umamou helsinkisudirmanuupa
Previous Post

Pelaku Zina dan Maisir Kembali Dicambuk  di Masjid Jantho

Next Post

Pemerintah Aceh Gelar Rapat Batas Wilayah Daerah

Next Post

Pemerintah Aceh Gelar Rapat Batas Wilayah Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki di Aceh Jaya

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki di Aceh Jaya

28/07/2026
Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SD Negeri 1 Bandar Baru, Siswa Antusias Ikuti Simulasi

Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SD Negeri 1 Bandar Baru, Siswa Antusias Ikuti Simulasi

28/07/2026
Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

28/07/2026
Sambut HUT ke-25 Partai, Demokrat Aceh Gelar Donor Darah dan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

Sambut HUT ke-25 Partai, Demokrat Aceh Gelar Donor Darah dan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

28/07/2026
[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

28/07/2026

Terpopuler

Harta Haji Uma ‘Eumpang Breuh’ Kini Capai Rp4,065 Miliar

Haji Uma: Kita Harus Bersatu dalam Upaya Penyelesaian Masalah Aceh dengan Pemerintah Pusat

06/12/2019

Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

FISIP USK dan Fakulti Sastera & Sains Sosial Universiti Malaya Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Akademik Bertaraf Internasional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com