Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Warga Pu’uk Tewas Saat Penangkapan, Keluarga Lapor ke Polda Aceh

Admin1 by Admin1
06/04/2022
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendampingi pelaporan oknum Tim Sat Narkoba Polresta Banda Aceh ke Polda Aceh terkait dengan tewasnya Tammikha, warga Gampong Pu’uk Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar yang terjadi Kamis 31 Maret 2022.

Kakak Korban, Jauhari, mendatangi Polda Aceh sejak dua hari lalu, pada Selasa 5 April 2022. Kemarin melaporkan ke Propam Polda Aceh.

 Sedangkan hari ini, atau Rabu 6 April 2022, melaporkan secara pidana ke Polda Aceh. Kedua laporan tersebut telah diterima di Propam dengan nomor STPL/09/IV/YAN.2.5./2022/Yanduan dan laporan pidana dengan nomor STTPL/108/IV/2022/SPKT/Polda Aceh.

Setelah membuat laporan, Jauhari langsung di mintai keterangan awal sebagai pelapor.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy menyebutkan, Satnarkoba tembak mati DPO Narkoba karena menyerang petugas dengan keris. Terduga  DPO tersebut adalah Tammikha alias Black (40). Namun, keluarga membantah jika Tammikha menyerang petugas, hal ini diperkuat dengan saksi-saksi yang melihat pada saat kejadian tersebut.

Menurut salah satu saksi dengan beberapa orang lainnya di lokasi menyampaikan, ketika dirinya baru lima menit sampai di warung kopi tempat kejadian, almarhum Tammikha datang dan duduk sendiri di meja yang tidak jauh dari mereka.

Kemudian berselang sekitar beberapa menit kemudian datang datang tiga orang mengendarai satu sepeda motor scoppy turun dan langsung menodong senjata ke arah korban dengan teriakan.

“Jangan bergerak kami dari Polres dengan menodongkan pistolnya dari belakang, karena terkejut kemudian korban spontan lari dan hanya dari jarak beberapa meter kemudian korban di tembak,” ujar saksi.

 Saksi lain lagi yang akan dihadirkan,  mengaku juga melihat bahwa setelah korban jatuh kemudian dipukuli oleh beberapa orang yang mengaku dari Polresta Banda Aceh.

Saat itu saksi melihat korban sempat bangun dari jatuh yang kemudian langsung dihajar membabi-buta oleh beberapa orang yang menembak.

“Saya melihat langsung ketika Tammikha dihajar setelah terjatuh karena tertembak, sempat bangun tapi kemudian langsung di hajar ramai-ramai,” kata saksi yang tidak ingin disebut namanya saat memberikan keterangan di Kantor Yayasan Advokasi Rakya Aceh (YARA) pada Selasa.

“Kami sangat sedih adik kami diperlakukan seperti itu, kalau memang bersalah, silakan diproses secara hukum. Apakah penegakan hukum bisa seperti ini,” ujar Jauhari dengan airmata berurai di kantor YARA.

Karena tidak terima terhadap kematian adiknya, kemudian keluarga korban diwakili Jauhari dengan didampingi para pengacara dari YARA melaporkan tindakan oknum tersebut ke Polda Aceh, dan berharap agar keluarga mendapatkan keadilan atas kematian keluarganya.

Previous Post

Ramadan, Syech Fadhil Ajak Para Pihak Satukan Pandangan Soal Aceh

Next Post

Warga Mamuju Antusias Sambut Pembangunan Masjid Sumbangan Masyarakat Aceh

Next Post

Warga Mamuju Antusias Sambut Pembangunan Masjid Sumbangan Masyarakat Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rawat Warisan Sejarah Aceh, SKI FAH UIN Ar-Raniry Bersama BPK Aceh dan Disdikbud Gelar Meuseuraya di Aceh Besar

Rawat Warisan Sejarah Aceh, SKI FAH UIN Ar-Raniry Bersama BPK Aceh dan Disdikbud Gelar Meuseuraya di Aceh Besar

10/10/2026
Dua Remaja Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Aceh Selatan

Dua Remaja Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Aceh Selatan

10/10/2026
Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, UIN Ar-Raniry Hadirkan Pakar dari Aceh hingga Jerman

Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, UIN Ar-Raniry Hadirkan Pakar dari Aceh hingga Jerman

10/10/2026
Polisi: Tidak Menemukan Unsur Pidana dalam Kematian Taruna Poltekpel Malahayati

Polisi: Tidak Menemukan Unsur Pidana dalam Kematian Taruna Poltekpel Malahayati

10/10/2026
BMKG: Aceh dan Sumut Siaga Banjir dan Longsor

BMKG: Aceh dan Sumut Siaga Banjir dan Longsor

10/10/2026

Terpopuler

Warga Pu’uk Tewas Saat Penangkapan, Keluarga Lapor ke Polda Aceh

06/04/2022

Dua Ceh Senior Siap Adu Syair di Didong Jalu, Win Kul Comeback Setelah Lama Vakum

Rektor UIN Ar-Raniry Serahkan Motor Modifikasi untuk Mahasiswa Disabilitas

Persada Abdya U-17 Lolos ke Putaran Nasional Soeratin Akan Segera Berlaga di IKN, Berikut Jadwalnya

Dinsos Abdya Pulangkan Lansia Terlantar Asal Nias ke Sumut

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com