Blangkejeren – Badan jalan yang hampir putus dan tak kunjung diperbaiki menyebabkan dua santri pengemudi sepada motor jenis RX – King, terjun bebas ke jurang di Kabupaten Gayo Lues, Rabu malam (06/04/2022).
Kecelakaan tersebut membuat pengemudi dan penumpang patah tulang dilarikan ke RSU Muhammad Ali Kasim.
Korban merupakan adalah santri yang baru selesai ceramah tarawih di Masjid Porang. sepulangnya mengalami musibah dan diduga santri tersebut sudah lama tidak pernah melewati jalan Porang – Anak Reje. Karena penghubung Kota dan Anak Reje juga ada beberapa jalur yang bisa ditempuh meski jarak tempuh lebih jauh.
Badan jalan sudah hampir separuh amblas kini tersisa 2 meter. Jalan ini merupakan akses penghubung Kampung Porang – Kampung Anak Reje. Akibat tingginya intensitas curah hujan beberapa hari terakhir membuat jalan putus total, hingga menelan korban.

Kairul (30) warga Kampung Porang saat dikonfirmasi mengatakan, jalan ini memang sudah lama longsor akibat tidak adanya penahan tebing sungai, sehingga jalan ini tergerus setiap kali datang hujan.
Senada dengan Hasan warga kampung setempat mengaku jika dia atas nama masyarakat kampung Porang dan Kampung Anak Reje berharap jkepada Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi agar membatu memperbaiki jalan yang amblas akibat bencana alam.
Selain itu dia berharap kepada pihak BPBD Gayo Lues secepatnya memperbaiki jalur Sungai Temetas dan Sungai Jahul agar tidak semakin parah memutus jalan, perkebunan dan rumah warga.
“Kita berharap sekurang-kurangnya dibuat penahan tebing berupa beronjong. Kalau sekedar membuat jalur sungai menumpuk material pasir, itu tidak akan tahan lama dan material di hulunya akan secara otomatis turun membuat lahan yang lain ikut rusak,” ujarnya.
Reporter; Hamsani









