Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Lewat Masa Panen, Petani Abdya Susah Dapatkan Jasa Alat Pemotong Padi

Atjeh Watch by Atjeh Watch
09/04/2022
in Lintas Barat Selatan
0
Lewat Masa Panen, Petani Abdya Susah Dapatkan Jasa Alat Pemotong Padi

BLANGPIDIE – Puncak panen raya di Kabupaten Aceh Barat Daya terkenda dengan alat pemotong padi atau mesin Combine Harvester.

Combine Harvester diketahui adalah salah satu tipe mesin panen yang mempunyai pungsi memotong, memegang, merontok dan membersihkan gabah yang dilakukan sekaligus.

Kelangkaan alat pemotong gabah tersebut menjadi kendala masyarakat dalam menghadapi musim panen khususnya di Kecamatan Tangan-Tangan kabupaten setempat.

Diketahui bahwa, saat ini masyarakat Abdya pada umumnya sedang menghadapi musim panen puncak seperti di Kecamatan Blangpidie, Setia, Tangan-Tangan, Jeumpa dan Kuala Batee. Namun panen padi kali ini para petani mengeluh lantaran alat pemotong padi minin.

“Panen kami saat ini terkendala dengan alat pemotong. Padi kami seharusnya sudah bisa dipanen akhir bulan lalu, namun jasa mobil Combine jarang dan susah didapatkan,” kata Syahrul Fazli, salah seorang petani di Kecamatan Tangan-Tangan, Sabtu (09/04/2022).

Ia juga mengungkapkan bahwa, mesin Combine Harvester yang dimiliki oleh pemerintah daerah yang dikelola oleh Dinas Pertani dan Pangan Kabupaten Abdya kabarnya semua rusak.

“Setau kami ada puluhan alat pemotong padi (Combine Harvester) yang dimiliki oleh Pemda, hanya satu sampai tiga unit yang dapat beroperasi, namun itu juga sering mati saat sedang bekerja,” ungkap Syahrul.

Masyarakat petani saat ini mengeluh, lantaran padi mereka sekarang ada yang sudah melewati masa panen. Pemanenan yang dilakukan terlalu akhir dapat menyebabkan kehilangan hasil, karena biji padi mulai rontok dari malainya.

“Kami berharap segera ada solusi dari pihak terkait atas persoalan ini. Ini serius, apalagi saat ini sudah masuk musim penghujan, yang bisa membuat hasil dan kualitas padi semakin menurun,” ketus Syahrul.

Masih kata Syahrul, jikapun ada mobil pemotong padi dari swata namun ongkosnya terlalu mahal untuk dikeluarkan.

“Ongkos mobil swasta Rp 17.500 perpotong, sedangkan mobil Pemda ongkosnya Rp 15. 000 perpotong, jelas jauh lebih murah dari mobil Pemda,” pungkasnya.

Reporter: Rusman

Previous Post

Hasil Olah TKP Suzuya Mall Diperkirakan Butuh Waktu Dua Minggu

Next Post

Cerita Pengungsi Afghanistan Jalani Ramadan Perdana di Amerika

Next Post
Cerita Pengungsi Afghanistan Jalani Ramadan Perdana di Amerika

Cerita Pengungsi Afghanistan Jalani Ramadan Perdana di Amerika

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

02/04/2026
PT Pembangunan Aceh Gelar Halal Bihalal 2026: Sinergi dalam Kebersamaan, Produktif dalam Kinerja

PT Pembangunan Aceh Gelar Halal Bihalal 2026: Sinergi dalam Kebersamaan, Produktif dalam Kinerja

02/04/2026
12 Murid SMAN 1 Teupah Barat Simeulue Lulus SNBP 2026

12 Murid SMAN 1 Teupah Barat Simeulue Lulus SNBP 2026

02/04/2026
Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

02/04/2026
Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

KNPI dan IMM Abdya Soroti Pemanggilan Wartawan oleh Polda Aceh

Kapolda Aceh Diminta Tinjau Ulang Pemanggilan Jurnalis Bithe.co, FJA Abdya Ingatkan MoU Polri dengan Dewan Pers

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com