Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

China Larang Penggunaan Perangkat Komputer Asing

Admin1 by Admin1
09/12/2019
in Internasional
0

Beijing – Pemerintah China melancarkan aksi balasan terhadap pemerintah Amerika Serikat dengan melarang penggunaan perangkat komputer dan software buatan negara lain di kantor-kantor pemerintahan.

Langkah ini sepertinya akan menjadi masalah besar bagi perusahaan multinasional asal AS seperti HP, Dell, dan Microsoft, demikian dikutip detikINET dari Guardian, Senin (9/12/2019).

Ini adalah langkah pertama pemerintah China — yang diketahui publik — terkait pembatasan penggunaan teknologi buatan asing. Meski sebenarnya ini adalah bagian dari rencana besar mereka untuk mengurangi ketergantungan mereka terhadap teknologi asing.

Langkah ini diperkirakan membuat perangkat senilai USD 20 juta sampai USD 30 juta perlu diganti. Dan penggantian peralatan tersebut bakal dimulai pada 2020 mendatang.

Analis memperkirakan kalau 30% dari penggantian peralatan tersebut akan dilakukan pada 2020, 50% pada 2021, dan 20% pada 2022. Analis pun menyebut perintah penggantian ini berasal dari kantor pusat partai Komunis China sejak awal 2019 ini, yang kemudian dikonfirmasi oleh dua karyawan dari perusahaan keamanan cyber di China, yang menyebut adanya perubahan peraturan dari pemerintah.

Perubahan pemakaian perangkat komputer ini bukanlah hal yang mudah. Meskipun pegawai pemerintah China biasanya memang menggunakan perangkat buatan Lenovo yang memang berasal dari China, namun komponen dari komputer tersebut mayoritas berasal dari Amerika Serikat, seperti chip prosesor ataupun storage.

Peraturan dari pemerintah China ini mirip dengan yang dilakukan oleh pemerintah AS, yang sudah membatasi penggunaan teknologi dari China sejak beberapa waktu lalu. Langkah kedua pemerintahan ini bisa dibilang mulai menyerupai Perang Dingin namun di bidang teknologi.

Pemerintah AS di bawah Donald Trump sebelumnya sudah melarang perusahaan AS untuk berbisnis dengan Huawei, perusahaan telekomunikasi terbesar China. Larangan ini membuat Huawei tak bisa bekerja sama dengan Google, Intel, dan Qualcomm.

Sumber: detik.com

Tags: amerikachinaperang dagang
Previous Post

Saat Anak Penjual Sayur di Aceh Besar Dapat Beasiswa S2 ke Amerika

Next Post

NASA Deteksi 3 Asteroid Pembunuh Kota Menuju Bumi Besok

Next Post

NASA Deteksi 3 Asteroid Pembunuh Kota Menuju Bumi Besok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Perkuat Ukhuwah dan Sinergi, Ketua RTA Sabang Temui Kepala BPKS

Perkuat Ukhuwah dan Sinergi, Ketua RTA Sabang Temui Kepala BPKS

22/07/2026
Mahasiswa Peduli Dayah Berduka atas Wafatnya Teugku Suriadi

Mahasiswa Peduli Dayah Berduka atas Wafatnya Teugku Suriadi

22/07/2026
2773 Siswa Baru Ikuti Try Out Asesmen MPLS di Aceh Selatan

2773 Siswa Baru Ikuti Try Out Asesmen MPLS di Aceh Selatan

22/07/2026
Tayang Perdana, Podcast Al Zahrah Kupas Budaya Viral Versus Budaya Ilmu

Tayang Perdana, Podcast Al Zahrah Kupas Budaya Viral Versus Budaya Ilmu

22/07/2026
Pemkab Aceh Selatan Mantapkan Usulan 9 Titik WPR, Libatkan Camat, Keuchik, dan Elemen Masyarakat

Pemkab Aceh Selatan Mantapkan Usulan 9 Titik WPR, Libatkan Camat, Keuchik, dan Elemen Masyarakat

22/07/2026

Terpopuler

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

21/07/2026

China Larang Penggunaan Perangkat Komputer Asing

Rp4,65 Miliar Dana Umat Siap Disalurkan, Baitul Mal Pidie Perketat Verifikasi demi Cegah Salah Sasaran

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

DPRK Pidie Warning Baitul Mal: Jangan Sampai Bantuan Salah Sasaran

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com