Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Ini Kata DPRK Terkait Konflik Harimau-Manusia di Aceh Selatan

Admin1 by Admin1
24/05/2022
in Lintas Barat Selatan
0
Ini Kata DPRK Terkait Konflik Harimau-Manusia di Aceh Selatan

Pimpinan dan anggota DPRK Aceh Selatan saat memerima audiensi Foruk Keuchik Bakongan Timur dan masyarakat terkait penanganan harimau, Selasa 24 Mei 2022. Foto milik Analisaaceh.com

TAPAKTUAN – Wakil Ketua DPRK Aceh Selatan, Adi Samridha menyayangkan pernyataan BKSDA Aceh Selatan yang menyebutkan bahwa hampir delapan bulan telah bersiaga di wilayah Bakongan Timur untuk penanganan harimau yang kerap masuk ke area perkebunan warga. Namun fakta di lapangan hal itu tidak ada hingga salah satu warga Seulekat diterkam hewan yang dilindungi tersebut beberapa hari lalu.

Hal ini disampaikan Adi Samridha kepada awak media usai menerima audiensi Forum Keuchik Bakongan Timur dan masyarakat terkait penanganan harimau oleh BKSDA pada Selasa 24 Mei 2022.

“Kita menyanyangkan pernyataan BKSDA Aceh Selatan di media bahwa ini telah siaga hampir delapan bulan sejak harimau itu terlihat masuk ke perkebunan warga. Padahal tidak ada mereka di lapangan,” tegas dewan dari Dapil 5 yang juga mecakup wilayah Bakongan Timur tersebut.

Hal ini juga ditegaskan oleh Ketua Forum Keuchik Bakongan Timur, Muhammad Nazmin, bahwa BKSDA Aceh Selatan yang meminta dan mengimbau masyarakat untuk waspada dan membatasi aktivitas terutama di perkebunan tidak ada sebelumnya.

“Tidak ada mereka turun dan tidak ada mereka meminta masyarakat untuk waspada. Kalau ada, tidak mungkin peritiwa kemarin itu terjadi,” tegas Nazmin.

Terkait masalah ini, DPRK Aceh Selatan akan menemui BKSDA Aceh agar mengatasi konflik satwa dan manusia di Bakongan Timur tersebut betul-betul dilakukan dengan serius, mengingat masyarakat telah trauma dalam menjalankan beraktivitas.

“Kita akan menemui langsung BKSDA Aceh, sebab ini masalah serius,” kata Adi Samridha.

Secara terpisah, Kepala Seksi Konservasi wilayah II Subulussalam wilayah BKSDA Aceh, Hadi Sofyan saat dikonfirmasi membantah pernyataan tersebut. Pihaknya mengaku telah melakukan upaya maksimal dalam penanganan harimau di wilayah Kecamatan Bakongan Timur dan Trumon.

“Lebih dari tujuh bulan kita selalu pantau pergerakan harimau ini. Kalau dibilang tidak bekerja itu tidak mungkin, bahkan tadi kita kembali memasang box trap untuk perangkap harimau,” ujarnya.

Hadi Sofyan menjelaskan bahwa pihaknya telah memang perangkap sebanyak empat titik di wilayah Bakongan Timur dan Trumon. Namun upaya itu belum berhasil mengingat harimau tersebut kerap berpindah-pindah lokasi.

“Ada empat kita pasang, bahkan dua bulan lalu kita ada turunkan tim dokter untuk pembiusan, namun usaha ini belum berhasil,” tandasnya.

Previous Post

Tindaklanjut Kesepakatan, Wali Nanggroe dan Kejati Susun Draft Kerjasama

Next Post

Nasir Djamil: Kepolisian Harus Bergerak Cepat Usut Tuduhan PMI Jual Darah

Next Post
Nasir Djamil: Kepolisian Harus Bergerak Cepat Usut Tuduhan PMI Jual Darah

Nasir Djamil: Kepolisian Harus Bergerak Cepat Usut Tuduhan PMI Jual Darah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Tingginya Angka Perceraian dan Kasus Kekerasan terhadap Anak

Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Tingginya Angka Perceraian dan Kasus Kekerasan terhadap Anak

02/10/2026
Ingat Kematian, Tgk Ruslan Ajak Jamaah Tinggalkan Dosa dan Perbanyak Taubat

Ingat Kematian, Tgk Ruslan Ajak Jamaah Tinggalkan Dosa dan Perbanyak Taubat

02/10/2026
Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

02/10/2026
Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2]-Bagian 2

03/10/2026
Polda Gerebek Tambang Emas Ilegal di Nagan, Tangkap 8 Orang dan Sita 2 Ekskavator

Polda Gerebek Tambang Emas Ilegal di Nagan, Tangkap 8 Orang dan Sita 2 Ekskavator

02/10/2026

Terpopuler

Ini Kata DPRK Terkait Konflik Harimau-Manusia di Aceh Selatan

Ini Kata DPRK Terkait Konflik Harimau-Manusia di Aceh Selatan

24/05/2022

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

Ohku Rp9,2 Miliar Tiga Tahun untuk Sapi-Lembu di Pidie Jaya, Anggaran 2026 Capai Rp3,3 Miliar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com