Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Juara Sayembara antar SKPA, Katibul Wali Terima Penghargaaan Gubernur Aceh

Admin1 by Admin1
11/06/2022
in Nanggroe
0
Juara Sayembara antar SKPA, Katibul Wali Terima Penghargaaan Gubernur Aceh

Banda Aceh – Gubernur Aceh Ir. H. Nova Iriansyah, M.T secara resmi menyerahkan penghargaan kepada Katibul Wali Azwardi Abdullah, AP, M.Si sebagai juara lomba antar SKPA untuk penamaan gedung pemerintah yang ada di Banda Aceh.

Penyerahan penghargaan dilaksanakan pada kegiatan peresmian penabalan dua gedung milik pemerintah, Sabtu 11 Juni 2022, oleh Gubernur Aceh. Peresmian nama baru dua gedung itu dipusatkan pada satu lokasi, yaitu di Gedung Balai Meuseuraya Aceh.

Gedung itu adalah Balee Meuseraya Aceh yang sebelumnya bernama Gedung Banda Aceh Convention Hall (BACH), dan Balee Keurukon Inong Aceh yang sebelumnya bernama Gedung Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW).

“Alhamdulillah nama yang diusulkan oleh Keurukon Katibul Wali (KKW) melalui sayembara antar SKPA terpilih sebagai juara,” kata Azwardi.

Azwardi juga menjelaskan, dirinya mengusulkan nama meuseuraya karena kata tersebut merupakan nama yang telah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Aceh. Kata Meuseuraya, dalam bahasa Aceh mengandung makna kegiatan yang melibatkan banyak orang yang menggunakan tempat tertentu.

“Meuseuraya dapat dimaknai bekerja secara kolektif, bahu-membahu membantu orang lain yang membutuhkan, ataupun melakukan sesuatu yang berhubungan dengan hajat orang banyak dengan kerja yang sifatnya kebersamaa,” jelas Azwardi.

Sedangkan kata Kata Balee, sudah pernah digunakan oleh para Sultan Aceh tempoe doeloe untuk nama bangunan atau nama ruangan tertentu dalam istana Kesultanan Aceh, seperti Balee Rung Sari, Balee Musyawarah dan berbagai nama Balee lainnya.

“Jadi, kata Balee Meuseuraya merupakan terminologi yang makruf digunakan dalam masyarakat Aceh,” kata Azwardi.

Sementara itu, Gubernur Aceh dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena telah memiliki dua aset berharga, yang keberadaannya diharapkan dapat berperan penting dalam menunjang kerja-kerja kepemerintahan.

Gubernur menyebut, gedung dan bangunan merupakan salah satu komponen aset tetap yang sangat besar nilainya bagi pembangunan daerah. Karena itu, kegunaan dan kemanfaatan aset tersebut diharapkan betul-betul dapat dirasakan oleh pemerintah serta masyarakat.

Selain itu gubernur juga berpesan agar aset yang ada agar dimanfaatkan dengan baik, karena dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Bahkan memberikan manfaat ekonomi maupun sosial kepada masyarakat, serta mengurangi beban anggaran daerah terkait belanja pemeliharaan aset dimaksud.

“Saya berharap kedua gedung ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya, sesuai fungsi dan peruntukan masing-masing,” kata Nova.

Asisten III Sekda Aceh Iskandar AP yang juga hadir pada kegiatan tersebut menyatakan, pemilihan nama Balee Meuseuraya Aceh sebagai nama baru dari BACH telah melalui beberapa tahapan. Dimulai dari sayembara yang diikuti oleh SKPA-SKPA, hingga akhirnya muncul nama yang diusulkan oleh pihak Keurukon Katibul Wali.

Turut hadir pada kegiatan tersebut antaralain, Wakil Ketua DPRA Dalimi, Sekda Aceh Taqwallah, para asisten Sekda, serta para kepala SKPA.[]

Previous Post

Targetkan Prestasi PON 2024 dan Kejuaraan Internasional, Wushu Aceh Training Camp ke Malaysia

Next Post

Gubernur Sievierodonetsk Klaim Wilayahnya Sudah Direbut Kembali dari Rusia

Next Post
Gubernur Sievierodonetsk Klaim Wilayahnya Sudah Direbut Kembali dari Rusia

Gubernur Sievierodonetsk Klaim Wilayahnya Sudah Direbut Kembali dari Rusia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemko Banda Aceh Gerak Cepat Beri Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran

Pemko Banda Aceh Gerak Cepat Beri Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran

19/06/2026
Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

19/06/2026
Pria di Aceh Jaya Serahkan Diri Usai Bacok Penderes Getah hingga Tewas

Pria di Aceh Jaya Serahkan Diri Usai Bacok Penderes Getah hingga Tewas

19/06/2026
65 Guru MIN Wilayah Barsela Ikuti Bimtek Koding dan AI

65 Guru MIN Wilayah Barsela Ikuti Bimtek Koding dan AI

19/06/2026
Bupati Al-Farlaky Hadiri Sosialisasi Teknis Pelaporan Kinerja Daerah

Bupati Al-Farlaky Hadiri Sosialisasi Teknis Pelaporan Kinerja Daerah

19/06/2026

Terpopuler

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

Juara Sayembara antar SKPA, Katibul Wali Terima Penghargaaan Gubernur Aceh

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com