Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Manajemen Nongkrong Coffee Leuser Minta Maaf Atas Live Musik di Malam Takbir

Atjeh Watch by Atjeh Watch
10/07/2022
in Lintas Barat Selatan
0

BLANGPIDIE – Terkait Beredarnya sebuah video amatir yang menayangkan sebuah aksi pembubaran acara Live Musik oleh Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP WH) Kabupaten Aceh Barat Daya, sehingga membuat publik heboh dengan berbagai argumen dan kritikan.

Diketahui, Live musik akustik yang dimainkan oleh NK Project di Cofee Nongkrong tepatnya pada Sabtu malam (09/07) di samping Hotel Grend Lauser Jalan At-Taqwa Blangpidie kabupaten setempat, terpaksa dibubarkan oleh Satpol PP WH lantaran dianggap tidak menghormati malam pawai takbir menyambut Idul Adha 1443 Hijriah, serta diduga telah melanggar Qanun Syariat Islam dan kearifan lokal masyarakat setempat.

Terkait hal tersebut di atas, Syahril Reza, selaku Manajemen Nongkrong Coffee/Leuser Coffee mengklarifikasi serta mohon maaf atas kejadian yang sempat jadi perbincangan hangat ditengah masyarakat saat ini.

“Kami dari Manajemen Nongkrong Coffee Lauser/Leuser Coffee memohon maaf atas kejadian semalam, karena telah memasang music atau live music dengan suara tidak layak. Sebenarnya, kami awalnya tidak berniat untuk menandingi suara takbiran seperti yang banyak pihak khawatirkan,” kata Syahril Reza, Manajemen Nongkrong Coffee Leuser pada media atjehwatch.com, Minggu (10/07/2022).

Ia mengakui, jika hal tersebut dilakukan hanya bertujuan untuk membuat suasana malam takbiran menjadi lebih hidup lagi dan bergairah.

“Kami sangat berterimakasih kepada seluruh pihak terutama masyarakat Blangpidie yang masih mau mengingatkan kita sesama manusia. Atas kejadi semalam kami memohon maaf dan sungguh tidak ada maksud seperti informasi yang beredar, melainkan hanya ingin menghidupkan suasana malam takbiran pada golongan anak muda serta menjalin silahturahmi,” ungkap Syahril Reza.

Ia berharap Nongkrong Coffee akan terus menjadi tempat yang bermanfaat, menjadi tempat kreatifitas seluruh seniman-seniman Aceh Barat Daya,tempat diskusi positif dan tempat kumpulnya seluruh golongan masyarakat.

“Sekaligus dengan momentum Hari Raya Idul Adha 1443 H, kami atas nama Manajemen dan segenap karyawan Nongkrong Coffee, sekali lagi meminta maaf ke Pemkab Abdya beserta publik semua, atas kejadian di malam takbiran. Kami berharap masyarakat Blangpidie tetap mengingatkan kami apabila kedepan kami melakukan hal yang dirasa kurang tepat,” imbuh Syahril Reza, Manajemen Nongkrong Caffe Lauser, terkait pelaksanaan Live Musik akustik yang dimainkan oleh NK Project di Coffee Nongkrong.

Reporter: Rusman

Previous Post

Puluhan Polisi di Subulussalam Selama Idul Adha

Next Post

Didukung Demokrat Maju Pilkada 2024, Edy Rahmayadi: Istikharah Dulu Saya

Next Post

Didukung Demokrat Maju Pilkada 2024, Edy Rahmayadi: Istikharah Dulu Saya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nominal Transaksi QRIS di Aceh Capai Rp2,7 Triliun Selama 2026

Nominal Transaksi QRIS di Aceh Capai Rp2,7 Triliun Selama 2026

06/07/2026
Wakil Bupati Aceh Besar Sampaikan Nota Pengantar Raqan Pertanggungjawaban APBK 2025

Wakil Bupati Aceh Besar Sampaikan Nota Pengantar Raqan Pertanggungjawaban APBK 2025

06/07/2026
FPA: PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Sedang Benahi Beban Masa Lalu, Publik Perlu Beri Kepercayaan

FPA: PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Sedang Benahi Beban Masa Lalu, Publik Perlu Beri Kepercayaan

06/07/2026
Kejurda Karate FORKI Aceh Perebutkan Piala Bupati Pidie Jadi Barometer Pembinaan Atlet Menuju Pentas Nasional

Kejurda Karate FORKI Aceh Perebutkan Piala Bupati Pidie Jadi Barometer Pembinaan Atlet Menuju Pentas Nasional

06/07/2026
Nasir Syamaun berpose bersama Sarjev, salah seorang panitia Jazz Fashion. (foto: Ist.)

Nasir Syamaun Dipastikan Hadir di Jazz Fusion Fiesta, Sinyal Kuat Kebangkitan Jazz Tanah Rencong

06/07/2026

Terpopuler

Manajemen Nongkrong Coffee Leuser Minta Maaf Atas Live Musik di Malam Takbir

10/07/2022

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Komisaris PIM Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pidie Jaya

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

Fantastis, 21 Siswa SMAN 1 Tapaktuan Terpilih Anggota Paskibra Aceh Selatan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com