Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Fraksi Partai Aceh Nilai Pemerintah Abusyik di Pidie Gagal

Admin1 by Admin1
16/07/2022
in Nanggroe
0

SIGLI – Fraksi Partai Aceh menilai pemerintahan kabupaten (Pemkab) Pidie di bawah kepemimpinan Roni Ahmad atau akrab disapa Abusyik dan Fadhlullah TM Daud, gagal.

Hal ini disampaikan Muhammad, S.Pd.I dalam pendapat akhir Fraksi Partai Aceh Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Pidie terkait Laporan PertanggungJawaban (LPJ) APBK Pidie Tahun Anggaran 2021, Kamis 15 Juli 2022.

“Untuk itu kami menyatakan hanya cukup satu kata, gagal,” kata dia.

“Roni Ahmad – Fadhlullah TM Daud yang telah berhasil merebut hati rakyat, tapi gagal membawa perubahan untuk rakyat. Tagar Kampanye; Pidie Meusigrak, Meusaboh dan Meudaulat sajan Rakyat, namun dalam kenyataannya hanya mampu gonta-ganti kabinet tanpa mampu membawa perubahan kinerja yang nyata.”

“Hal ini terbukti bahkan sampai dengan saat ini masih banyak terjadi kekosongan Jabatan. sampai di akhir masa jabatannya sekaligus yaitu pada H-2,” kata dia lagi.

Menurutnya, kesimpulan tersebut berdasarkan fakta yang terjadi selama ini, termasuk adanya penempatan PNS sebagai Pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Eselon III yag tidak relevan dengan kemampuan, pengetahuan dan dedikasi yang tinggi untuk mewujudkan pembangunan daerah yang dapat dihandalkaan.

“Terkesan asai meukaleuh. Seharusnya alat ukur untuk seleksi jabatan adalah melalui mekanisme sistem merit benar-benar diimplementasikan.”

“Kurang maksimal dalam mengkaji dan mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Padahal potensi untuk itu sangat besar,” ujarnya.

Previous Post

DPRK Sebut Mutasi di Pidie ‘Ala Mafia’

Next Post

DPRK Banda Aceh Bentuk AKD Baru

Next Post

DPRK Banda Aceh Bentuk AKD Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

LPPM IAIN Takengon Gelar Coffee Morning, Bahas Kontekstualisasi Ayat Hukum Al-Qur’an

LPPM IAIN Takengon Gelar Coffee Morning, Bahas Kontekstualisasi Ayat Hukum Al-Qur’an

29/04/2026
Polda Aceh Tingkatkan Kesiapan Personel Jelang May Day 2026

Polda Aceh Tingkatkan Kesiapan Personel Jelang May Day 2026

29/04/2026
RSUD Meuraxa Jalin Kerja Sama Rujukan dengan RSUD Cut Meutia Aceh Utara

RSUD Meuraxa Jalin Kerja Sama Rujukan dengan RSUD Cut Meutia Aceh Utara

29/04/2026
Kejari Bireuen Geledah Kantor Satpol PP dan WH Selama Dua Jam

Kejari Bireuen Geledah Kantor Satpol PP dan WH Selama Dua Jam

29/04/2026
IPNU Aceh Besar Audiensi Persiapan Pelantikan Bersama Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag

IPNU Aceh Besar Audiensi Persiapan Pelantikan Bersama Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag

29/04/2026

Terpopuler

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

25/04/2026

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Meriahkan HUT ke-24, Abdya Gelar Kejurprov Grasstrack & Motocross IMI Aceh Seri 2025

Warga Pidie Gugat Pergub JKA ke MA: 692 Ribu Orang Terancam Kehilangan Layanan Gratis

Fraksi Partai Aceh Nilai Pemerintah Abusyik di Pidie Gagal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com