BANDA ACEH – Syarifuddin (47 tahun), warga Desa Blang Mee, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, yang dilaporkan hilang sejak Ahad (24/7) ditemukan warga. Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos Meulaboh bersama tim gabungan terdiri dari TNI, Polri, relawan RAPI Aceh Barat bersama masyarakat, mengevakuasi korban.
“Korban sebelumnya ditemukan oleh warga di areal perkebunan kelapa sawit di Desa Gunong Hampa, Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat,” kata Koordinator Basarnas Pos Meulaboh, Liza Irwansyah, di Aceh Barat, Aceh, Sabtu malam.
Dia menjelaskan, korban ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari rumah saudaranya setelah dilaporkan menghilang, pada Ahad pekan lalu.
Saat ditemukan oleh seorang warga, kata Liza, korban dalam kondisi linglung dan lemah karena diduga tidak makan selama hampir satu pekan lamanya.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak terkait dan pihak keluarga, sehingga kemudian korban dievakuasi ke rumah korban.
Liza Irwansyah menjelaskan sebelumnya korban Syarifuddin dilaporkan hilang oleh isteri korban setelah sebelumnya berobat secara tradisional di sebuah rumah orang pintar, di kawasan Desa Blang Dalam, Kecamatan Woyla Timur, Aceh Barat pada Sabtu (23/7) malam lalu, karena diduga mengalami sakit asam lambung.
Setelah berobat, korban tidak pulang, melainkan menginap bersama anak dan istrinya di rumah saudaranya di Desa Buket Meugajah, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat.
Namun pada Ahad (24/7) pagi pukul 05.00 WIB, kata Liza, korban Syarifuddin sudah tidak lagi berada di tempat tidur dan diduga telah hilang dari rumah.
Mengetahui sang suami tidak lagi berada di rumah, istri korban melaporkan kejadian tersebut kepada saudaranya dan sejumlah warga yang lain guna dilakukan pencarian.
Upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan juga meliputi di kawasan perkebunan kelapa sawit, hutan dan areal sungai di Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat.










