Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

RUMAN Aceh Sambangi Syaikh Muknis, Ulama Qiraat Asal Mesir

Admin1 by Admin1
20/12/2019
in Nanggroe
0
RUMAN Aceh Sambangi Syaikh Muknis, Ulama Qiraat Asal Mesir

BANDA ACEH – Lembaga pendidikan dan pusat kegiatan belajar (PKBM) Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN) Aceh menyambangi Syaikh Abdurrahman Muknis Al-Laitsi, ulama qiraat asal Mesir pada Kamis (19/12/2019).

Rombongan RUMAN Aceh yang dibawa langsung oleh pendirinya, Ahmad Arif, menjumpai Syaikh Muknis, terdiri dari tiga orang relawan TBM (taman bacaan masyarakat) dan seorang tutor pendidikan kesetaraan.

Saat menerima rombongan RUMAN Aceh di gedung Puslatbang KHAN LAN RI, Syaikh Muknis didampingi Khalid Muddatsir, Lc., dan Fazlul Ridha, Lc, Ketua Panitia Daurah Tajwid Internasional III yang digelar Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh sejak Sabtu (14/12) lalu.

Arif menuturkan, selain menyambungkan tali persaudaraan sesama muslim (silaturrahim), pihaknya sengaja menyambangi Syaikh Muknis untuk meminta nasihat, doa dan barakah.

“Kita sengaja mendatangi Syaikh Muknis untuk meminta nasihat dan doa serta mengharapkan barakah dari seorang ulama yang sanad ilmu qiaraatnya tersambung hingga kepada Rasulullah Muhammad SAW melalui jalura sahabat yang mulia,” ujar Arif.

RUMAN Aceh, imbuh Arif selanjutnya, menjalan khidmah bagi masyarakat sejak April 2013 lalu dengan 3 prinsip utama. Yaitu, nirlaba atau nonprofit, independen dan hana fee. Prinsip yang ketiga, hana fee itu sangat berat.

“Yang kita bina di Sekolah, baik formal mau pun non formal adalah anak manusia yang harus diperhatikan betul sumber dari asupan jiwa dan makanan raganya. Karena itu kita gariskan prinsip hana fee dan sekuat tenaga menjalankannya,” tutur Arif.

Syaikh Muknis memberikan apresiasi positifnya kepada RUMAN Aceh sembari meminta agar terus menjalankan khidmah dengan prinsip tersebut. Menurutnya, sudah sangat jarang ada orang atau lembaga seperti itu.

“Teruslah berbuat baik, sebab itulah bekal kita kesana kelak. Jangan lupa untuk selalu memperbaharui niat. Ikhlas adalah kuncinya. Letaknya di dalam jiwa. Jika kita bekerja sesuai dengan tuntunan Ilahi, Dia yang maha segala pasti akan membantu dengan cara yang seringkali tidak pernah kita duga. Saya doakan RUMAN Aceh istiqamah selalu,” ujar beliau sembari tersenyum.

Di sela-sela perbicangan, Syaikh Muknis menghadiahkan buku “Nurul Bayan” kepada pendiri RUMAN Aceh.

Syaikh mengatakan, buku itu dipakai di Mesir dalam mengenalkan dan mengajarkan Al Quran kepada anak-anak sejak usia dini. Seperti buku “Iqra” di Indonesia.

Sebagai informasi, Syaikh Muknis telah berdomisili di Malaysia sejak tahun 2005 lalu. Beliau menikahi muslimah Melayu dan telah dianugerahi 6 orang anak, bahkan menguasai beberapa dialek bahasa Melayu Malaysia. Saat ini sedang menulis disertasi studi doktoralnya untuk salah satu universitas ternama Malaysia.

Tags: ruman aceh
Previous Post

Para Pejuang AM Juga Bakal Hadiri Pertemuan GAM Bansigom Aceh

Next Post

Durian Abdya ‘Banjiri’ Kota Banda Aceh dan Aceh Besar

Next Post

Durian Abdya ‘Banjiri’ Kota Banda Aceh dan Aceh Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

18/06/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

18/06/2026
Lewat Puisi, LK Ara Kritik Eksploitasi Tambang dan Kerusakan Hutan

Lewat Puisi, LK Ara Kritik Eksploitasi Tambang dan Kerusakan Hutan

18/06/2026
Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026
Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

18/06/2026

Terpopuler

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

17/06/2026

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

Prodi MKM FK USK Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Universiti Kebangsaan Malaysia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com