Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Aceh Tarik Empat Produk Sirop Anak Terkait Gagal Ginjal Akut

Admin1 by Admin1
25/10/2022
in Kesehatan
0

BANDA ACEH – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh mulai menarik empat produk obat sirop dari pasar di seluruh provinsi itu, terkait dengan gangguan ginjal akut progresif atipikal yang tengah merebak di Indonesia.

“Kami memastikan melakukan recall product(penarikan produk), mengawasi bersama-sama bahwa proses recall di outlet berjalan dengan lancar,” kata Kepala BBPOM Banda Aceh Yudi Noviandi di Kota Banda Aceh, Senin (24/10/20220).

Ia menjelaskan ada lima produk obat sirop yang direkomendasi oleh BPOM RI untuk dilakukan penarikan dari peredaran di pasar, karena mengandung cemaran etilen glikol (EG) melampaui ambang batas aman, yakni Termorex Sirop 60 ml, Unibebi Cough Sirop 60 ml, Unibebi Demam Sirop 60 ml, dan Unibebi Demam Drops 15 ml sertaFlurin DMP Sirop 60 ml.

Untuk Aceh, lanjut dia, petugas hanya melakukan penarikan terhadap empat produk, sedangkan satu produk yakni Flurin DMP Sirop tidak dijual di wilayah Aceh. “Di Aceh, dari lima produk hanya empat yang di-recall, yang satu tidak di jual di Aceh,” katanya.

Saat ini, Yudi menambahkan, petugas BBPOM di Banda Aceh sedang proses turun ke 23 kabupaten/kota di “Tanah Rencong” –sebutan untuk Aceh– itu untuk proses penarikan produk obat sirop. “Yang sudah (ditarik, red.) di Banda Aceh, Aceh besar, Aceh Tengah, kemudian besok Aceh Utara, Bireuen, sampai nanti ke semua kabupaten/kota,” katanya.

Ia menilai sejauh ini kepatuhan masyarakat Aceh juga cukup tinggi dalam mengikuti arahan pemerintah terkait dengan penanganan gangguanginjal akut melalui penarikan produk obat sirop.

“Penjual obat juga sudah packing obat yang ditarik, tinggal diambil sama petugas. Jadi memang mengikuti arahan dari surat edaran Kemenkes untuk recall product,” katanya.

BBPOM Banda Aceh juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti surat edaran dari Kemenkes RI agar sementara waktu tidak mengonsumsi obat sirop. “Kemudian apabila sakit, untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, dokter untuk mendapatkan pilihan jenis obat lainnya,” katanya.

Sebelumnya, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aceh mencatat 29 anak di provinsi paling barat Indonesia itu menderita gangguan ginjal akut, bahkan 22 penderita di antaranya meninggal dunia. Kasus gangguan ginjal akut mulai terdeteksi di wilayah itusejak Juli 2022, kemudian peningkatan kasus terus terjadi hingga sekarang.

Umumnya, penyakit gangguan ginjal akut terjadi pada anak usia 0-18 tahun. Di Aceh, penderita paling banyak berusia antara 1-2 tahun. Kasus paling tinggi berasal dari Banda Aceh dan Aceh Tengah.

Sumber: republika.co.id

Previous Post

BMKG: Aceh Harus Siaga Bencana

Next Post

Igornas Aceh Gelar Festival Olahraga Pendidikan, Ini pemenangnya

Next Post
Igornas Aceh Gelar Festival Olahraga Pendidikan, Ini pemenangnya

Igornas Aceh Gelar Festival Olahraga Pendidikan, Ini pemenangnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PIP 2026 Usulan TRH Hadir untuk 8.261 Siswa Pidie, Teuku Syahwal: Investasi Terbaik adalah Pendidikan

PIP 2026 Usulan TRH Hadir untuk 8.261 Siswa Pidie, Teuku Syahwal: Investasi Terbaik adalah Pendidikan

13/06/2026
RSIA dan RSUD Meuraxa Jalin Sinergi Strategis dengan RS Mata Cicendo Bandung

RSIA dan RSUD Meuraxa Jalin Sinergi Strategis dengan RS Mata Cicendo Bandung

13/06/2026
PBI FTK UIN Ar-Raniry Gelar Go Bolding XXI

PBI FTK UIN Ar-Raniry Gelar Go Bolding XXI

13/06/2026
Plt Sekda Aceh Barat Lantik 263 Tuha Peut dari 50 Gampong

Plt Sekda Aceh Barat Lantik 263 Tuha Peut dari 50 Gampong

13/06/2026
Tasyakur RA Perwanida, Kakanwil Kemenag Aceh Semangati dan Serahkan Hadiah

Tasyakur RA Perwanida, Kakanwil Kemenag Aceh Semangati dan Serahkan Hadiah

13/06/2026

Terpopuler

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

12/06/2026

Aceh Tarik Empat Produk Sirop Anak Terkait Gagal Ginjal Akut

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Urwatil Wusqa: Mahasiswi Berprestasi UIN Ar-Raniry dengan IPK 3,94 dan Lulus 3,5 Tahun

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com